Jumat, 31 Agustus 2012

Berbahagia Dengan Penyakit Jantung Koroner

Ada yang sudah diberi stent.
Hampir 30 tahun saya pernah bekerja di pabrik semen di Jawa Barat, Indonesia. Banyak pekerja di pabrik ini mendapat penyakit jantung koroner, hipertensi, dan stroke. Pekerja dapat menjaga diri terhadap paparan debu di tempat kerja dengan menggunakan dust masker untuk menghindari penyakit saluran pernafasan atas, tetapi di luar jam kerja perusahaan tentu tidak mempunyai kepentingan mencampuri urusan makanan yang dimakan oleh pekerja. Pada mulanya sebagai pekerja baru setiap hari makan nasi, sayur, dan tambahan sederhana seperti tahu atau tempe. Waktu berjalan, semakin tambah tahun kerja, gaji pekerja semakin meningkat, lifestyle yang meliputi cara makan juga ikut berubah, yakni banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori dan sedikit serat. Makanan seperti ini banyak mengandung kolestrol jahat [LDL] yang dapat menimbulkan endapan di dalam pembuluh darah, karena kolestrol adalah substansi lemak di dalam darah yang dapat tertimbun secara bertahap di dalam pembuluh darah.

Bagaimana saya dapat mengatakan dalam kondisi seperti ini, bahwa Anda harus berbahagia menikmati kehidupan walaupun berdampingan dengan penyakit jantung koroner? Ada harga yang memang harus dibayar jika Anda membiarkan diri Anda menjalani hidup dengan lifestyle yang salah, yakni penyakit yang akan menghentikan kebiasaan buruk Anda. Jangan sekali-kali Anda mempunyai pikiran, bahwa Anda mempunyai penyakit jantung koroner karena kutukan pribadi atau keluarga, melainkan Tuhan sedang memproses kehidupan Anda menjadi seperti yang dikehendaki-Nya. Ini artinya Tuhan memberi kesempatan kedua kepada Anda. Well, gunakanlah itu.

Serangan jantung. Dalam istilah kedokteran biasa disebut myocardial infarction, terjadi jika aliran darah yang membawa oksigen menuju pembuluh arteri koroner kiri atau kanan mengalami gangguan karena tersumbat oleh gumpalan darah, lemak, atau pembuluh darah yang semakin sempit karena plaque. Dalam penyebutan sehari-hari sering disebut sebagai penyakit jantung koroner [PJK]. Penyakit yang berhubungan dengan jantung tidak hanya menyangkut pembuluh darah koroner, melainkan ada yang lain, seperti gangguan katup ventrical dan auricle jantung, pembengkakan ventrical karena hipertensi yang menahun, denyut tidak stabil, dan seterusnya.

Tetap bahagia walaupun punya 3 stent.
Jika aliran darah pada pembuluh koroner mulai mengalami gangguan pada tahap awal, ketika lapisan plaque di dalam pembuluh darah masih tipis, akan  dilakukan tindakan coronary angio-plasty [balloon]. Pada satu tempat pembuluh koroner yang bermasalah, maka diletakkan balon berbentuk bulat panjang kemudian balon ditiup dengan gas nitrogen yang akan membuat pembuluh darah sedikit merenggang, sehingga aliran darah lancar kembali. Jika tindakan ini tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan, dokter akan melakukan tindakan pemasangan stent  yang berbentuk ring dan terbuat dari baja anti karat pada tempat tersebut. Pemasangan stent dibatasi hanya sampai 5 ring saja, karena lebih dari ini dokter akan melakukan tindakan operasi jantung by pass. Tuhan Mahamurah memberikan spare parts pengganti pembuluh arteri koroner yang bermasalah dari bagian tubuh lain manusia. Kemajuan teknologi kedokteran telah memungkinkan semakin tinggi tingkat keberhasilan operasi ini sehingga memberikan harapan baru hidup lebih lama paska operasi jantung.

Kebiasaan buruk. Penyakit jantung, hipertensi, dan stroke adalah tiga serangkai penyakit yang berbeda, tetapi mereka dekat saling berkaitan satu sama lain sehingga perawatan dan pencegahannya juga serupa. Penyakit jantung lebih banyak dimulai dengan kebiasaan buruk yang dilakukan setiap hari selama bertahun-tahun. Apakah kebiasaan buruk Anda sehingga mendapat anugerah penyakit jantung? Pertama. Anda terbiasa makan junk food, seperti hamburger, hotdog, dan corned beef; makanan bersantan dan jeroan hewan, seperti gulai ikan, gulai daging, dan yang termasuk jeroan adalah gulai otak, gulai jantung, gulai usus, gulai babat dan soto babat. Jangan menunggu sampai Anda masuk kamar bedah untuk operasi by pass, karena itu mulai saat ini katakan tidak terhadap semua makanan yang telah saya sebutkan di atas [khususnya jeroan hewan].

Kedua. Rokok dan kopi. Kebiasaan merokok sangat mengganggu lingkungan, bukan saja perokoknya, tetapi orang yang tidak merokok pun jadi ikut terganggu. Tiga jenis racun paling berbahaya dari banyak racun yang terdapat di dalam sebatang rokok adalah nikotin, karbonmonoksida, dan vinylkhlorida. Nikotin membuat pembuluh arteri koroner semakin mengeras, karbonmonoksida membuat haemoglobin semakin kekurangan pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh jantung, dan vinyl khlorida bersifat karsinogen yang dapat menimbulkan sel-sel kanker. Kopi mengandung cafein, yakni suatu zat yang dapat menstimulir denyutan jantung menjadi lebih kencang. Denyut jantung normalnya dalam kisaran 80 – 85 bpm [beat per minute]. Minum kopi berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar-debar.

Ketiga. Stress dan keletihan fisik. Sedikit stress memang diperlukan untuk memacu prestasi. Di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya tuntutan untuk menjadi orang berhasil secara financial, mempunyai power dan kedudukan sosial yang mapan lebih dari orang lain menanamkan emosi persaingan antara diri sendiri dengan orang lain; sehingga untuk mencapai kemenangan dalam persaingan ini orang harus bekerja semakin keras melampaui kemampauan fisiknya. Logikanya orang itu harus istirahat untuk memulihkan fikiran dan fisiknya. Jika seseorang mengabaikan kebutuhannya untuk istirahat, suatu saat akan ada organ tubuhnya yang sedang lemah akan terserang penyakit.
         
Banyak orang sering berasumsi bahwa penyakit jantung adalah penyakit orang kaya saja. Tidak benar. Tukang becak atau tukang ojeg juga punya kans yang sama untuk mendapatkannya. Memang kasihan jika yang menderita penyakit jantung adalah tukang ojeg atau tukang becak. Anda bisa membayangkan, untuk memasang sebuah stent saja biaya yang paling murah adalah Rp 60 juta [enam puluh juta rupiah], ini belum termasuk biaya obatnya. Biaya yang dibutuhkan bisa menjual sebuah rumah yang paling murah di Indonesia.

Langkah-langkah pencegahan dan perawatan. Saya pernah membaca dari satu majalah kesehatan, beritanya begini, ada seorang pekerja pada suatu hari jatuh, tidak bisa bangun lagi dan pingsan setelah dia menaiki lantai ke 2 menuju ruang kerjanya. Diagnosa dokter adalah dia sudah mempunyai penyakit jantung koroner dan harus menjalani operasi by pass. Ia memilih saran dari seorang temannya, bahwa lebih baik mengonsumsi ikan gindara dari pada melakukan tindakan by pass. Sangat logis saran temannya ini, karena kebanyakan ikan, terutama yang berasal dari laut dalam memiliki banyak omega-3 [asam lemak tak jenuh yang berasal dari lemak ikan] yang dapat meningkatkan HDL untuk mereduksi LDL. Enam bulan setelah mengonsumsi secara intensif ikan gindara, pekerja ini bukan hanya bisa naik tangga dua lantai lagi, tetapi dapat lari pagi tanpa keluhan lagi. Beberapa jenis ikan laut selain gindara yang baik Anda konsumsi, seperti bawal, kembung, layang, tenggiri, terubuk, tuna, blue marlene, dan salmon [ex import]. Semua jenis ikan ini baik dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung koroner dengan cara diuapkan dan pilihan lain dipanggang. Jangan digoreng, karena omega-3 mudah terurai. Pada umumnya ikan laut dan darat mengandung banyak protein, tetapi khusus untuk udang, cumi-cumi, dan kepiting, sebaiknya Anda sangat membatasinya, karena mereka memang tinggi kandungan proteinnya, tetapi tinggi juga kolestrolnya. Anda harus menjauhi makanan yang tinggi kalori, seperti buah durian, kolak ketan saus durian, fast food, dan semua makanan bersantan. Kacang tanah mengandung banyak minyak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung, tetapi harus diolah dengan cara direbus atau dipanaskan di dalam oven [roasted]. Jika Anda ingin meningkatkan protein, konsumsi putih telur, tahu, dan tempeh baik untuk kesehatan jantung Anda. Sumber protein lain, Anda diizinkan mengonsumsi daging kambing, domba atau sapi tanpa lemak.

Langkah kedua. Anda harus banyak mengonsumsi makanan berserat. Juice buah, sayur, atau kombinasi keduanya baik untuk jantung Anda. Susu sapi tidak sehat untuk jantung Anda dibandingkan dengan susu kedele. Minum kopi dibatasi 2 cangkir per hari saja. 

Langkah ketiga. Jangan mempunyai asumsi, bahwa penyakit PJK yang Anda derita adalah kutukan sehingga selalu dihantui ketakutan melakukan segala aktifitas fisik. Anda harus menyediakan waktu olah raga ringan, seperti jogging atau jalan kaki,  paling sedikit satu jam sehari. Enjoy saja!

Langkah keempat. Jangan mempunyai pikiran mengonsumsi minuman instant untuk menambah tenaga dengan harapan dapat bekerja lebih lama lagi. Anda harus memiliki waktu yang cukup untuk istirahat, yakni tidur 7 jam sehari.

Langkah kelima. Banyak berdoa dan beribadat kepada Tuhan. Berdoa membuat pikiran Anda menjadi lebih padat terhadap keyakinan, bahwa Tuhan menjaga kehidupan sampai hari tua Anda. Keyakinan yang padat terhadap kebaikan Tuhan akan menciptakan emosi yang lebih tenang sehingga jantung bekerja dengan rythme yang teratur. Perhatikanlah, orang-orang yang tinggal di pedesaan memiliki umur yang relative lebih panjang dibandingkan dengan mereka yang tinggal di kota-kota besar; mereka tidak mempunyai alasan harus hidup bersaing keras terhadap tetangganya, karena mereka lebih mengutamakan kerukunan satu sama lain. Lingkungan tetangga yang rukun membuat mereka sehat dan bahagia.-         
  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar