Jumat, 03 Agustus 2012

Manusia Semakin Jahat

Semakin meningkat tingkat kecerdasan manusia, maka kualitas kejahatan manusia juga mengikuti semakin cerdas. Justeru pelaku kejahatan tingkat tinggi dilakukan oleh sebagian besar orang berpendidikan tinggi. Namun, bagi mereka yang tidak mempunyai kecakapan khusus, maka mereka menjadi pelaku kejahatan kelas ikan kecil, seperti menjadi tukang tipu di terminal bus atau di stasiun kereta. Kejahatan tingkat tinggi dimulai dari kebiasaan buruk tingkat kelas ikan kecil.

Ada nasihat lama berkata, malu bertanya, sesat di jalan. Cobalah engkau banyak bertanya di satu terminal bus di Jakarta, pasti banyak orang jahat memanfaatkan ketidaktahuanmu demi keuntungan mereka. Di Roma, kata orang terkenal dengan tukang copetnya dan hebatnya para pelaku copet ini adalah perempuan cantik berpakaian seksi. Dunia memang tempat kejahatan berlangsung. Tapi, semoga engkau bukan yang menjadi korban kejahatan.

Dulu, 40 tahun yang lalu penjahat membongkar brandkast dengan memanfaatkan tekanan air yang diakibatkan ledakan dinamit sudah dianggap cara hebat. Sekarang cara ini sudah dianggap tekhnologi zaman batu. Sangat meletihkan, tetapi hasil yang didapat tidak sebanding dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan. Sekarang? Lihatlah, uang 7 T dapat dicuri dari satu bank di Jakarta hanya dengan kecerdasan penjahat krah putih. Uang sebanyak ini dapat digunakan untuk menciptakan lapangan kerja demi kesejahteraan banyak orang. Manusia semakin jahat dan semakin gila uang. Kalau tidak ikut kegilaan, maka tak dapat bagian. Semoga engkau bukan bagian dari manusia gila uang.-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar