Sabtu, 12 November 2011

Apakah Isteri Anda Bahagia Bersama Anda?

Suami isteri orang Yogyakarta.
Ternyata ada banyak isteri tidak bahagia di dalam kehidupan perkawinan mereka. Kurang berdoa! Begitu kata kebanyakan pendeta. Pada satu hari isteriku menerima keluhan temannya melalui telepon, bahwa temannya, Conny tidak bahagia dengan perkawinannya dengan Freddy. Aku juga mengenal mereka dengan baik. Mereka mempunyai 4 anak yang sudah besar semua, dan anak tertua dalam persiapan akan menikah. Siapa menyangka, kalau Conny yang tampak lebih rohani dibandingkan dengan kami, ternyata tidak merasakan bahagia selama 25 tahun perkawinannya. Inilah sederetan keluhan Conny sehingga dia tidak merasakan kebahagiaan.  

Kasih. Dibalik penampilan Freddy yang tampak seperti orang Samaritan yang baik, ternyata sering berlaku kasar kalau mereka berada di rumah. Freddy adalah sarjana arsitektur, lulusan dari universitas papan atas di Jakarta, tetapi dia telah kehilangan pekerjaannya selama 10 tahun. Untuk menghidupi asap dapur, maka isterinya bekerja menjual minuman kesehatan. Conny harus kerja ekstra keras untuk keluarga dan untuk bayar cicilan kredit mobil sedan Honda. Conny juga ikut main sinetron untuk menambah penghasilan. Namun, pada akhirnya dia merasakan kejenuhan, penghasilan tak bertambah dan dia mulai sakit-sakitan. Jika Freddy menyajikan perilaku suami yang sabar dan pengertian dengan jerih payah isterinya, mungkin rasa jenuh isterinya dapat terobati. Hai, semua suami, kasihilah isteri Anda, begitu kata Paulus kepada jemaat di Efesus. Suami harus bicara lemah lembut kepada isteri yang telah membantu mencari nafkah. Ingatlah isteri Anda bukan mesin ATM bagi Anda, tetapi bagi keluarga.

Jangan pelit memberi kata pujian. Jika Anda menginginkan isteri menikmati kebahagiaan keluarga, katakanlah kepadanya, bahwa dia adalah cahaya matahari sepanjang hidup Anda, dia adalah pelita hati Anda, atau dia adalah bunga mawar dari … [sebutkan nama kota kelahirannya], dan seterusnya. Kata-kata pujian seperti ini tidak pernah terucap dari mulut Freddy untuk isterinya. Aaaah, itu semua adalah kata-kata gombal, tidak ada kejujuran. Jangan salah, mo, isteri Anda juga tahu kalau sederetan kata-kata ini adalah gombal, tetapi dia ingin hiburan kecil ini keluar dari mulut Anda. Katakanlah pujian apa saja kepada isteri Anda pada tempat dan waktu yang tepat, maka dia akan menikmati betapa perhatian suami terhadapnya. Biasakan dan berlatih, maka Anda akan dapat memberi kebahagian kecil di dalam hati isteri Anda.  

Nyanyikanlah lagu baru setiap hari. Kata pujian memang dapat menyenangkan hati isteri, tetapi perkataan pujian yang diucapkan terlalu sering dan setiap hari perkataan yang sama, tentu dapat membosankan. Apakah Anda mengucapkan kata-kata doa yang sama terhadap Tuhan? Bukan berarti Tuhan pernah bosan mendengar doa Anda yang sama setiap hari, tetapi Tuhan menghendaki Anda itu kreatif dalam memuji Dia. Aplikasikanlah kreatifitas Anda setiap hari dalam kehidupan nyata, yaitu satu pujian terhadap isteri tersayang dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Memang perlu kreatifitas dalam menyenangkan isteri dan hal ini harus selalu ada di dalam imajinasi seorang suami terhadap isterinya. “Kau selalu di hatiku”, pada satu malam kata pujian ini Anda ucapkan kepada isteri tercinta di atas tempat tidur. Di lain kesempatan di dapur ketika sedang menyiapkan hidangan malam, katakan kepadanya :”Luar biasa masakanmu”, dengan satu kecupan ringan di dahi isteri Anda. Ada 1001 ungkapan untuk menyenangkan hati isteri Anda. Nyatakanlah itu.     

Beri perhatian khusus. Lakukanlah pada satu hari satu atau dua bulan sekali secara acak perbuatan khusus untuk isteri, misalnya membuatkan dia nasi goreng, beef steak, atau membelikan makan kesukaannya. Jangan sampai terjadi, Anda, para suami lupa hari ulang tahun isteri dan lupa tanggal perkawinan Anda. Lakukanlah yang sangat istimewa ini, lebih dari hari biasa. Segala sesuatu yang sifatnya khusus, pasti ada hal istimewa. Semua orang, apalagi isteri sangat bahagia, jika diistimewakan oleh suaminya.

Sex? Banyak isteri tidak merasakan kebahagiaan dengan urusan tempat tidur ini, karena terpaksa, hanya demi kewajiban menyenangkan suami, sementara suami-suami bangga sendiri tanpa merasakan penderitaan isteri. Ada suami yang tidak peduli isterinya sedang capek, tetap saja tak mau mengerti supaya Mr P harus diberi pemuasan dan penyaluran. Sex sehat tidak boleh ada unsur pemaksaan atau keterpaksaan karena dipandang satu kewajiban agama, isteri harus melayani suami dalam kondisi apa pun. Ungkapan pemuasan sex secara sehat tidak harus diselesaikan di atas tempat tidur, melainkan dengan pujian, kecupan-kecupan kecil di dahi, atau bercumbuan saja di tempat tidur. Hidup itu bukan hanya untuk pemujaan nafsu sex, melainkan untuk memuliakan Tuhan melalui sex sehat.

Doa bersama. Jika isteri dan suami berdoa bersama, hendaklah dilakukan dengan persatuan hati yang sama, karena Tuhan hanya akan hadir di dalam satu kumpulan umat-Nya, jika umat-Nya bersatu hati. Conny pernah berdoa supaya dia dicabut lebih dahulu nyawanya lebih cepat dari suaminya, sebaliknya jika suaminya mati lebih dulu, maka dia akan kembali dengan bekas pacarnya dulu yang sekarang hidup makmur tetapi belum menikah. Ekspressi doa yang tidak sehat. Anda akan diberkati oleh Tuhan, jika Anda memberkati orang lain, sebaliknya Tuhan tidak akan memberkati Anda, jika Anda tidak memberkati orang lain. Nah, berdoalah untuk orang lain, betapa pun hati Anda sedang hancur, karena suami yang menyakitkan Anda.

Banyak isteri tidak menikmati kebahagiaan dalam perkawinan mereka, karena obsesi yang salah dari orang tua terhadap anak-anak perempuan. Conny adalah korban akibat obsesi yang salah dari orang tuanya terhadap dirinya. Orang tuanya menginginkan dia mempunyai seorang suami yang mempunyai title sarjana. Bagi orang tuanya title sarjana adalah kebanggaan keluarga, tetapi mereka tidak menyadari kemudian hari bahwa kebanggaan ini adalah kesengsaraan puteri mereka. Sebelum menikah dengan Freddy, dia berpacaran dengan Partono, seorang wiraswasta tanpa title perguruan tinggi. Demi menghormati orang tua yang terobsesi mempunyai menantu sarjana, maka menikahlah dia dengan Freddy. Sementara Partono hidup semakin makmur, Freddy kini menjadi pengangguran. R.A. Kartini dan Lady Diana Spencer adalah termasuk dua perempuan yang tidak bahagia dalam perkawinan mereka. Namun, dibalik ketidakbahagiaan mereka, mereka telah menciptakan karya kemanusiaan yang dikenang oleh jutaan manusia sepanjang masa.-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar