Selasa, 15 November 2011

Satu Cangkir Kopi Hitam Dan Satu Potong Dounut

A cup of black coffee.
Dulu ada banyak orang mempunyai anggapan bahwa minum satu cangkir kopi hitam akan mampu menetralkan nikotin yang ada di dalam satu batang rokok. Itu sebabnya, banyak perokok hampir pasti selalu ditemani oleh satu cangkir kopi hitam. Jelas sekali, anggapan ini hanya mitos saja. Gabungan antara nikotin yang ada di dalam satu batang rokok dan caffeine yang ada di dalam satu cangkir kopi hitam akan mampu menaikkan tekanan darah dalam jangka waktu lama. Tidak semua, tetapi sebagian besar mitos lebih banyak menyesatkan masyarakat. Walaupun Anda bukan perokok, frekuensi minum kopi hitam harus dikurangi apabila Anda memiliki kecenderungan tekanan darah naik dengan cepat. Saya bukan perokok dan tidak mempunyai masalah dengan tekanan darah dan jantung saya sehat, walaupun begitu saya tidak tanpa takaran minum kopi. Satu hari dua cangkir kopi hitam tanpa gula, pagi dan malam [kira-kira pukul 19.00].

Minum satu cangkir kopi hitam hangat paling enak disertai dengan satu atau dua potong plain dounut atau dounut gula. Pertama kali saya makan dounut di Jakarta Fair tahunnya mungkin decade 70, banyak counter dounut di situ dan mereka menamakan American Doughnut, itulah pertama kali plain dounut masuk ke Indonesia. Bagi saya paling enak makan dounut dengan membelah dua makanan ini dengan tangan dan mencelupkannya ke dalam cangkir yang berisi kopi, kemudian memakannya. Tapi 20 tahun kemudian sangat jarang dijumpai plain dounut selain dounut yang diberi topping berbagai rasa.

Nikmatnya menghirup satu cangkir kopi hitam dan makan satu potong dounut pada pagi hari, karena disertai obrolan pagi atau malam bersama satu dua orang teman, atau sendirian sambil membaca blog. Kalau niatnya mau membaca buku, biasanya, saya sendirian minum satu cangkir kopi hitam dan satu potong dounut Bavarian cream. Saya selalu memilih counter dounut yang tidak membunyikan musik. Kopi hitam dan dounut adalah ritual menyenangkan yang dapat menghabiskan waktu antara 2 - 3 jam.

The match of black coffee.
Saya pernah menikmati indahnya ritual ini bersama dengan seorang perempuan di tepi kolam renang di satu hotel di Salatiga, kota kecil di Jawa Tengah. Obrolan dari timur ke barat. Dengan seorang pendeta, teman lama di Cibinong, saya menikmati obrolan tentang filsafat yang tak terasa kami telah lalui selama 2 jam di satu kafe di Bogor. Ya, diskusi, obrolan apa saja, atau acara kencan terasa hidup disertai satu cangkir kopi hitam dan dounut. Kalau tak ada dounut, cheese cake atau brownies juga dapat. Pisang goreng? Okay.

Di balik nikmatnya minum kopi hitam juga dibarengi bahaya tersembunyi yang terdapat di dalam minuman ini, yaitu racun caffeine. Dalam jumlah sedikit zat ini dapat menstimulasi jantung memompa darah lebih banyak ke otak sehingga tubuh terasa segar kembali karena pasokan oksigen ke otak dipulihkan kembali. Namun, dalam takaran minum yang berlebihan, 5 cangkir sehari dalam jangka waktu lama akan menimbulkan banyak masalah di dalam tubuh, misalnya : peningkatan asam lambung, debaran jantung akan semakin meningkat, dan ketagihan, biasanya menjadi lemas kalau tidak minum kopi. Well, minumlah secukupnya saja.-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar