Selasa, 05 Juni 2012

Hidup Sehat Menurut Kehendak TUHAN [1]

Hidup sehat adalah dambaan setiap orang di kolong langit ini. Apalah artinya hidup bergelimang harta dengan deposit di bank tak habis tujuh turunan, tetapi tidak dapat menikmati hidup karena sakit-sakitan. Ada yang hidup dalam kemiskinan tetapi dikaruniai menikmati hidup karena TUHAN memberinya kesehatan, sebaliknya ada yang kaya luar biasa tetapi tidak dapat menikmati hidup karena sering sakit-sakitan. Keduanya pilihan yang tak menyenangkan. Aku menginginkan berkat berlimpah-limpah dari TUHAN dan hidup sehat menurut kehendak-Nya. Sehat jasmani, jiwa, dan spiritual. Jika saya memiliki uang banyak, saya bisa membayar uang sekolah anak, rekening listerik, rekening air minum tepat pada waktunya, belanja rumah tangga cukup, membantu orang lain yang kekurangan hidupnya, dan berkemampuan memuliakan TUHAN dengan hartaku. Aku adalah lulusan pasien opname tujuh kali di sebuah rumah sakit di Jakarta dan Bekasi. Menurut pengalamanku, rumah sakit senyaman apa pun, yang namanya sakit dan di opname itu tidak enak. Tetapi bagaimana supaya hidup sehat seperti yang dikehendaki oleh TUHAN? Jika Anda selesai makan di sebuah rumah makan Padang, di pintu masuk tadi tertulis “Semoga Anda puas dan kembali lagi”, sebaliknya di rumah sakit tertulis “Semoga Anda tidak kembali lagi”. Jangan mau kembali lagi masuk ke rumah sakit senyaman apa pun.

Daging ayam kaya dengan protein.
Anda tahu, sebagian besar penyakit ditimbulkan karena manusia mengonsumsi makanan melampaui yang seharusnya dibutuhkan. TUHAN menghendaki saudara sehat sehat, tetapi manusia lebih banyak memilih cara hidup tak sehat. Pada zaman sebelum Kristus penyakit kusta biasa disebut penyakit karena kutukan TUHAN dan para penderitanya harus dikucilkan di luar kota. Tetapi dewasa ini penyakit jantung koroner adalah the silent killer in the world. Penyakit jantung koroner adalah penyakit nomor satu di Amerika yang menyebabkan banyak kematian. Kebanyakan disebabkan oleh karena pola makan salah yang telah menjadi gaya hidup di sana, seperti  hamburger, hot dog, fried chicken, minuman bersoda, beef steak, and so on; bahkan pola makan gaya Amerika ini sekarang sudah merambah ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di negara asalnya sendiri, Amerika, makanan ini biasa disebut junk food alias makanan sampah. Bahan baku makanan ini sebagian besar adalah lemak dan karbohidrat menghasilkan makanan berenergi tinggi, yang mana apabila saudara mengonsumsi makanan tersebut tetapi tidak semuanya diubah menjadi energi, kelebihan energinya akan disimpan di dalam tubuh sebagai lemak sehingga tubuh saudara semakin lama semakin gemuk. Lemak tertimbun di dalam jaringan tubuh dan beredar-edar di dalam darah. Makanan berlemak pasti berkolestrol yang memberi konribusi banyak terhadap maraknya penyakit jantung koroner dan hipertensi. Kolestrol dewasa ini adalah hantu yang harus diwaspadai. Hantu apakah kolestrol itu?

Lemak dan Lipid. Lipid adalah suatu kelompok persejawaan organik, yang dibentuk dari unsur-unsurnya, yaitu karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Tidak semua lipid adalah lemak, tetapi ada juga yang berbentuk padatan tepung, yakni karbohidrat. Lemak berasal dari nabati dan hewani. Lemak nabati maupun hewani biasa disebut asam lemak (fatty acid), karena memiliki unsur pembawa sifat asam, yakni oksigen.

Ikatan kimiawi lemak terdiri dari ikatan karbon jenuh dan tak jenuh. Ikatan karbon tak jenuh terdiri dari tak jenuh tunggal dan tak jenuh majemuk. Ikatan ini dibangun dari rantai karbon pendek, sedang, dan panjang. Semakin pendek ikatan rantainya, lemak akan berbentuk cair; sebaliknya semakin panjang ikatan rantainya, lemak akan berbentuk cairan kental hingga berupa padatan. Lemak hewani sebagian besar mengandung lemak jenuh dan rantai panjang. Lemak dalam bentuknya yang cair disebut minyak dan dalam bentuknya yang berupa padatan disebut paraffin atau lilin.

Asam Lemak Trans dan Cis. Semua minyak goreng dari bermacam-macam sumber pasti mengandung asam lemak jenuh (saturated fatty acid/safa), asam lemak tak jenuh tunggal (mono unsaturated fatty acid/mufa), dan asam lemak tak jenuh majemuk (poly unsaturated fatty acid/pufa) dalam perbandingan yang berbeda-beda, bagian yang terbesar menunjukkan identitas sumber minyak tersebut. Misalnya, minyak zaitun mengandung safa/mufa/pufa, 9/80/11, maka dapat diasumsikan sebagai golongan asam lemak tak jenuh tunggal. Selain dikonsumsi sebagai minyak goreng, minyak nabati diolah menjadi margarin. Margarin adalah makanan berupa asam lemak setengah padat untuk dioleskan di atas permukaan roti tawar dan untuk membuat roti atau kue. Untuk membuat margarin, asam lemak diemulsi dengan air dengan perbandingan 85 % dan 15 % kemudian dihidrogenasi sehingga menjadi persenyawaan asam lemak setengah padat. Bertahun-tahun manusia menikmati margarin dalam berbagai bentuk olahan makanan, baru diketahui kemudian, bahwa ternyata margarin mengandung banyak asam lemak trans yang potensial menyebabkan penyakit jantung koroner dan hipertensi. Asam lemak trans diperoleh melalui proses hidrogenasi, yaitu penambahan atom hidrogen ke dalam persenyawaan asam lemak tak jenuh. Minyak kelapa sawit mengandung total mufa dan pufa lebih sedikit dibandingkan dengan minyak kedele (<50%), tetapi lebih banyak mengandung basis ikatan karbon cis; sebaliknya minyak kedele mengandung total mufa dan pufa lebih banyak dibandingkan minyak kelapa sawit (>80%), tetapi mengandung lebih banyak basis ikatan karbon trans. Mentega berasal dari lemak hewani adalah nama lain dari margarin. Minyak-minyak seperti, zaitun, kanola, jagung, biji bunga matahari, dan kacang tanah mengandung total mufa dan pufa > 80%.

Karbohidrat. Karbohidrat adalah persenyawaan molekul yang dibentuk dari unsur-unsur yang sama seperti asam lemak, yakni karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Karbohidrat dibangun dalam ikatan rantai karbon pendek, sedang, dan panjang. Perbedaan antara karbohidrat dan asam lemak hanya terletak pada rasio unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat berbentuk sebagai tepung, pati, dan selulosa. Tepung dan selulosa tidak dapat larut di dalam air, contohnya : tapioka, ketan, dan jagung (maizena), sebaliknya pati mudah larut di dalam air. Di dalam tubuh manusia pati diubah langsung menjadi glukosa. Di hati sebagian glukosa dipakai untuk mengatur agar kadar gula tetap. Sebagian dipakai sebagai sumber energi, sebagian lagi diubah menjadi glikogen dan disimpan dalam hati dan otot. Di dalam otot glikogen langsung dipecah jadi glukosa, kemudian dioksidasi sebagai sumber energi untuk kontraksi otot itu. Sebagian glukosa ada yang diubah jadi asam lemak dan gliserol, lalu keduanya bersenyawa membentuk asam lemak yang beredar-edar di dalam darah dan disimpan di sel-sel lemak.

Sukrosa adalah gula yang berasal dari tebu, di dalam tubuh diubah dengan cepat menjadi fruktosa dan glukosa. Di alam bebas fruktosa banyak diperoleh dari buah-buahan dan biji-bijian seperti jagung. Jika kelebihan karbohidrat hanya sedikit saja yang diubah menjadi energi, akan menyebabkan timbunan asam lemak semakin banyak sehingga lama-kelamaan tubuh semakin gemuk.

Kolestrol. Lemak tidak dapat larut di dalam cairan darah, tetapi keberadaanya ada di dalam darah dikemas dalam bentuk persenyawaan lemak-protein alias lipoprotein. Jika proteinnya lebih banyak, akan membentuk lipoprotein berkepadatan tinggi, yaitu heavy density lipoprotein (HDL) disebut kolestrol baik, sebaliknya jika lemaknya yang lebih banyak, akan membentuk lipoprotein berkepadatan rendah, yaitu light density lipoprotein (LDL) disebut kolestrol jahat. HDL memiliki struktur molekul lebih besar dibandingkan dengan LDL, tetapi lebih lunak dan kehadirannya mengusir LDL. Sebaliknya LDL memiliki struktur molekul padat dan dapat mengendap sebagai plak di dalam pembuluh darah. Nilai-nilai rasio kolestrol adalah sebagai berikut :
LDL (130 – 159 mg/dl)/HDL (40 – 75 mg/dl)                         :    1.7 – 4.0
Total kolestrol (200 – 239 mg/dl)/HDL (40 – 75 mg/dl)         :    2.5 – 6.0
Di bawah perbandingan ini selain Anda menjadi lemas karena kekurangan tenaga, sebaliknya di atas perbandingan ini  Anda berpotensi mendapat penyakit jantung koroner dan hipertensi. Selain LDL juga terdapat Very Low Density Lippoprotein (VLDL), jumlahnya adalah 1/5 bagian dari trigliserida. Lemak nabati jenuh dapat meningkatkan LDL, sebaliknya mengonsumsi lemak nabati tak jenuh majemuk dalam waktu lama dapat menurunkan HDL. Lemak nabati tak jenuh tunggal dapat menurunkan LDL tanpa mengurangi HDL, contohnya minyak zaitun dan kanola. Lemak hewani darat dapat menurunkan HDL. Kecuali, lemak hewani laut dapat menaikkan HDL, karena mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh majemuk dan Omega-3. Sumber-sumber konsumsi asam lemak dan kandungan masing-masing safa/mufa/pufa, yakni minyak ikan laut dalam seperti cord, paus, dan hiu (?/30/40), zaitun (9/80/11), kanola (4/71/25), biji bunga matahari (7/15/78), jagung (10/29/61), kacang kedele (15/24/61), kacang tanah (17/47/36), kelapa sawit (49/41/10), kelapa (87/10/3), margarin (19/35/46), dan mentega (68/26/6), minyak babi (42/45/13), lemak babi (32/46/22), lemak ayam (31/48/21).

Trigliserida. Trigliserida adalah substansi lemak sebagai hasil penggabungan asam lemak dan gliserol (lihat penjelasan tentang karbohidrat). Mengkonsumsi banyak asam lemak jenuh dapat meningkatkan trigliserida. Nilai maksimum trigliserida di dalam darah adalah 150 mg/dl. Alpukat, durian dan santan kelapa tidak mengandung kolestrol, tetapi dapat meningkatkan trigliserida.  

Olah raga dapat meningkatkan HDL dan menurunkan trigliserida. Olah raga yang signifikan meningkatkan HDL adalah olah raga aerobic, seperti senam, jalan kaki cepat, jogging, berenang, dan mengendarai sepeda; sedangkan olah raga angkat beban kurang memberikan kontribusi meningkatkan HDL. Berapa tingginya nilai kalori yang dihasilkan oleh satu jenis makanan menentukan tingginya kadar lemak yang terdapat di dalamnya.

Protein. Protein adalah persenyawaan hidrokarbon yang dibentuk dari unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan nitrogen (N) dan persenyawaan protein biasa disebut asam amino. Struktur ikatan persenyawaan sama seperti lemak maupun karbohidrat. Protein berasal dari nabati dan hewani. Fungsi protein yang utama adalah untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Jika energi karbohidrat atau lemak tidak mencukupi kebutuhan tubuh, protein akan diuraikan menjadi pengganti kalori; sehingga jika cadangan protein semakin berkurang, fungsi utamanya tidak berjalan lagi, seperti semakin kurus dan rentan terhadap serangan penyakit.

Radikal. Radikal adalah zat bebas sebagai hasil oksidasi asam lemak di tempat dan waktu yang salah, misalnya polusi udara. Radikal sangat reaktif mengikat substansi di sekelilingnya. Radikal berpotensi menimbulkan kanker dan mempercepat penuaan.

Serat. Akhirnya yang tidak kalah pentingnya untuk mencegah penyakit jantung koroner, hipertensi, dan penuaan dini akibat mengonsumsi makanan berlemak dan radikal bebas yang beredar-edar di dalam tubuh adalah mengonsumsi banyak serat, terutama serat yang larut dalam air dan mengandung chlorophyll (butir-butir hijau daun). Semua sayuran adalah serat. Serat di dalam havermout (oat meal) terbukti mengurangi kolestrol sampai 20%.

Chlorella adalah produk pengolahan dari tumbuhan ganggang/alga berinti sel tunggal yang hidup di perairan tropis, sub tropis, bahkan sampai kutub selatan. Seluruh dinding selnya terbuat dari selulosa merupakan sumber serat yang sangat dibutuhkan manusia untuk pencegahan penyakit kanker usus. Chlorella sebagai sumber serat yang kaya dengan chlorophyll secara kualitas dan kuantitas jauh lebih baik dibandingkan dengan tanaman biasa. Rumput laut juga termasuk tanaman ganggang yang banyak hidup di pesisir selatan kota Pamengpeuk, Jawa Barat.  

Setelah Anda membaca penjelasan panjang lebar tentang kimiawi makanan yang tersebut di atas, marilah kita tinjau hidup sehat menurut yang dikehendaki oleh TUHAN yang memberi perintah kepada bangsa Israel binatang apa yang diizinkan untuk dimakan, yakni : semua binatang berkaki empat berkuku belah dan memamah biak, seperti sapi, kerbau, kambing, rusa, dan lain-lain; semua ikan yang bersirip di sungai atau di laut; jenis-jenis unggas, seperti ayam dan burung dara. Tentu Tuhan mempunyai maksud mengapa makanan-makanan tertentu dilarang untuk dimakan sesuai menurut konteksnya ketika perintah terhadap larangan ini diberlakukan. Misalnya : Daging babi haram untuk dimakan. Dan mereka patuh tidak memakannya. Kini para sarjana berhasil menunjukkan mengapa daging babi diharamkan untuk dimakan. Walaupun kandungan asam lemak jenuhnya lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi, tetapi daging babi memiliki pH (derajat keasaman) sangat basa (jauh di atas 7.0) dibandingkan dengan daging sapi atau kambing yang memiliki pH setara dengan pH daging manusia (antara 6.8 – 7.0). Dengan pH yang tinggi ini daging babi rentan terhadap banyak penyakit, sedangkan babinya sendiri tidak terpengaruh oleh lingkungannya.

Kepiting, ikan tawar dan laut, unggas seperti ayam, bebek, entok,  putih telur, daging sapi, kerbau, dan sapi adalah sumber utama protein hewani. Beberapa jenis ikan laut di perairan Indonesia kaya dengan minyak omega 3 yang berguna untuk mencegah serangan jantung, yaitu : gindara, marlin, bawal, kembung, layang, seren, slengseng, tenggiri, terubuk, tuna biru. Seorang teman saya berkata sambil bercanda, katanya bahwa jika umur telah mencapai angka 40 tahun, sebaiknya memakan makanan hewani yang semakin sedikit kakinya. Artinya daging ayam lebih baik dibandingkan dengan daging sapi, kambing atau kerbau; tentunya ikan jauh lebih baik dibandingkan dengan unggas.

Kita juga dapat memanfaatkan protein yang berasal dari nabati, misalnya sayur bayam, brokoli, taoge kacang hijau, tahu, kedele, sayur selada, gandum, kacang tanah, dan rumput laut. Kerang, kepiting, lobster dan udang memang memiliki kandungan protein yang tinggi, tetapi juga mengandung kolestrol yang tinggi. Kelebihan protein dapat menurunkan pH tubuh (tubuh semakin asam), untuk menetralkan kondisi ini, dibutuhkan zat kapur (kalsium) dari tulang sehingga tulang menjadi keropos, karena massa tulang semakin berkurang. Selain protein, minuman yang berkarbonasi juga potensial mengasamkan pH tubuh manusia. Karena itu dibutuhkan keseimbangan mengonsumsi makanan antara yang asam dan yang alkalis. Semua makanan yang berserat tinggi adalah sumber makanan alkalis.

Sumber-sumber makanan karbohidrat dapat diperoleh dari beras, gandum, tepung tapioka, maizena, sayur wortel. Jika hormon insulin dari pankreas tidak mampu atau berkurang kemampuannya mengubah glukosa yang berlebihan menjadi glikogen, kadar glukosa di dalam darah dapat meningkat (kisaran gula darah adalah 80 – 120 mg/dl). Bagi penderita penyakit diabetis mellitus gula darah dapat mencapai lebih 400 mg/dl.

Akhirnya kita menjumpai realitas kehidupan, bahwa semua yang diciptakan oleh TUHAN adalah halal, tetapi tidak semuanya berguna untuk dikonsumsi dan janganlah kita diperbudak atau terikat oleh ciptaan TUHAN. Bagaimana dengan daging babi? Silahkan. Semua yang diciptakan oleh TUHAN itu baik dan sesuatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu telah dikuduskan oleh Firman dan doa. TUHAN datang ke dunia bukan untuk menghapus semua yang pernah tercatat di dalam hukum, tetapi Dia datang untuk memberi pemahaman yang benar, termasuk dalam hal mengonsumsi makanan.

Kerajaan sorga bukan bicara soal makanan dan minuman, melainkan soal kebenaran, damai sejahtera, dan suka cita oleh Roh Kudus. Janganlah Anda merusakkan pekerjaan TUHAN oleh karena makanan!!! Segala sesuatu adalah suci (halal), tetapi celakalah bagi siapa saja, jika oleh makanannya orang lain tersandung. Baiklah Anda tidak menikmati segala sesuatu yang menjadi sandungan bagi saudaramu. Berpeganglah pada keyakinan yang Anda miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan TUHAN. Berbahagialah seseorang, yang tidak menghukum dirinya sendiri dalam apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan. Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau dia makan, dia telah dihukum, karena dia tidak melakukannya  berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.  TUHAN menghendaki kita sehat supaya pekerjaan membawakan firman ke seluruh penjuru dunia sampai ke ujung bumi berjalan lancar. Jadi, semua makanan boleh dimakan, yang penting jangan sampai berlebihan. Berolah-raga itu penting dan berguna, tetapi yang paling penting adalah Anda mampu mengendalikan makanan yang Anda konsumsi.-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar