Selasa, 05 Juni 2012

Gereja Yang Mengalami Pertumbuhan Rohani

Gereja Zebaoth di Bogor.

Apa ciri-ciri gereja yang bertumbuh? Gereja yang mengalami pertumbuhan adalah pertama, gereja menjalankan fungsinya sebagai mimbar pewartaan firman Tuhan yang utuh [murni], yaitu khotbah paling sedikit satu minggu sekali oleh gembalanya atau hamba Tuhan lain yang sedang bertamu di situ. Firman Tuhan yang sedang diwartakan di mimbar itu harus menyentuh kebutuhan setiap orang baik yang tercatat sebagai anggota jemaat maupun sebagai tamu, sedemikian rupa sehingga selalu timbul kerinduan untuk datang lagi. Kedua, gereja menjalankan fungsinya sebagai sarana Tuhan untuk menyampaikan berkat melalui sakramen yang murni. Ketiga, gereja menjadi pelita bagi jemaatnya. Keempat, gereja menjadi garam bagi lingkungannya.

Khotbah yang membangun [suara kenabian] memang penting, tetapi bukan yang terpenting. Jika khotbah menjadi tujuan yang paling utama, cepat atau lambat akan menimbulkan bibit ketidaksetiaan sebagai anggota jemaat; karena begitu khotbah dirasakan tidak menyenangkan pikirannya, timbul pikiran ingin pindah ke rumah Tuhan yang lain. Pendeta yang terkenal sekalipun kadang-kadang khotbahnya tidak komunikatif. Tujuan berhimpunnya jemaat yang paling utama adalah melayani Tuhan dalam karyanya menyelamatkan manusia melalui pemberitaan Injil Kristus dan menjadi saksi Kristus.

Gereja yang sehat karena pendeta atau gembalanya hidup bersandar kepada Injil Kristus, bukan menjadi pendeta karena ingin mencari nafkah. Banyak gereja tidak bertumbuh karena orientasi gembalanya pada uang semata untuk menggendutkan pundi-pundinya sendiri. Di dalam gereja mungkin terdapat sebagian jemaat yang kaya secara ekonomi dan mempunyai kedudukan sosial yang tinggi di masyarakat. Betapapun tingginya kedudukan sosial dan kayanya seorang anggota jemaat, tetapi dia tetap harus tunduk dan hormat kepada gembalanya. 
 
Pertumbuhan dan kedewasaan hidup rohani orang Kristen secara pribadi adalah dasar pertumbuhan gereja. Apabila seorang Kristen mencapai kedewasaan hidup Kristen, dengan sendirinya dia akan memiliki pikiran dan hati Kristus, yaitu memperhatikan keselamatan jiwa orang lain dan bersandar pada kuasa Roh Kudus menyalurkan hidup Kristus kepada orang lain. Pengalaman pengabaran Injil dan pertumbuhan orang Kristen menunjukkan, bahwa pada saat orang Kristen secara pribadi atau kelompok mendapat tekanan yang lebih besar dari luar, pada saat itu juga pertumbuhan hidupnya makin cepat dan makin kuat.

Apabila hidup rohani Anda hendak bertumbuh, apabila gereja hendak bertumbuh, Anda harus membaca firman Tuhan dengan baik, dengan segala hikmat menyimpan firman Tuhan secara penuh di dalam hati Anda, dan dengan bersandar pada pertolongan Roh Kudus, Anda mengkoordinasikan dan mempersatupadukan semua kebenaran itu, supaya dapat Anda hayati dalam hati dan akal budi Anda.

Seorang pengabar Injil sekalipun memiliki pengetahuan yang luas dan pendidikan yang tinggi, tetapi tanpa kuasa Roh Kudus tetap tidak akan berhasil; karena bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Nya firman Tuhan semesta alam. Ini adalah prinsip pelayanan yang tidak berubah selamanya.-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar