Rabu, 13 Juni 2012

Jangan Membanggakan Jasamu

Janganlah engkau berkata dalam hatimu, apabila TUHAN, Allah-mu, telah mengusir mereka dari hadapanmu : Karena jasa-jasakulah TUHAN membawa aku masuk menduduki negeri ini; padahal karena kefasikan bangsa-bangsa itulah TUHAN menghalau mereka dari hadapanmu [Ulangan ix:4].

Seorang pahlawan seharusnya adalah figure yang dapat memberi contoh yang baik bagi generasi sesudahnya. Jika seseorang semasa hidupnya menjadi penguasa yang telah mencuri uang negara dan rakyatnya, contoh apakah yang pantas diperlihatkan oleh figure seperti ini kepada generasi sesudahnya. Seseorang layak disebut seorang pahlawan atau tidak, kalau orang ini sudah mati, karena masyarakat yang menilainya. Seorang figure masyarakat kalau dia mati, maka dia mengalami edit catatan hidupnya, apakah dia layak desebut seorang pahlawan. Proses edit dapat berlangsung puluhan tahun, bahkan mungkin ratusan tahun kemudian. Contohnya, Mozart, pemusik besar dari Austria, waktu dia hidup bahkan matinya hanya di hadiri oleh beberapa orang saja. Ratusan tahun kemudian orang menghargai karyanya. 

Roti Kehidupan.
Pahlawan adalah figure yang pernah memberi kontribusi yang sangat berguna dan luar biasa kepada negara. Banyak orang ingin dirinya disebut pahlawan, walaupun kontribusinya tidak layak untuk disebut pahlawan; karena setiap pelaku sejarah merasa dirinya paling banyak berjasa.

Simbol kepahlawanan untuk menumbuhkan nasionalisme.
Orang Inggris mempunyai pahlawan Horatio Nelson. Orang Inggris sangat bangga dengan pahlawannya ini. Nama pahlawan ini diabadikan berupa sebuah tempat luas di tengah kota London, yaitu Trafalgar Square. Orang Indonesia juga dengan pahlawan yang dimiliki oleh bangsa ini. Bangsa yang besar adalah bangsa yang sangat menghormati semua pahlawan bangsanya, tetapi rasanya untuk bangsa Indonesia seperti mudah melupakan sejarah. Mungkin ada benarnya juga, karena sejak akhir decade 70, di negara ini tidak ada kurikulum pelajaran sejarah, sehingga ada yang tidak bisa menjawab ketika aku bertanya, siapa itu Pangeran Diponegoro. Apakah karena di negara ini sudah terlalu banyak pahlawan sehingga lupa untuk diingat satu per satu? Simbol kepahlawanan adalah baik untuk menumbuhkan dan menguatkan nasionalisme. Nasionalisme adalah rasa memiliki kebanggaan terhadap tanah air. Jika engkau bangga dengan para pahlawan bangsamu, Indonesia, gunakan bahasa Indonesia sebagai alat persatuan bangsa dengan benar pada setiap kesempatan yang ada. Jangan sekali-sekali engkau berbicara di mimbar menggunakan bahasa Indonesia dengan diselingi dengan bahasa asing, hanya supaya dilihat orang penampilanmu tampak sebagai orang berpengetahuan luas. Ini namaya engkau tidak menghormati bahasamu sendiri, tidak menghormati para pahlawanmu. Bahasa menunjukkan bangsa, banggalah dengan bangsamu, banggalah dengan milikmu sendiri. Tuhan adalah pahlawanmu yang membebaskanmu dari belenggu cengkeraman dosa [Keluaran xv:3]. Darah yang tertumpah di kayu salib adalah symbol pengorbanan Yesus untuk dosa-dosa kita. Darah ini menguatkan iman semua orang percaya dan menumbuhkan rasa memiliki kasih karunia yang sangat besar dari Tuhan yang tidak membiarkan umat-Nya menjadi binasa oleh dosa.

Jangan merasa pandai. Jangan merasa paling berguna bagi masyarakat. Jangan merasa sudah banyak berbuat kebajikan kepada sesama manusia.
Barangsiapa meninggikan dirinya, dia akan direndahkan oleh Tuhan; sebaliknya barangsiapa merendahkan dirinya, dia akan ditinggikan oleh Tuhan. Engkau ingin menjadi seorang yang paling berguna bagi banyak orang, seharusnya yang engkau lakukan itu untuk kemuliaan Tuhan, dan bukan karena keinginan diberi predikat pahlawan. Paling sedikit Anda adalah seorang laki-laki yang berguna bagi istri dan semua anak Anda. Seorang suami yang setia kepada istrinya adalah pahlawan bagi istrinya dan kebanggaan bagi keluarga. Sekali lagi aku katakan, walaupun dilakukan di lingkungan kecil, yaitu keluarga, lakukanlah itu untuk kemuliaan Tuhan. Bangsa Israel dalam satu situasi telah mengalahkan satu per satu bangsa kafir ketika memasuki tanah Kanaan. Dalam kondisi seperti ini manusiawi sekali jika setiap orang menganggap dirinya berbuat paling banyak untuk orang lain. Menganggap paling berjasa. Inilah ego manusia. Tuhan menginginkan engkau rendah hati. Orang rendah hati menunjukkan bahwa dia manusia yang bergantung kepada Tuhan. Engkau dapat sukses bukan karena engkau mempunyai kepandaian hebat, melainkan karena kemurahan Tuhan. Seorang pahlawan sejati melakukan suatu kebajikan terhadap sesama manusia tanpa mengharapkan imbalan, sebaliknya dia melakukan perbuatannya jauh dari publikasi masyarakat. Pada zaman sekarang ini, rasanya figure seperti ini sangat langka dijumpai di Indonesia.  

Anda diselamatkan oleh Tuhan bukan karena perbuatan baik yang Anda lakukan (pasal ix:4).
Perbudakan Israel di Mesir adalah symbol perbudakan dosa terhadap manusia. Tanah Kanaan, suatu negeri yang penuh susu dan madu adalah symbol kasih karunia Tuhan untuk semua orang percaya dan setia kepada Tuhan. Anda diingatkan oleh Tuhan bahwa bukan karena kebenaran hati manusia atau kesalehan normative yang menyelamatkan manusia, melainkan hanya dari kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus. Engkau berpuasa 2 kali seminggu? Itu bagus, karena puasa mendekatkan dirimu kepada Tuhan. Engkau banyak memberi derma kepada sesama? Itu bagus, karena banyak berderma berarti engkau peduli terhadap lingkungan sosialmu. Namun, untuk semua perbuatan baikmu itu tidak ada artinya di hadapan Tuhan, jika tidak dilandasi iman terhadap Yesus Kristus, Juru Selamat manusia. Tuhan menginginkan engkau memberikan hidupmu sebagai persembahan hidup seperti yang diinginkan oleh-Nya, bukan menurut jalan manusia yang diajarkan oleh banyak agama di dunia ini. Jalan itu adalah jalan yang membawa kehidupan kekal yang membawa kebenaran Kristus kepada Bapa di sorga, karena tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada Bapa tanpa melalui Yesus [Yohanes xiv:6]. Jika engkau banyak melakukan perbuatan baik di dunia, apakah engkau ingin pamer atau bermegah dihadapan sesamamu.  Apa dasarnya? Tidak ada, karena banyak orang bukan engkau saja juga berusaha berbuat baik untuk mendapatkan keselamatan. Bukan oleh karena perbuatanmu seperti yang engkau sangka untuk diselamatkan, melainkan oleh iman kepada Yesus Kristus [Roma iii:27].     

Engkau pantas mendapat penghargaan sebagai pahlawan, jika sampai ajalmu engkau setia dengan integritasmu, setia berbuat kebajikan kepada sesamamu dan membari kontribusi kemanusiaan yang sangat besar bagi nusa dan bangsa. Engkau telah menikmati kebaikan kasih Tuhan dari sejak dahulu kala, dan seharusnya engkau setia kepada-Nya sampai kematian menjemputmu. Apakah Anda seorang percaya dan setia kepada Tuhan hanya dapat dilihat kalau Anda sudah mati di dalam Kristus. REST IN PEACE  IN JESUS CHRIST.-


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar