Minggu, 08 Juli 2012

Menuju Keluarga Bahagia

Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payahmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; semua anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! Sesungguhnya … [Mazmur cxxviii:1-6].

Mempunyai rumah-tangga yang sehat dan bahagia adalah idaman bagi setiap keluarga. Namun, dalam waktu 20 tahun ini kita telah sering mendengar berita perceraian, terutama di kalangan selebritis dan banyak juga dikalangan orang kebanyakan. Begitu mudahnya orang mengambil putusan untuk bercerai, tanpa memikirkan lagi dampak jangka panjangnya. Problem rumah tangga memang semakin kompleks seiring dengan perkembangan masalah social di sekeliling kehidupan kita, bukan hanya masalah perceraian, misalnya kekerasan di dalam rumah-tangga yang sering dialami oleh anak-anak, hubungan seks incest, narkotika, pelecehan seksual antara ayah dan babu perempuan atau nyonya dengan sopir, dan lain sebagainya. Semua keluarga mendambakan kehidupan rumah-tangga yang harmonis. Apabila ada tawa suka cita di dalam sebuah keluarga, suasana seperti ini adalah dambaan setiap keluarga anak-anak Tuhan. 

Keluarga bahagia.
Berbahagialah orang yang hidupnya lurus. Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu . Ini adalah perkataan Tuhan yang disampaikan untuk bangsa Israel melalui nabi Musa [Ul. xxviii:1-2]. Orang yang lurus hidupnya di hadapan Tuhan karena dia mengasihi Tuhan dan mempunyai rasa hormat atas kewibawaan Tuhan. Orang disebut mengasihi Tuhan, jika dia mentaati semua perintah Tuhan. Tuhan sangat memberkati semua orang yang mendengarkan suara-Nya dan mentaati semua perintah-Nya. Tuhan tidak pernah setengah-setengah memberkati Anda, melainkan Dia total memberkati Anda. Anda diberkati oleh Tuhan bukan karena Anda mengejar berkat, melainkan akibat Anda taat kepada-Nya. Anda diberkati di kota kediaman Anda. Anda diberkati di tempat pekerjaan Anda. Investasi Anda semakin meningkat. Anda menjadi kepala, bukan ekor, dan karir di tempat pekerjaan semakin meningkat.

Buah anggur.
Berbahagialah suami yang takut kepada Tuhan. Isterinya akan seperti pohon anggur yang subur. Pohon anggur adalah lambang kelimpahan dan kemakmuran baik dalam arti jasmani maupun rohani. Di Palestina sampai sekarang buah anggur menjadi komoditas yang menguntungkan perekonomian di daerah ini. Buah anggur yang baik dihasilkan dari pohon anggur yang baik, yaitu subur dan tidak berhama. Peristiwa perkawinan di Kana dapat menunjukkan bahwa bangsa Israel tidak terpisahkan dari komoditas buah anggur. Sebuah keluarga terpandang sedang mengadakan pesta perkawinan menyajikan minuman anggur terbaik bagi tamu-tamunya. Pohon anggur di sini mengikuti konteks di Palestina, karena di setiap tempat lain di juga mempunyai perlambang kemakmuran bagi sebuah rumah-tangga. Bulir-bulir padi di lumbung padi menunjukkan kemakmuran bagi orang Jawa. Inilah alasannya mengapa berkas padi diletakkan sebagai lambang pangan pada perisai lambang Negara Indonesia, yaitu Pancasila. Isterinya akan menjadi berkat di dalam rumah-tangga seperti ini, karena dibalik kesuksesan seorang suami, pasti ada orang yang mendukung dibelakangnya, yaitu isterinya.

Semua anaknya akan seperti tunas pohon zaitun. Pohon zaitun adalah lambang kehidupan rohani yang sehat dan berbuah. Minyak zaitun juga masuk hitungan komoditas yang menguntungkan perekonomian di daerah ini, karena dari pohon ini di peroleh minyak zaitun melalui buahnya yang diperas. Dewasa ini pohon zaitun ditanam orang di negara-negara yang berbatasan dengan Laut Tengah [Mediteranian], seperti Spanyol, Tunisia, Italia, Prancis, Turki, Mesir, dan Israel. Seperti pohon anggur yang subur, demikian pula dengan pohon zaitun, karena dari sejak tunas pohon ini berharga bagi orang Israel. Anak-anak Israel sejak masih bocah di dalam keluarga orang tua mereka dipandang sebagai tunas zaitun, yaitu lambang aliran berkat dari Tuhan, berkat-berkat rohani, anak-anak tumbuh dewasa di jalan lurus. Mempunyai anak-anak tidak terlibat narkotika, seks bebas, dan pergaulan sesat adalah dambaan keluarga Kristen, karena pada masa kini Iblis banyak mencuri anak-anak melalui ketiga issu ini.

Suami yang takut kepada Tuhan setia kepada isteri. Kepada semua perempuan, aku menasehatkan kepada kalian, mintalah kepada  Tuhan di dalam doa, seorang suami yang seiman, dia telah bertobat, dan takut kepada Tuhan. Janganlan sekali-kali Anda mempunyai pikiran menikah dengan laki-laki yang tidak seiman, dengan harapan kelak akan diinjili jika sudah berkeluarga. Jangan ada noda kekafiran dari sejak mula Anda membangun rumah-tangga. Seorang suami yang tidak mempunyai meterai darah Kristus tidak mendapat tempat di dalam jemaat Tuhan selamanya. Walaupun seorang laki-laki yang seiman, dia juga sudah bertobat. Bertobat artinya orang yang telah meninggalkan semua kebiasaan buruk dan tidak akan mengulangi lagi. Suami yang takut kepada Tuhan akan selalu berpikir, bahwa dia tidak akan melakukan semua perbuatan yang tidak layak di hadapan Tuhan, walaupun isteri tidak melihat perbuatannya. Suami yang takut kepada Tuhan, tandanya adalah dia tidak pernah menampar isterinya, karena menampar isteri adalah perbuatan tidak layak di hadapan Tuhan.

Jika rumah-tangga rukun, anak-anak akan menikmati kebahagiaan rumah tangga ini. Mengelola emosi adalah inisiatif bersama, baik suami maupun isteri. Jika isteri sedang meledak marahnya, sebaiknya seorang suami mengendalikan emosinya tidak terpancing menjadi bensin yang siap terbakar juga; sebaliknya juga demikian. Suami yang seharusnya lebih banyak mengendalikan emosi, karena memang sudah kodratnya, bahwa isteri itu lebih emosional dibandingkan dengan suami.

Anda tidak lagi seperti orang yang hidupnya sendirian, melainkan sudah menjadi satu daging. Isteri bekerja dan gajinya melebihi suami, tidak menyombongkan diri dapat berbuat melebihi suami, sebaliknya suami juga terus terang gajinya berapa supaya tidak menimbulkan kecurigaan isteri. Di mana benih-benih kecurigaan muncul, siap-siaplah membakar bensin di dalam rumah-tangga Anda.  Tidak mementingkan diri sendiri.

Menjauhkan diri dari gossip, karena obrolan yang tidak bermutu dengan sesama tetangga atau teman kerja akan menciptakan pikiran yang dapat menggoyahkan pilar-pilar rumah-tangga. Ada mitos yang beredar di sebagian kalangan perempuan di Jawa Barat, bahwa perempuan akan bernilai di mata laki-laki, jika sudah beberapa kali menikah, maka dia akan berusaha mendapatkan mendapatkan laki-laki sebanyak-banyaknya. Saya tidak percaya, kalau ada orang Kristen yang berkelakuan seperti ini, mungkin begitu pikiran Anda. Well, jangan naïf, man! Karena banyak juga orang Kristen yang berkelakuan miring, bahkan pendeta sekali pun. Inilah nasehat saya untuk Anda, menjaga hati dengan mengelola pergaulan yang sehat supaya jiwa tenteram bersama isteri dan anak-anak. Jika Anda rukun bersama isteri, semua anak akan menikmati kebahagiaan rumah-tangga Anda. Jadi, jika suami atau isteri yang terlalu ringan lidah mengatakan cerai, mereka telah melukai perasaan yang terdalam bagi anak-anak mereka. Inilah dampak jangka panjang perceraian, perasaan anak-anak yang terluka. Bertahun-tahun anak-anak mesra bersama mereka, kemudian menghadapi kedaan pahit yang tidak mereka harapkan, yaitu kehilangan kasih sayang. Dalam hal ini mereka sudah memberikan contoh yang menyesatkan bagi anak-anak mereka. Inilah realitas Injil, barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak [kecil] ini yang percaya kepada Tuhan, lebih baik batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu dia ditenggelamkan ke dalam laut [Matius xviii:6]. Pertengkaran di dalam sebuah keluarga adalah biasa, romantika kehidupan, bertahanlah sampai maut menjemput. Anda disebut orang berhasil membina keluarga sampai maut menjemput, walaupun hidup ini rumit. Tuhan yang membalas kesabaran Anda dari sorga.

Tuhan memberkati para suami dari sorga supaya mereka juga menikmati sorga di bumi. Rumah tangga Kristen yang diberkati oleh Tuhan adalah pilar kerukunan gereja. Rumah tangga yang sehat akan melahirkan anak-anak yang sehat baik secara jasmani, kejiwaan, dan rohani. Jangan memberi peluang kepada Iblis untuk menggoda kerukunan rumah tangga Anda.-


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar