Senin, 02 April 2012

Saksi Yang Setia

Alkitab menceritakan banyak kisah tentang orang yang harus memberi kesaksian dalam satu peristiwa. Karena manusia telah jatuh ke dalam dosa, banyak di antara mereka dalam berbagai peristiwa di dalam Alkitab bersaksi dusta sehingga orang lain yang tidak bersalah mengalami penderitaan dari laporan palsu yang dibuat oleh mereka. Beberapa peristiwa mengungkapkan betapa banyak orang bersaksi dusta sehingga merugikan pihak lain, antara lain : Nyonya Potifar membuat laporan palsu kepada Tuan Potifar bahwa Yusuf telah melakukan pelecehan seksual kepadanya. Dua orang dursila membuat kesaksian palsu atas suruhan Izebel, isteri Ahab, Raja Samaria, bahwa Nabot telah menghujat Allah. Haman, perdana menteri Kerajaan Media-Persia membuat laporan palsu tentang Mordekhai kepada Raja Ahasyweros sehingga menimbulkan teror terhadap semua orang Yahudi di dalam kerajaannya.  Yesus dihadapkan kepada Gubernur Pontius Pilatus atas kesaksian palsu para rabbi Yahudi, bahwa Dia telah menghujat Allah sehingga Dia harus disalibkan.

Nyonya Potifar merasa dipermalukan oleh Yusuf, maka dia bersaksi dusta kepada Tuan Potifar karena nafsu birahinya terhadap Yusuf yang ganteng tidak kesampaian. Izebel menyuruh dua orang bersaksi dusta karena keserakahan suaminya ingin menguasai kebun anggur Nabot. Haman bersaksi dusta kepada Ahasyweros karena kesombongannya dan gila hormat. Para rabbi Yahudi bersaksi dusta karena ketakutan tidak ingin ditinggalkan oleh para pengikut mereka.

Pada zaman sekarang ini banyak saksi dusta bekerja dengan lihai mencari mangsa demi keuntungan pribadi maupun untuk kelompok atau golongan. Namanya juga saksi dusta, jangan diharapkan dari mereka kesetiaan maupun keteguhan hati. Para saksi dusta berkeliaran, mungkin di pengadilan melalui pengacara yang lihai bicaranya, atau melalui jaksa dan hakim yang telah disuap; dan mereka juga ada di perusahaan tempat anda mencari nafkah, bercerita bohong tentang kelakuan Anda supaya dia bisa naik pangkat menyalib Anda. Pada 8 Juli 2009 bangsa Indonesia melakukan pemilihan umum presiden ke 7 dan pasangan wakilnya. Hasilnya? Komisi Pemilihan Umum memutuskan bahwa SBY-Boediono mendapatkan 60,80 persen; Megawati-Prabowo, 26,79 persen; dan JK-Wiranto, 12, 41 persen. Mereka yang tidak terpilih menganggap terdapat kecurangan di dalam penyelenggaraan pemilihan umum ini. Apakah Komisi Pemilihan Umum memberikan kesaksian yang jujur terhadap bangsa Indonesia? Hanya TUHAN yang Mahatahu saja yang tahu.

Saksi yang setia bersikap teguh, berkata jujur sesuai menurut kejadiannya. Yesus adalah Saksi yang setia. Apa yang disaksikan-Nya? Kepada siapa Dia memberikan kesaksian? Alkitab memberi kesaksian, bahwa Yesus adalah Firman yang menjelma menjadi manusia, berbicara di tengah kehidupan manusia, dan Dia menjadi Saksi atas semua orang percaya yang mengakui-Nya sebagai Juru Selamat. Ia setia memberi kesaksian-Nya kepada Dia yang mengutus-Nya ke bumi untuk menyelamatkan apa yang menjadi milik-Nya. Tidak ada yang tersembunyi semua tindakan, ucapan, dan yang Anda pikirkan selama Anda hidup. Yesus mendampingi sebagai Saksi yang Setia di hadapan Bapa di sorga terhadap siapa saja yang setia bersaksi, bahwa Yesus adalah Juru Selamat dunia.

Banyak peristiwa di sekitar kehidupan ini menantang iman. Misalnya : Orang Kristen kehilangan imannya demi jabatan atau mata pencahariannya. Orang Kristen kehilangan imannya karena menikah dengan pasangan yang bukan Kristen. Orang Kristen kehilangan imannya karena kelalaiannya sendiri, misalnya percaya kepada ramalan dan perdukunan.
Orang Kristen yang menikah dengan pasangannya yang bukan Kristen dan menikah di luar gereja konsekuensinya adalah keharusan mengucapkan sumpah atau sahadat yang diyakini oleh pasangan hidupnya, ini berarti dia dengan sengaja mengingkari imannya kepada Saksi yang Setia yang diutus oleh Dia yang mengutusnya ke bumi, yakni Bapa di sorga. Firman Tuhan mengatakan bahwa barangsiapa menyangkal-Nya di depan manusia, Dia juga akan menyangkalnya di depan Bapa yang di sorga. Tiada seorang pun yang dapat datang kepada Bapa di sorga tanpa melalui Yesus. Jadi, pada saat seseorang menyatakan sahadat atau sumpah setianya di luar Kristus, dia sudah menyatakan putus hubungan dengan Yesus sebagai Saksi setia yang akan menolaknya di hadapan Bapa di sorga. 

Di lingkungan tempat Anda mencari nafkah, mungkin Anda adalah the only one, orang percaya. Tahun demi tahun karir Anda tidak pernah meningkat karena semua posisi diutamakan untuk siapa saja yang keyakinannya sama tetapi di luar iman yang Anda yakini. Inilah tantangan iman. Tinggal pilih saja, mau jadi menejer tetapi mengorbankan iman atau tetap jadi office-boy tetapi hidup di dalam Tuhan. Firman Tuhan mengatakan bahwa kita tidak boleh takut, karena siapa saja yang dapat bertahan pada kesudahannya, dia akan selamat walaupun hidupnya sengsara. Demi semangkok kacang merah, Esau melepaskan hak kesulungannya kepada Yakub. Pada zaman sekarang ini banyak dijumpai Esau-Esau modern di antara orang percaya yang rela melepaskan iman demi memuaskan perutnya.

Mungkin Anda tidak disiplin menjalankan firman Allah seperti yang dikehendaki oleh Tuhan, tetapi selama tetap mengakui bahwa Yesus adalah Juru Selamat pribadi Anda, maka Dia pun tetap menjadi pembela Anda di hadapan Bapa. Banyak orang Kristen terjeblos menjadi narapidana, tetapi selama iman tetap di dalam Kristus, mereka masih tetap ditunggu di Firdaus dengan setia oleh Kristus, Saksi yang Setia. Kasih setia Kristus tidak melunturkan kesetiaan-Nya terhadap semua anak Tuhan yang datang untuk bertobat, walaupun banyak anak Tuhan pernah mengkhianati imannya kepada Kristus. 

Dengan cara bagaimana Anda memperbarui iman di hadapan Saksi yang Setia ? Pertama, Anda memohon kepada Tuhan supaya hidup Anda diperbarui setiap hari oleh Roh Kudus. Kedua, Anda setia mengakui dosa dan pelanggaran Anda setiap hari. Ketiga, Anda bersedia mengampuni orang yang bersalah kepada Anda. Keempat, Anda menjauhi kehidupan yang dapat mengganggu pertumbuhan iman. Kelima, pikirkanlah hanya yang di atas saja, maksudnya utamakan Tuhan bukan urusan fana di bumi.

Pendek kata, jangan sampai ada laporan rapot merah di dalam buku kehidupan tentang kehidupan Anda, karena rapot merah atau hitam ini Anda akan menghadapi pengadilan takhta suci di hadapan Allah. Namun, barangsiapa yang setia selama hidupnya, Saksi yang Setia akan menjadi pembelanya di hadapan pengadilan ini. Karena itu, selama Anda masih diberi kesempatan melihat matahari di cakrawala, gunakanlah kemurahan Tuhan ini untuk proses pengudusan hidup anda.-


Reading List : Genesis xxv:33-34; xxviii:6-8; xxxix:14-18; 1 Sam. xxviii:7 dan Yes. lvii:6-13; 1 Kings xxi:10; Ester iii:8-9; Matthew x:32-33; xxvii:23; Luke xxiii:42-43



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar