Rabu, 17 Februari 2016

Zat Kapur dan Fosfor Untuk Tubuh Yang Sehat

Zat kapur ada di mana-mana mudah diperoleh dan banyak kegunaannya, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk kebutuhan industri. Zat kapur menurut bahasa ilmu kimia disebut kalsium. Kalsium tidak berbentuk sebagai unsur bebas dalam kondisi normal di alam bebas, melainkan tersebar dalam berbagai bentuk persenyawaan dengan unsur lain. Kalsium karbonat, kalsium oksida, kalsium fosfat, kalsium nitrat, kalsium sianida, kalsium sulfathidrat, dan kalsium karbida adalah beberapa persenyawaan kalsium dengan unsur-unsur lain yang banyak dikenal dalam kehidupan sehari-hari.


Daun dan bunga papaya dari Manado.
Indonesia memiliki banyak pegunungan batu kapur dari Merauke sampai Sabang. Deposit terbesar dan sudah banyak dieksploitasi terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Pegunungan batu kapur terbentuk oleh sebagian besar gabungan persenyawaan kalsium karbonat dan magnesium karbonat. Dalam bahasa sehari-hari biasa disebut sebagai batu kapur atau batu gamping. Di kebanyakan pabrik semen di Indonesia para operator sudah terbiasa dengan penyebutan limestone dalam bahasa Inggris. Warna limestone tergantung dengan umurnya. Semakin tua umurnya, semakin putih warnanya dan keras sekali. Limestone jenis ini biasa disebut marble atau marmer. Orang Jawa Timur di sekitar kota Tulungagung menyebut limestone jenis ini sebagai watu lintang berwarna putih susu. Kadar kalsium karbonat yang terdapat di dalam marmer dapat mencapai 99,80 persen berat. Namun, limestone yang digunakan dalam pabrik semen memiliki kadar kira-kira 79,00 persen saja. Batu kapur yang digunakan sebagai bahan baku utama pabrik semen berwarna kuning kecokelatan. Warna ini disebabkan karena kotoran organik. Bongkahan batu kapur yang dipanaskan sampai temperature 1500 derajat Celcius, maka kalsium karbonat terurai menjadi kalsium oksida dan gas karbon dioksida. Kalsium oksida berwarna putih terang ini biasa disebut kapur tohor digunakan dalam berbagai industri sebagai bahan dasar untuk proses selanjutnya.



Balabala. Wortel, kacang panjang, udang.
Keberadaan kalsium di pegunungan batu kapur selalu diikuti dengan keberadaan magnesium  dan fosfor. Ketiga unsur ini bergabung membentuk persenyawaan dengan domain yang berbeda satu dengan yang lain, tergantung unsur mana yang paling dominan. Batu kapur dengan kadar kalsium kabonat sampai 80 persen disebut calsite. Kadar magnesium karbonat mencapai 50 persen disebut dolomite. Dengan fosfor membentuk kalsium fosfat yang banyak digunakan dalam industri pasta gigi dan kalsium bifosfathidrat yang banyak terdapat di dalam pupuk fosfat [guano]. Semua tanaman termasuk sayuran hijau, cangkang telur, dan rangka tulang manusia dan hewan memiliki unsur fosfor. Banyak manfaat dapat diambil dari mengonsumsi sayuran hijau, yakni menyehatkan system pencernaan sehingga mudah berak, mengurangi efek penyerapan berlebih atas kolestrol, glukosa, dan lemak, dan menjaga keseimbangan asam-basa. Fosfor dan kalsium mempunyai fungsi sebagai zat pembangun tulang dan gigi. Fosfor juga mendukung bagi pembentukan sel-sel memori otak manusia. Kalsium juga berguna untuk meminimalkan efek kram pada jaringan otot bagian perut, pangkal paha, dan betis. Banyak mengonsumsi air minum dua liter per hari dan menjauhi minuman bersoda, maka efek pembentukan kalsium oksalat di dalam ginjal dapat dihindari. Mengonsumsi sayuran hijau sebagai sumber kalsium lebih baik dibandingkan dengan susu sapi, sebab peningkatan konsumsi susu sapi akan meningkatkan keasaman tubuh. Untuk menetralkan tingkat keasaman ini, maka mekanisme metabolisme mengambil kalsium yang ada di dalam rangka tulang. Kejadian ini biasa disebut sebagai pengapuran.



Pabrik semen di Bogor.
Untuk mendapatkan hasil terbaik dalam mengonsumsi sayuran, maka sayuran dikukus saja kecuali selada dapat langsung dimakan. Idealnya sumber makanan yang engkau konsumsi 80 persen berasal dari nabati [tidak termasuk nasi atau roti]. Selada bukan sumber kalsium dan fosfor dengan kadar yang super, tetapi kepraktisannya dapat langsung dimakan setelah dicuci. Wortel juga bukan sumber kalsium dan fosfor yang super, melainkan dia memiliki vitamin A kadar tinggi. Susu kedele posisinya sama dengan selada atau wortel, tetapi dia mempunyai lecitine yang ampuh untuk mengusir kolestrol jahat dari dalam darah. Lalu bagaimana dengan ubi rambat merah? Sama seperti pendahulunya, tetapi dia adalah karbohidrat rendah kalori dan memiliki kadar vitamin A cukup andal. Menginginkan otak tetap prima dan memperlambat kepikunan, maka sudah waktunya dari sekarang untuk memutuskan sering mengonsumsi menu : tumis kacang panjang, taoge goreng, gado-gado, pecal, ketoprak, sate ayam bumbu kacang tanah, kacang tanah kulit, peyek kacang tanah atau kacang kedele, orak-arik tempe, tahu petis, bubur kacang hijau, bubur havermout, bubur bekatul, sup bruinbonen [kacang merah], sayur kacang tolo pakai krecek, lapisan roti tawar pakai peanut butter, minumnya pakai susu kedele.-



Tabel Bahan Makanan Sumber Zat Kapur Dan Fosfor

mg per 100 gram



Nama
Kalsium
Fosfor
Nama
Kalsium
Fosfor
Bayam hijau
267
67
Emping
100
400
Bayam merah
368
111
Kacang Bogor
85
264
Daun bawang
55
39
Kacang hijau
125
320
Daun kacang panjang
134
145
Kacang kedele
227
585
Daun ubi jalar
79
66
Kacang merah
80
400
Daun labu Siam
58
70
Kacang tanah
58
335
Daun labu waluh
138
99
Kacang tolo
77
449
Daun lobak
140
33
Kacang tanah-mentega
60
360
Daun melinjo
219
82
Oncom
96
115
Daun pakis
42
172
Sari kedele bubuk
450
500
Daun pepaya
353
63
Susu kedele
50
45
Daun singkong
165
54
Tahu
124
63
Jamur kuping kering
51
223
Tauco
55
365
Kangkung
73
50
Tempe kedele
129
154
Kacang buncis
65
44
Gaplek
80
60
Kacang panjang
49
347
Havermout
53
405
Katuk
204
83
Bekatul
28
550
Kemangi
45
75
Pati kacang hijau
50
100
Labu waluh
45
64
Tepung jagung
10
256
Lobak
72
99
Ubi rambat merah
30
49
Melinjo
163
75
Wortel
27
26
Pare
45
64



Pokcay
179
39



Sawi hijau
220
38



Selada
22
25





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar