Senin, 23 Juni 2014
Menjadi Pemimpin Yang Diberkati Oleh Tuhan
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki
negeri yang telah Aku janjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka
dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka
[Yosua 1:6].
Tidak sampai satu bulan lagi Indonesia
akan mengadakan pemilihan presiden dan wakil presiden untuk perioda 2014 –
2019. Kita sebagai satu bangsa besar mempunyai satu responsibilitas bersama
mengelola negara yang telah ada karena kemurahan dan kebaikan Tuhan. Kita akan
memilih calon pemimpin yang akan memimpin negeri ini, maka kita harus siap juga
mau dipimpin oleh pemimpin yang akan kita pilih nanti. Konsekuen dengan pilihan
kita. Dengan kata lain, kita harus bertanggungjawab terhadap pilihan kita. Ada dua pilihan calon
presiden dan wakil presiden, yakni Prabowo Subiyanto dengan Hatta Rajasa dan
Joko Widodo dengan Jusuf Kalla. Joko Widodo biasa dipanggil dengan panggilan
pop sebagai Jokowi, sedangkan Jusuf Kalla dengan panggilan inisial JK. Dua kubu
berdebat dipimpin oleh moderator saling melemparkan gagasan yang dapat merebut
simpati dari simpatisan ke dua pihak. Kita tidak boleh golput, berdoa meminta
hikmat dari Tuhan sebelum menentukan pilihan, selebihnya, siapa pun yang
menjadi presiden RI mendatang, biarlah kehendak Tuhan saja yang jadi, sebab
sebenarnya siapa presiden terpilih berikut Tuhan telah menetapkan. Hari ini
adalah milik kita, tetapi hari esok adalah milik Tuhan.
Tuhan
yang menentukan atas kepemimpinan seseorang. Yoshua ditunjuk oleh Tuhan untuk
memimpin bangsa Israel
memasuki Kanaan setelah Musa
menyelesaikan tugas dari Tuhan, yakni memimpin bangsa ini keluar dari
negeri perbudakan Mesir menuju Kanaan selama 40 tahun. Tanah Kanaan adalah satu
negeri yang penuh susu dan madu yang telah diberikan oleh Tuhan dengan sumpah
setia Tuhan kepada nenek moyang bangsa ini melalui Musa. Bukan perkara mudah
baik pada Musa maupun pada Yoshua memimpin lebih dua juta bangsa Israel
menuju tanah perjanjian. Musa memimpin sebagian besar bangsa yang masih
bermental budak, sebaliknya Yoshua memimpin bangsa pilihan yang sedang
meluapkan kegembiraannya karena tanah penuh susu dan madu yang dijanjikan itu
tinggal sejauh mata dapat terlihat di seberang sungai Jordan. Pada waktu itu sungai Jordan lebarnya
kira-kira dua ratus meter dan cukup dalam untuk diseberangi oleh orang laki
dewasa. Orang sedang meluapkan kegembiraannya harus dijaga emosinya supaya
tidak berbuat semau sendiri. Inilah tugas Yoshua, sebab orang yang mengalami euphoria
sering membuat diri lengah dan lupa diri.
Setiap generasi selalu muncul pemimpin baru
membawa visi dan misi baru untuk pembaruan bagi generasi yang dipimpinnya. Setiap
pemimpin pada setiap generasi menghadapi satu masalah pada tingkat kesulitan yang
khas pada jamannya masing-masing, sehingga masalah yang sedang dihadapi oleh seorang
pemimpin belum tentu dapat diselesaikan menurut cara yang pernah dilakukan oleh
pemimpin sebelumnya, walaupun masalahnya sama. Tidak ada seorang pun dapat
menjadi pemimpin, jika bukan Tuhan yang menunjuknya menjadi orang nomor satu bagi
satu kelompok kerja, atau bahkan kelompok yang lebih besar lagi, yakni bangsanya.
Orang baru yang tampil sebagai pemimpin pada satu bangsa pasti dia memiliki
semangat yang menyala-nyala di dalam jiwanya dan semangatnya turut membakar
semangat bagi bangsa yang dipimpinnya. Apakah seorang pemimpin kejam seperti Adolf
Hitler yang pernah memusnahkan lima
juta bangsa Yahudi di Eropa juga ditunjuk oleh Tuhan memimpin bangsa Jerman?
Jawabannya adalah ‘ya’. Apakah seorang seperti Soeharto yang korup, tangannya
penuh darah, dan pernah menjadi presiden RI kedua juga ditunjuk oleh Tuhan?
Jawabannya adalah ‘ya’. Di dunia ini hanya ada dua kuasa, yakni kuasa Tuhan dan
kuasa Iblis. Di dalam Kitab Ayub, Tuhan berkata kepada Iblis, bahwa Iblis boleh
mengambil harta Ayub, hanya jangan mengambil hidupnya Ayub. Tuhan Mahatahu, Dia
sangat mengetahui rencana yang ada di dalam pikiran seorang yang bernama Adolf
Hitler, yakni ingin memusnahkan bangsa Yahudi dari bumi Eropa. Tuhan
mengijinkan hal itu terjadi.
Seperti ada tangan yang tidak kelihatan atau
invincible hand yang menunjuk pada orang-orang seperti, Horatio Nelson,
Napoleon Bonaparte, Herman Willem Daendels, Thomas Stamford Raffles, Martin
Luther, Abraham Lincoln, Kemal Pasha Attaturk, Adolf Hitler, Douglas McArthur,
Boeng Tomo, Mahatma Gandhi, Ben Gurion, John Firtzgerald Kennedy, Margaret
Thatcher, dan seterusnya sehingga mereka memiliki roh yang menyala-nyala
mempengaruhi lingkungannya supaya bangkit dan mengikuti komandonya. Tuhan
selalu menggunakan orang-orang pilihan yang telah siap untuk dipakai menjalankan
perannya. Tangan Tuhan yang tidak tampak menunjuk mereka untuk memimpin satu kelompok
kerja, rakyat atau bangsa demi penggenapan rancangan Tuhan. Misalnya seperti
apa? Jenderal Titus, komandan tertinggi pasukan Romawi pada 70 Masehi meratakan
Bait Allah dan membuat bangsa Yahudi terpencar ke seluruh dunia sebagai bangsa
diaspora. Yesus Orang Nazaret berkata, bahwa pada saatnya nanti manusia tidak
membutuhkan kiblat untuk beribadat, melainkan beribadat menurut roh dan
kebenaran. Ibadat yang sejati tidak membutuhkan kiblat benda mati, melainkan
semangat yang menyala-nyala memuliakan Tuhan. Setelah Perang Dunia II berakhir
dengan kalahnya Jerman terhadap Sekutu, timbul kesadaran bangsa Yahudi diaspora
membangun satu negara merdeka di Palestina, maka pada 1948 berdiri negara baru,
yakni Republik Israel.
Pengertian siap dapat dilakukan melalui pendidikan formal, pengalaman hidup,
atau melalui keduanya. Tuhan menjanjikan kepada semua orang percaya untuk
menjadi kepala, bukan ekor. Namun, kalau engkau tidak mencapai jadi kepala,
hanya leher saja, hal itu masih lebih baik dibandingkan nasibmu menjadi ekor.
Belajar dan kerja keras dan taat pada semua ketetapan Tuhan, maka Tuhan akan memuliakanmu
menjadi orang di barisan terdepan.
Indonesia membutuhkan manusia berpikiran modern. Tuhan berkata kepada
Yoshua, bahwa dia tidak boleh melupakan Taurat, merenungkannya siang dan malam,
supaya dalam segala masalah bertindak hati-hati sesuai yang tertulis di
dalamnya sehingga perjalanan hidupnya selalu berhasil dan beruntung [ayat 8]. Rasul Paulus mengatakan di
dalam suratnya yang ditujukan kepada jemaat di Roma, bahwa setiap orang atau
setiap bangsa walaupun tidak pernah mempunyai hukum, melakukan semua yang
menjadi tuntutan di dalam hukum menurut hati nuraninya yang murni, mereka
menjadi hukum bagi dirinya sendiri [Roma
2]. Orang seperti ini sesuai menurut isi surat ini adalah orang yang memiliki
kesadaran hukum dan melaksanakannya. Setiap saat, setiap hari, semakin
bertambah tahun, setiap pergantian generasi, sejatinya manusia harus
terus-menerus mengalami pembaruan atau modernisasi di dalam cara berpikirnya. Manusia
yang berpikiran modern adalah manusia yang di dalam hati terdalamnya memiliki
kesadaran menentukan yang baik dan yang jahat sesuai menurut ketetapan-ketetapan Tuhan, yang benar dan yang tidak benar
dan melakukan segala sesuatu yang berguna bagi sesama manusia, dan jiwanya bebas
mengekspresikan yang menjadi cita-cita luhurnya. Sebagai bentuk nyata
dalam sikap dan tindakan berpikiran modern adalah jujur, lifestyle sederhana,
mau mendengar suara orang lain sehingga mengetahui masalah yang dihadapi oleh orang
yang mau ditolong, selalu mempunyai terobosan baru, dan melaksanakan yang
terbaik bagi lingkungannya. Korupsi dimulai dari sikap hidup yang tidak jujur
dan lifestyle selalu ingin kemewahan. Jika rakyat Indonesia
ingin menjadi bangsa besar dan disegani dalam pergaulan internasional, orang Indonesia
harus siap menjadi manusia berpikiran modern. Untuk menjadi manusia berpikiran
modern hanya dapat diwujudkan melalui pendidikan pembentukan karakter bangsa
secara terus menerus dan kebebasan berekspresi adalah hak azasi manusia merdeka.
Suatu bangsa akan menjadi bangsa besar harus memiliki karakter kuat. Karakter
itu menjadi ciri khas seseorang atau suatu bangsa bergerak ke mana arah tujuan
hidupnya.
Orang berpikiran modern esensinya adalah
merenungkan dan bertindak benar, sebab ada juga siang dan malam merenungkan
ajaran agama dan seharusnya sangat mengetahui kaidah agama, tetapi dia justeru
menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi, ini akibat dia melakukan
tindakan yang tidak benar. Hanya di Indonesia saja, bahwa seorang Menteri Agama
telah ditetapkan oleh KPK menjadi tersangka korupsi pembiayaan haji. Di Bogor
seorang bupati dengan sengaja menutup satu gereja sehingga jemaat kehilangan
tempat untuk menjalankan ibadah. Bupati ini memang tidak mengenal hukum Taurat,
tetapi dia mempunyai hati nurani, bukan?Hati nuraninya bersaksi terhadap
pikirannya, apakah layak menutup tempat ibadah yang menjadi hak azasi umat
beragama untuk berkumpul, padahal dia juga telah mengetahui, bahwa keberadaan
gereja ini sudah ada sebelum dia menjadi bupati. Seorang pemimpin setingkat
bupati seharusnya bersikap nasionalis terhadap rakyatnya. Ia dipenjarakan oleh
KPK bukan karena perkara dia menutup gereja, melainkan sebab dia telah
ditetapkan sebagai tersangka satu tindak pidana korupsi, inilah cara Tuhan
memang sangat ajaib dan dahsyat memberi hukuman. Pada saat ini Indonesia adalah satu negara yang menjijikan,
dari pejabat setingkat menteri, gubernur, anggota parlemen hampir tidak ada
yang tidak tersentuh oleh korupsi, bahkan banyak pedagang makanan pinggir jalan
pun yang korup terhadap bahan baku
dagangannya. Banyak kecelakaan angkutan kendaraan umum terjadi sebab korupsi. Para koruptor itu pasti mengaku orang-orang yang agamis,
tetapi mereka melakukan ajaran agama hanya mekanisme rutin, … atau mereka itu
merenungkan untung rugi kalau tidak korupsi.
Tidak
ada pemimpin yang sempurna. Semakin besar kesempatan seseorang untuk menjadi orang
nomor satu, maka semakin besar juga tantangan yang pasti dihadapinya. Apakah
tidak ada orang lain selain Yoshua untuk dipromosikan sebagai pemimpin bangsa Israel
masuk ke Kanah Kanaan? Jaman sekarang untuk mendapatkan seorang pemimpin mau
lulusan universitas mana bukan perkara sulit. Di Jepang saja pernah dalam waktu
tidak sampai satu tahun terjadi beberapa kali pergantian perdana menteri,
karena ada yang mengundurkan diri. Pada jamannya Yoshua berbeda, dia adalah
orang yang paling taat kepada Tuhan di antara orang-orang sejamannya. Tuhan
merasa perlu untuk mengingatkan kepadanya, supaya dia tidak gentar dan tawar
hati menghadapi situasi dan kondisi sulit dalam memimpin satu bangsa sebab
Tuhan selalu menyertainya. Satu alasan yang sangat logis, jika Tuhan telah
menunjuk seseorang menjadi pemimpin bangsa, pasti Dia akan selalu mengawalnya.
Wibawa Tuhan pasti mengawal orang yang ditunjuk-Nya sebagai abdi-Nya.
Tuhan telah memerintahkan kepada Yoshua,
bahwa dia harus menguatkan dan meneguhkan hati dan tidak kecut dan tawar hati,
sebab Tuhan menyertainya ke mana pun dia pergi [Yoshua i:9]. Perkataan Tuhan ini sebagai pengingat baginya, bahwa
seorang pemimpin bagaimana pun cerdasnya, dia tetap membutuhkan pengawalan dari
Tuhan. Nasehat yang benar dan disampaikan pada waktu yang tepat adalah
perlindungan yang nilainya melebihi emas dan perak di kolong langit ini.
Seorang pemimpin yang akan menjalankan tugasnya dengan baik dan sukses sampai
tujuan, maka dia haruslah orang yang berhikmat. Banyak pemimpin dunia gagal
mencapai tujuan rancangannya, sebab tidak mau mendengar nasehat dari orang
lain. Ia menganggap dirinya adalah orang yang paling banyak tahu, padahal
sebenarnya, dia adalah manusia bebal. Pemimpin yang berhasil adalah orang yang
mau mendengar nasehat yang benar dari para penasehatnya dan bertindak pada
waktu yang tepat. Dan, jangan mendengarkan nasehat yang tidak benar, apalagi
melaksanakannya [Raja-Raja xii:10].
Jika pada satu hari atasanmu memanggilmu dan
berkata, bahwa engkau akan dipromosikan pada jabatan menejer pemasaran,
sebenarnya, Tuhan telah mengijinkan engkau menduduki jabatan baru. Jangan kecut
dan gentar merambah medan kerja yang lebih luas dan menantang, sebab Tuhan
melalui atasanmu pasti memberi dukungan moril. Tantangan demi tantangan engkau
taklukan, sebab Tuhan memberi kekuatan kepadamu. Tidak ada pemimpin yang
sempurna, tetapi engkau semakin disempurnakan oleh Tuhan jika hidupmu tetap
bergantung kepada-Nya.-
Label:
Roti Kehidupan
Lokasi:
Bekasi, Indonesia
Senin, 16 Juni 2014
Ketahanan Ekonomi Di Bidang Energi
Satu negara yang kebutuhan energinya sangat tergantung oleh
pasokan negara lain, maka pada suatu waktu kedaulatan negara ini pasti akan terancam. Contoh yang paling
factual adalah Ukraina. Negara ini sangat bergantung dengan pasokan gas alam
yang dibeli dari Russia
dengan harga murah. Dijual dengan murah saja negara ini mengalami kesulitan
membayar, apalagi kalau pasokan gas ini ditutup total oleh Russia . Di bagian tenggara negara
ini terdapat semenanjung yang bernama Crème, sebagian dihuni oleh penduduk asli
Ukraina berbahasa Ukraina, sebagian lain dihuni oleh penduduk Ukraina yang
berbahasa Russia .
Selanjutnya mudah dibaca situasi di perbatasan kedua negara ini, yakni Russia
menempatkan puluhan ribu tentara tak berseragam di perbatasan. Ukraina adalah
negara di Eropa Timur yang luas wilayah daratannya, tetapi rendah pendapatan
bersih negara ini, maka dengan mudah Russia menggoyang kedaulatannya. Singapura
negara pulau kecil dan tidak mempunyai sumber mineral minyak dan gas bumi,
tetapi negara ini sangat berdaulat, bahkan dapat mengatur wilayah kedaulatan
udara komersil sampai Riau.
Segala cara dilakukan oleh Amerika dan semua sekutunya dalam
menjaga cadangan energi sampai masa depan yang tidak terbatas sebenarnya telah
dilakukan oleh Jerman ketika Perang Dunia II pecah dari 1939 - 1945. Jerman
menyerbu Russia
di sebelah timur dan juga menyerbu ke selatan berusaha menyatukan rantai
pertahanan dari Afrika Utara sampai daerah Kaukasus di Russia. Jika rantai
pertahanan ini berhasil diwujudkan, Jerman akan menguasai sebagian besar
cadangan energi dunia untuk ukuran masa itu. Jadi, memang dari sejak dulu
banyak negara berlomba untuk memiliki ketahanan ekonomi di bidang energi.
Sumber energi itu antara lain, minyak dan gas bumi, biofuel minyak nabati, batu
bara, panas bumi, panas matahari, kincir angin, dan tenaga nuklir. Saat ini Indonesia
memiliki semua yang tersebut ini, kecuali tenaga nuklir yang masih dalam
kajian. Minyak bumi, gas alam, dan batu bara adalah sumber energi tidak
terbarui lagi, artinya jika unsur-unsur pembentuk yang terdiri dari karbon dan
hydrogen bersama oksigen bereaksi membentuk energi, unsur-unsur hasil reaksi
ini tidak dapat kembali lagi membentuk unsur-unsur sumber semula. Semakin
banyak digunakan dan semakin lama, maka sumber energi tidak terbarui lagi ini
semakin menyusut jumlahnya di dalam bumi. Namun, selagi masih ada di beberapa
tempat utama di dunia, maka negara-negara besar dan bermodal kuat berusaha
sekuat tenaga menguasai sumber-sumber energi ini. Beberapa negara utama
penghasil minyak bumi adalah Irak, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Suriah,
Nigeria, Mexico, dan Venezuela. Negara-negara ini tergabung dalam organisasi
negara-negara pengekspor minyak [OPEXC]. Indonesia
pernah menjadi anggota organisasi dunia ini ketika Indonesia masih terhitung sebagai
negara pengekspor minyak bumi.
Pada 1956 pecah perang pertama antara negara-negara Arab
dibawah komando Mesir melawan Israel yang didukung oleh sebagian besar
negara-negara Barat, utamanya adalah Amerika, Inggris, Prancis, dan Belanda.
Sejak perang ini pecah minyak bumi digunakan oleh negara-negara Arab sebagai
alat untuk menekan negara-negara Barat supaya mengurangi dukungan terhadap Israel
dengan cara embargo minyak. Mobil Morris dan Mini Cooper buatan Inggris lahir
akibat embargo minyak oleh Arab memaksa negara ini memproduksi mobil nasional
hemat bahan bakar minyak. Dan, berhasil, sampai sekarang mobil ini masih tetap
diproduksi. Dengan berjalannya waktu minyak tidak dapat lagi digunakan untuk
embargo, karena negara-negara Barat berhasil mengatasi ketergantungan minyak
terhadap Arab. Inggris berhasil mengeksplorasi minyak di Laut Utara sementara
Amerika melakukan eksplorasi di Teluk Mexico
dan Alaska .
Negara-negara Barat dengan kemajuan teknologi di bidang energi, maka mereka
bukan saja berhasil mengatasi ketergantungan minyak terhadap negara-negara
pengekspor minyak, melainkan sekaligus mempunyai ketahanan ekonomi di bidang
energi.
Untuk memiliki ketahanan ekonomi di bidang energi kuncinya
adalah penguasaan teknologi pertambangan mulai dari hulu sampai ke hilir.
Walaupun disebut energi tak terbarui lagi, minyak bumi adalah primadona pasokan
kebutuhan energi utama di banyak negara, khususnya di Indonesia . Indonesia pernah berjaya memiliki
sumber tambang minyak bumi yang berlimpah dan menjadi anggota OPEXC yang
disegani selama lebih 30 tahun. Dalam perioda ini Indonesia
menjadi kampiun di Asia Tenggara, sehingga Malaysia
perlu belajar serius kepada Indonesia
dalam menejemen dan teknologi perminyakan. Kedigjayaan perminyakan Indonesia
telah berlalu, penyebab utamanya adalah salah menejemen dan peningkatan
konsumsi yang semakin bertambah dan cenderung tak terkendali. Salah menejemen
adalah satu istilah saja untuk menghaluskan kondisi yang tidak menyenangkan.
Apa saja kondisi salah menejemen sehingga negara terkesan gagal menyediakan
energi murah dan cukup bagi rakyat? Pertama adalah korupsi yang telah dilakukan
oleh birokrat-birokrat di lingkungan dalam perusahaan minyak milik negara dan
badan usaha milik negara bidang kelistrikan dan anggota parlemen bidang energi.
Pada bulan ini seorang anggota parlemen bidang energi telah ditetapkan oleh
Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka penerima gratifikasi. Ia adalah
Sutan Bathoegana. Tersangka artinya, dia telah terindikasi positif
keterlibatannya kongkalingkong. Kedua adalah pertambahan jumlah penduduk yang
cenderung tak terkendali. Demografi yang semakin meningkat akan meningkatkan
berbagai kebutuhan yang pada akhirnya akan menguras cadangan energi yang ada di
negeri ini, seperti jumlah kebutuhan rumah, jumlah kendaraan angkutan umum,
darat, laut, sungai, dan udara, jumlah angkutan kebutuhan pokok masyarakat, dan
belum lagi ditambah dengan kendaraan bermotor milik pribadi, yakni mobil dan
motorbike. Ketiga adalah ketidakadilan menikmati kesejahteraan di negeri ini.
Crowded lalu lintas di negeri ini terutama di kota-kota besar provinsi karena
keserakahan kepemilikan kendaraan bermotor. Aku telah sering melihat ada banyak
keluarga, masing-masing memiliki lebih tiga mobil di dalam garasi, bahkan ada
yang sampai lima
dengan kapasitas lebih dari 2000 cc. Mudahnya penduduk mendapatkan kendaraan
motorbike dengan system kredit.
Pertamina memasok kebutuhan bahan bakar minyak dan gas yang
semakin meningkat volumanya untuk dikonsumsi oleh masyarakat, kebutuhan rumah,
kendaraan angkutan umum, kendaraan motor pribadi, dan industri. Minyak bumi
sebagai tulang punggung energi nasional ini sekarang harus diimpor dari Timur
Tengah dan kapasitas produksi kilang minyak di Indonesia juga tidak tidak mampu
memenuhi kebutuhan konsumsi, maka sebagian minyak bumi yang diimpor terpaksa
harus diolah di negara lain. Ada
dua jenis bahan bakar minyak yang disubsidi dari uang negara, yakni kerosene
dan premium. Subsidi ini telah lama dilakukan dari sejak awal pemerintahan era
Soeharto demi pencitraan pemerintah yang baik memperhatikan kesejahteraan
rakyat, tetapi pada akhirnya subsidi ini menjadi boomerang beban negara yang
teramat berat. Beban subsidi yang semakin berat ini harus ditanggung oleh pemerintah
sesudah rezim Orde Baru jatuh. Itu sebabnya, harga kerosene dan bensin di Indonesia
dapat lebih murah, bahkan paling murah dibandingkan dengan Singapura, karena
separuhnya ditanggung oleh pemerintah. Subsidi itu sebenarnya bantuan langsung
dari negara kepada rakyat melalui mekanisme kebutuhan dasar yang dikonsumsi
oleh rakyat. Bahan bakar minyak adalah kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh
rakyat untuk berbagai keperluan. Banyak subsidi yang harus diberikan oleh
negara kepada rakyat, tetapi subsidi bahan bakar minyak adalah subsidi yang
paling besar dan berpotensi mengganggu neraca anggaran belanja beaya negara. Inilah
pentingnya satu negara mempunyai ketahanan ekonomi di bidang energi, yaitu
dapat membuat industri tetap berjalan, industri berjalan, roda ekonomi tetap
berputar, roda ekonomi berjalan, pendapatan negara bertumbuh, dan semakin
bertambah. Pendapatan negara semakin bertambah, maka rakyat sejahtera.
Ada dua jenis bahan bakar minyak yang disubsidi dari uang negara, yakni kerosene dan premium. Subsidi ini telah lama dilakukan dari sejak awal pemerintahan era Soeharto demi pencitraan pemerintah yang baik memperhatikan kesejahteraan rakyat, tetapi pada akhirnya subsidi ini menjadi boomerang beban negara yang teramat berat. Beban subsidi yang semakin berat ini harus ditanggung oleh pemerintah sesudah rezim Orde Baru jatuh. Itu sebabnya, harga kerosene dan bensin di Indonesia dapat lebih murah, bahkan paling murah dibandingkan dengan Singapura, karena separuhnya ditanggung oleh pemerintah. Subsidi itu sebenarnya bantuan langsung dari negara kepada rakyat melalui mekanisme kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh rakyat. Bahan bakar minyak adalah kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh rakyat untuk berbagai keperluan. Banyak subsidi yang harus diberikan oleh negara kepada rakyat, tetapi subsidi bahan bakar minyak adalah subsidi yang paling besar dan berpotensi mengganggu neraca anggaran belanja beaya negara. Inilah pentingnya satu negara mempunyai ketahanan ekonomi di bidang energi, yaitu dapat membuat industri tetap berjalan, industri berjalan, roda ekonomi tetap berputar, roda ekonomi berjalan, pendapatan negara bertumbuh, dan semakin bertambah. Pendapatan negara semakin bertambah, maka rakyat sejahtera. Sekarang rakyat tidak lagi menggunakan kerosene sebagai bahan bakar rumah-tangga, sebab kerosene dialihkan menjadi avtur yang lebih menguntungkan negara, sedangkan pengganti kerosene adalah gas cair butane-butylene yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai gas elpiji. Untuk sementara negara bernapas lega, sebab beban subsidi berkurang.
Bukan perkara mudah menyadarkan lebih 250 juta penduduk
negeri ini untuk berpartisipasi kampanye hemat energi. Budaya panutan mungkin
hanya sampai dua perioda kepemimpinan kepala negara, pada perioda berikut belum
tentu kepala negara yang berikut dapat memberi panutan yang sama, maka yang
dibutuhkan untuk mengubah mind-set bangsa ini adalah melalui pendidikan peningkatan
mutu karakter bangsa, yakni satu bangsa yang mempunyai kesadaran menggunakan
secara terukur, meningkatkan effisiensi dan efektivitas penggunaan sumber
energi yang ada. Jadi, perlu ada kebulatan tekad dari bangsa ini sendiri.
Dulu, di Jakarta ada satu asumsi, bahwa dapat disebut kaya
secara materi harus mempunyai sedikitnya satu mobil, maka semakin tinggi
penghasilan semakin besar nafsu untuk memilki banyak mobil supaya dipandang
kaya oleh lingkungan sosialnya. Kondisi sosial seperti ini tentu dimanfaatkan
oleh dealer mobil semua merek untuk menawarkan mobil-mobil terbaru mereka.
Mind-set seperti ini mungkin telah terbentuk di masyarakat Jakarta sekitar decade 60. Pada masa itu
orang baru disebut kaya kalau sudah memiliki mobil merek Impala, maka
berlombalah orang untuk memilikinya. Kalau tidak tercapai keinginan dengan
Impala, dapat Bel Air atau Vaughan ,
okay-lah. Sekarang jaman telah berubah, orang disebut berhasil kalau memiliki
BMW, bahkan lebih jauh lagi memiliki Lamborghini atau Ferrari, kalau tidak
tercapai target seperti itu, ya cukuplah Toyota Camry, dan seterusnya sampai
level merek yang lebih rendah. Di Indonesia pada umumnya orang berlomba
memiliki mobil pribadi bukan karena kebutuhan, melainkan untuk menunjukkan
prestisius, maka tak mengherankan kemacetan lalu lintas semakin parah dan
peningkatan polusi udara yang semakin hebat di seluruh kota-kota besar di negeri
ini. Mind-set seperti ini memang harus ditumpas melalui pendidikan seperti
tersebut di atas. Penambahan jumlah jalan raya, flyover, dan underpass tidak
akan menyelesaikan kemacetan lalu lintas, kalau mind-set seperti ini tidak
dilepaskan dari pikiran orang Indonesia ,
maka konsumsi bahan bakar minyak tetap akan semakin meningkat terus. Jadi,
perlu ada kebulatan tekad dari bangsa ini untuk mengubah mind-set yang salah.
Label:
Kebangsaan
Lokasi:
Bekasi, Indonesia
Jumat, 30 Mei 2014
Keselamatan Jiwa Sebagai Manifestasi Tujuan Iman Sejati
Sekalipun engkau belum
pernah melihat Dia, tetapi engkau mengasihi-Nya. Engkau mempercayai-Nya,
sekalipun engkau sekarang tidak melihat-Nya. Engkau bergembira karena suka cita
yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena engkau telah mencapai tujuan
imanmu, yaitu keselamatan jiwamu [1 Petrus 1:8-9].
![]() |
| Jiwa tenteram sebab telah mencapai tujuan iman sejati. |
Bekerja di workshop dengan menaati semua standard operating
procedure dengan benar, maka engkau sudah memberi kontribusi menurunkan angka
kecelakaan kerja. Secara fisik selamat. Mengendarai kendaraan bermotor di jalan
raya dengan menaati semua peraturan lalu lintas, maka engkau sudah memberi
kontribusi menurunkan angka kecelakaan di jalan raya. Tapi jika ada orang
Kristen tanpa setahu tetangganya mempunyai hobby menonton video porno, apa yang
telah mengalami kerusakan pada dirinya? Issue factual di Indonesia saat ini
adalah kejahatan yang disebut faedofilia, yakni penyimpangan seksuil disertai
kekerasan terhadap anak kecil. Pada umumnya korban faedofilia adalah anak kecil
berusia di bawah sepuluh tahun. Berita besar faedofilia terkuak lebar setelah
ada laporan korban faedofilia di Jakarta
International School
dan korban adalah murid laki taman kanak-kanak berusia lima tahun. Semua pelaku adalah petugas kebersihan
sekolah ini. Dua puluh tahun yang lalu berita kejahatan ini pernah terjadi di
Denpasar Bali, pelaku adalah orang Australia , setelah itu
bertahun-tahun kemudian tidak terdengar lagi. Namun, kejahatan ini seperti
gunung es, sebab setelah kasus JIS diinvestigasi, ternyata pelaku dan korban
kejahatan ini di luar kasus JIS banyak dan tak terungkap selama bertahun-tahun,
di Cirebon, Sukabumi, Palembang, mungkin masih banyak kota-kota lain. Siapa
dapat menyangka pelaku-pelaku faedofilia di negeri ini adalah orang-orang
ekonomi lemah, seperti kuli bangunan, pedagang siomay dan juga orang-orang
berprofessi terhormat, seperti guru-guru agama. Pengakuan sebagian besar pelaku
faedolfilia kebiasaan menyimpang mereka dimulai dengan kebiasaan menonton video
porno. Dan, mereka juga pernah mengalami korban faedofilia pada waktu mereka
masih usia kanak-kanak, yakni dubur mereka disodomi.
Dalam Alkitab ada cerita tentang kebejatan moral penduduk Sodom dan Gomorah.
Penduduk kedua kota
ini sudah terbiasa melakukan seks bebas dan hubungan seks abnormal. Sodomi
adalah hubungan kelamin yang abnormal, yakni pennies laki yang sudah ereksi
dimasukkan ke dalam dubur sesama jenis atau berlawanan jenis. Mungkin kata
sodomi ini berasal dari nama kota
ini. Tuhan sangat murka atas kebejatan moral penduduk kedua kota
ini, maka mereka dimusnahkan melalui fenomena alam, yakni belerang yang berasal
dari gunung meletus membakar habis Sodom
dan Gomorah. Mungkin satu dua orang kota ini ada
yang lolos dari bencana alam dan keturunan perbuatannya sampai ke Indonesia .
Dalam kasus ini istilah normal atau di luar kenormalan dipandang dari sudut
biologis saja. Misalnya, hubungan seks yang normal dipandang dari sudut
biologis adalah masuknya pennies yang ereksi ke dalam vagina dan kemudian
mengeluarkan sperma begitu keduanya mencapai orgasme. Di luar cara ini disebut
tidak normal. Walaupun disebut melakukan hubungan seks normal secara biologis,
dapat menjadi disebut di luar kenormalan jika dikaitkan dengan moral yang
menjadi standar Alkitab, bahwa hubungan seks normal hanya boleh dilakukan oleh
pasangan suami isteri yang sah.
Orang yang bertindak di luar kenormalan, karena pikirannya
tidak mampu mengendalikan emosinya. Engkau boleh saja tertawa lepas sepuasmu
dalam satu acara pesta, mendengar cerita lucu dari seorang teman, atau
menyaksikan tayangan lucu pada satu program tv. Manusia sehat mempunyai akal
untuk mengendalikan emosi yang terlepas dari jiwa. Tuhan sendiri mengajarkan,
bahwa di tempat pesta engkau bergembira, sebaliknya di tempat duka engkau berempati
atas kedukaan orang lain. Inilah kemurahan Tuhan manusia diizinkan meluapkan
berbagai emosinya, sebaliknya engkau juga tidak dapat semau sendiri tanpa batas
melampiaskan kemarahan. Engkau marah dan memukul orang menunjukkan, bahwa
engkau membiarkan emosimu menguasai akal sehatmu. Orang sehat tidak membiarkan
emosinya meledak-ledak menguasai pikirannya, sebaliknya manusia tanpa emosi
adalah seperti batu yang kepanasan di tengah terik matahari dan kedinginan di
tengah dinginnya udara malam.
Orang yang bertindak di luar kenormalan, maka jiwanya tidak
tenteram. Dan, orang yang jiwanya tidak tenteram pasti mudah tersinggung. Dalam
Alkitab terdapat cerita tentang orang laki Gerasa, tangan dan kakinya dirantai.
Jika roh jahat datang merasuki jiwanya, dia suka berteriak-teriak sambil
mengelilingi kuburan dan roh jahat membuatnya menggelepar-gelepar di tanah.
Orang ini menjadi tenang kembali jiwanya, ketika Yesus Orang Nazaret mendekati
dirinya. Di dalam diri Yesus ada Roh Tuhan yang berkuasa dan perkasa atas semua
roh di bawah langit ini. Iblis, yakni penghulu setan, semua roh jahat, roh
gondoruwo, roh kuntilanak, roh kolor ijo, kolor hitam, setan Arab, mereka takut
menghadapi kuasa Mahabesar dari Yesus. Roh jahat di dalam jiwa orang ini
menyebut diri sebagai legion, karena banyak roh merasuki jiwanya. Atas perintah
Yesus semua roh jahat yang merasuk jiwa orang Gerasa ini keluar dan pindah ke
dalam ribuan babi yang tidak jauh dari tempat itu, maka barulah kemudian jiwa
orang ini tenang kembali. Ciri umum orang yang mengalami kerasukan roh jahat
adalah memiliki kekuatan fisik di luar batas kemampuan manusia normal, misalnya
dapat mengangkat beban sampai seberat sepuluh kali berat tubuhnya. Namun, tidak
semua kasus perbuatan di luar kenormalan adalah akibat jiwa manusia yang
dirasuk oleh roh-roh jahat.
Roh hanya menerima segala sesuatu yang bersifat rohani,
yakni firman Allah, sebaliknya jiwa adalah tempat penampungan emosi yang
bersifat duniawi. Roh manusia adalah nafas yang ditiupkan oleh Allah ke dalam
jasad manusia sehingga manusia hidup. Pada waktunya manusia mati, rohnya lepas
dari jasadnya, roh kembali kepada Dia yang mengaruniakan, maka manusia tidak
beda dengan debu yang kembali menjadi tanah. Roh adalah nyawa manusia yang
membuat manusia hidup. Tanpa firman Allah, maka manusia menjadi sombong,
menganggap dirinya adalah pusat kehidupan; manusia menjadi manusia dengan
gambar dan rupa Allah yang semakin suram; manusia yang hidupnya tanpa harapan,
mudah terombang-ambing oleh berbagai ajaran yang menyesatkan. Orang Kristen
adalah manusia yang telah memiliki Roh Kebenaran sebab kasih karunia Allah
melalui Kristus, tetapi masih menetap di dunia yang fana dan mempunyai nafsu
kedagingan. Jiwa adalah manusia secara keseluruhan masih memerlukan penyegaran supaya
dapat melepaskan emosi dengan sehat. Bagi yang mempunyai uang, banyak orang
Kristen berlibur ke luar negeri untuk mendapatkan penyegaran jiwa kembali.
Banyak perusahaan membuat program liburan tahunan untuk kepentingan penyegaran
jiwa bagi semua pekerja-pekerjaa mereka. Tujuannya adalah pekerja menjadi
kembali lebih bergairah bekerja setelah masa liburan usai. Rasul Paulus
berkata, bahwa latihan fisik memang berguna tetapi terbatas saja kegunaannya
selama di dunia. So? Harus ada keseimbangan antara yang rohani dan tubuh dan
jiwa. Dengan cara apa engkau menyegarkan rohanimu supaya tetap fit?
TUHAN menyegarkan jiwaku [Mazmur xxiii:3]. Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair,
demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah [Mazmur xlii:2]. Dari Daud. Jangan marah karena orang yang berbuat
jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang; sebab mereka segera
lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau. Percayalah kepada
TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah dinegeri dan berlakulah setia, dan
bergembiralah karena TUHAN; maka Dia akan memberikan kepadamu apa yang diingin
hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Dia
akan bertindak; Dia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang dan hakmu seperti
siang. Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah
karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu
daya. Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu
hanya membawa kepada kejahatan [Mazmur
xxxvii:1-8]. Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan
firman-Mu [Mazmur cxix:26].
Pasal-pasal Mazmur yang tertulis di sini adalah Mazmur yang ditulis oleh Daud,
Raja Yehuda, semuanya mencakup masalah kejiwaan. Melalui mazmur Daud memuji dan
memuliakan TUHAN. Ia dapat memuji dan memuliakan TUHAN dengan mazmur sebab dia
dapat meletakkan pikiran [kehendak] TUHAN ke dalam pikirannya. Jadi, jika
engkau sering memuji dan memuliakan TUHAN, engkau telah menyegarkan jiwamu
sendiri dengan perkataan Allah. Mazmur memang dinyanyikan, engkau mempunyai
kebebasan mengenai notasi dan rythme ketika menyanyikan mazmur.
![]() |
| Segarkan jiwamu dengan firman Allah. |
Jiwa kita adalah jendela kehidupan menuju keadaan rohani
yang lebih baik. Rumah siapa yang mempunyai jendela, tetapi jendelanya selalu
tertutup? Pada pagi hari semua jendela harus dibuka supaya udara memberi
kesegaran dan cahaya matahari dapat menghangatkan seluruh ruangan di dalam
rumah, maka ada kehidupan yang sehat di dalam rumah ini. Jangan mengeraskan
hati nuranimu untuk membuka jiwamu terhadap segala sesuatu yang membangun rohanimu.
Bila emosi di dalam jiwamu telah dibangkitan dan bergairah, tidak sulit
selanjutnya menerima kebenaran dari Roh Kebenaranng membuat kualitas rohanimu
semakin meningkat lebih baik. Karena itu jagalah jiwamu terhadap segala sesuatu
yang dapat merusak ketenteraman jiwamu, yakni pergaulan yang tidak sehat.
Sekarang
engkau gembira karena telah mencapai tujuan imanmu, yakni keselamatan jiwa.
Orang yang telah diselamatkan jiwanya tenteram jiwanya dalam hadirat Kristus
dalam kematiannya. Orang yang telah diselamatkan di dalam Kristus ketika
menghadapi waktu kritis menjelang kematian, dia tetap tenteram jiwanya, karena
dia mengetahui ke mana dia akan pergi setelah rohnya pergi, yakni ke Rumah Bapa
yang abadi dan di sana telah disediakan baginya. Di dalam Alkitab terdapat satu
cerita tentang orang yang sangat kaya tetapi kikir terhadap orang miskin ketika
masih hidup. Kemudian orang kaya kikir ini mati dan masuk ke dalam Hades, yakni
dunia orang mati. Orang kaya kikir ini memohon-mohon kepada Abraham supaya dia dapat
menyampaikan keadaannya kepada saudara-saudara lainnya yang masih hidup supaya
mereka jangan mengalami keadaan seperti yang dialaminya di Hades ini. Tapi
Abraham tidak dapat berbuat seperti yang dikehendaki oleh orang kaya kikir ini,
sebab antara orang mati dan yang masih hidup terdapat jurang yang sangat dalam
dan lebar tak berhingga. Ini adalah realitas Injil, bahwa sampai kedatangan
Kristus yang kedua kali, maka siapa pun yang belum diselamatkan di dalam
Kristus, dia tetap dalam keadaan jiwanya tidak tenteram dalam kematiannya.-
Label:
Roti Kehidupan
Lokasi:
Bekasi, Indonesia
Jumat, 09 Mei 2014
Sarjana Teologi Itu Akhirnya Menjadi Penggoreng Ta.hu
![]() |
| Malam perpisahan. Menyanyi. |
Sebut saja namanya, Anton Bondo. Sebetulnya namanya adalah
Anton Banda, pemuda tampan berasal dari kepulauan Maluku menetap di Kampung
Bandan, Jakarta Utara. Keluarga orang tuanya di situ satu-satunya orang Maluku
di lingkungan kebanyakan orang Jawa dan juga satu-satunya orang Kristen. Namun,
sejak kecil dia oleh semua tetangga di situ dipanggil sebagai Anton Bondo.
Biasalah orang Jawa, semua yang berakhiran huruf a disebut o, tetapi lama-lama
huruf akhir a juga berubah menjadi o. Misalnya Widiyanta, menyebutnya
Widiyanto, lala-lama ditulis juga menjadi Widiyanto. Siapa saja yang belum
mengenal betul dengan Bung Anton Banda, maka pemuda tampan ini selalu dipanggil
mas Anton atau mas Bondo. Tapi mas Bondo ini juga senang dengan panggilannya
seperti ini.
Sejak kecil dia bericita-cita menjadi guru agama, maka
ketika dia selesai dari sekolah lanjutan tingkat atas dia melanjutkan sekolah
tinggi teologi di Bandung .
Ia adalah seorang mahasiswa yang berdedikasi terhadap bidang yang ditekuninya
dan mahasiswa yang luwes bergaul. Orang Ambon
itu kalau tidak menjadi preman tengik, maka dia adalah seorang pendeta yang
saleh. Ia tidak perduli dengan stigma ini terhadap kehidupan sosial orang Ambon . Dengan penuh semangat dia berkata, bahwa dia akan
melayani suku bangsanya untuk menghalau stigma ini. Ya, benar apa katanya,
bahwa stigma hanya dapat dihalau dengan prestasi. Orang Ambon adalah suku
bangsa yang musical di negeri ini, maka tak mengherankan banyak prestasi musik
telah diraih oleh orang Ambon . Sebut saja
beberapa nama, Bob Tutupoly, Broery Pesulima, Glenn Fredly, dan masih banyak
yang lain. Temanku yang satru ini, mas Bondo termasuk merdu suaranya, seperti
Matt Monroe.
Di Bandung dia sering membantu keluarga bang Agan yang
berjualan gorengan tempe ,
ta.hu, ubi, singkong dan ta.pe tidak jauh dari stasiun kereta api. Dari
pekerjaan ini dia mendapat uang jajan tambahan sebesar lima ratus ribu rupian setiap bulan. Bekerja
setiap hari dari pukul tiga sore sampai delapan malam, kecuali hari Minggu, dia
libur. Uang tambahan yang lebih dari cukup untuk menikmati masa muda di Bandung mengingat uang
kiriman dari orang tua yang sering terlambat. Kemudian dia pindah professi
mencari uang tambahan dengan berjualan martabak manis di tempat tidak jauh dari
terminal Kebon Kelapa. Merek dagang martabak tempat dia jualan adalah Martabak
Manis Bang Ogin. Tuhan memberkati tempat usaha jualan martabak ini. Terbukti
selama dia membuat martabak di sini sampai dia menyelesaikan kuliah, tempat
jualan ini paling banyak dikunjungi oleh orang-orang yang akan menuju Jakarta atau datang dari Jakarta . Dan, mungkin statistic akan
mencatat, bahwa pembeli martabak di sini sebagian besar adalah kaum perempuan.
Harap tahu saja, jarang sekali memang penjual martabak adalah orang Ambon dan temanku ini termasuk golongan hitam dan ganteng
… and always keep smiling. Kalau dia sedang tersenyum, waaaah deretan
gigi-giginya yang putih dan rata pasti akan membuat ibu-ibu muda dan semua
perempuan yang sedang menunggu martabak akan menghela nafas panjang sejenak.
Bertahun-tahun
telah berlalu setelah dia diwisuda menjadi sarjana teologi lulusan terbaik di
universitasnya, maka kembalilah dia ke kota
kelahirannya. Aku sendiri selama bertahun-tahun setelah perpisahan di terminal
Kebon Kelapa tidak pernah lagi mengetahui keadaannya bagaimana. Ada yang pulang
ke Medan, ada yang pulang ke Manado, ada yang pulang ke Nabire, tetapi lebih
banyak yang tetap di kota-kota di pulau Jawa. Pada satu hari, aku dalam perjalanan
pulang ke Sawangan dari urusan di Cempaka Putih melewati Jalan Radio Dalam menggunakan
motor Honda. Aku berhenti sebentar untuk istirahat di suatu warung es degan.
Waktu menunjukkan pukul empat sore. Di dalam Tuhan tidak ada yang kebetulan,
aku berhenti di warung es degan bersebelahan dengan gerobak gorengan ta.hu. Di
bagian depan gerobak tertulis pada banner dengan jelas ta.hu goreng krispi
Nurlailah. Ramai sekali pengunjung gorengan ta.hu ini. Kebanyakan yang beli
adalah ibu-ibu muda dan gadis remaja SMA. Ternyata man! Penggoreng ta.hu ini
adalah teman lama waktu kuliah di fakultas teologi dulu, mas Bondo, mahasiswa
dengan nilai IPK tertinggi. Aku pernah merasakan ta.hu krispi seperti ini di
tempat lain di Cawang Kavling. Tekstur ta.hu ini lebih ringan dibandingkan
dengan umumnya ta.hu pada volume yang sama sehingga ketika digoreng dengan
minyak yang panas, ta.hu ini mengembang dan isinya agak kopong. Diselimuti
dengan tepung yang membuatnya menjadi krispy. Rasanya gurih, kress, kresss
seperti makan kripik. Ah, sarjana teologi ini akhirnya menjadi penggoreng ta.hu
terlaris di Jakarta Selatan.-
Rabu, 30 April 2014
Yesus Menderita Sengsara Karena Konspirasi Politik Di Palestina
Pontius Pilatus memang
mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki [Matius 27:18].
Sesuai menurut penyataan iman rasuli, yakni percaya, bahwa Yesus
menderita sengsara pada waktu pemerintahan Pontius Pilatus
yang menjadi gubernur wilayah jajahan Romawi di Palestina. Berbicara tentang
pemerintahan berarti berbicara tentang kekuasaan dan kekuasaan adalah kendaraan
untuk mencapai tujuan pilihan politik orang yang sedang berkuasa. Manusia
sesungguhnya tidak mungkin terlepas dari dunia politik, sebab politik adalah
satu dari banyak aspek yang mengelilingi kehidupan manusia. Di Indonesia setiap
lima tahun
orang mengikuti pemilihan calon legislator dan calon presiden dan wakil
presiden. Kemudian disusul pemilihan kepala daerah, yakni gubernur dan wakil
gubernur, selanjutnya bupati dan wakil bupati. Politik sendiri dalam arti yang
terbatas berarti kepentingan. Tapi mendekati dan berbuat baik terhadap seorang
ibu yang mempunyai anak perempuan cantik untuk dijadikan calon isteri tidak
tepat dikatakan mempunyai strategi politik. Pernyataan yang tidak lazim. Urusan
politik biasanya untuk kepentingan yang sangat luas dan jangka panjang.
Misalnya, Salomo menikahi banyak perempuan dari bangsa kafir sebagai strategi
politik supaya kerajaan tidak diganggu oleh kerajaan lain yang lebih kuat.
Majapahit menjadi semakin lemah karena strategi politik yang dijalankan oleh
Kerajaan Islam Demak dengan cara memberi umpan perempuan Cina menjadi isteri
petinggi-petinggi Majapahit.
Hati nurani. Adalah suara hati manusia yang
terdalam dan sedalam-dalamnya dan paling jujur. Ingatan manusia itu seperti
danau luas dan dalam. Danau pikiran yang luas dan sangat dalam sekali, setiap
hari engkau isi dengan perbendaharaan kata baru. Seperti benda yang melayang
tenggelam ke tempat terdalam dan diam di situ bertahun-tahun sejak kau lahir.
Orang pertama yang memberimu kata-kata adalah ibumu sendiri. Simpanlah danau
pikiranmu dengan kata-kata yang bernilai indah, seperti kejujuran, kelembutan
hati, hormat, responsibilitas, kasih, kesabaran, damai sejahtera, kemurahan,
melayani, dan seterusnya sampai hatimu meluap penuh kebahagiaan. Tapi ada juga
seorang ibu yang tega hati berkata kasar kepada anak perempuannya dengan
kata-kata seperti, ngentot luh, ngewek luh, dasar pereks luh. Kasihan anak ini
sejak dini hatinya sudah dibombardir dengan kata-kata yang tidak membangun.
Apakah hati nurani sama dengan bawah sadar? Bawah sadar adalah endapan perasaan
dan respon yang tersimpan di dalam lubuk hati. Bicara hati nurani sejatinya
bicara tentang rasa atau roso kata orang Jawa. Hati nurani tidak ada kaitannya
dengan iman seseorang. Paulus berkata kepada jemaat di Roma dalam suratnya,
bahwa apabila ada bangsa-bangsa lain yang tidak mempunyai hukum oleh dorongan
diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum, maka, walaupun mereka tidak
mempunyai hukum, mereka menjadi hukum bagi diri mereka sendiri. Sebab dengan
itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum ada tertulis di dalam hati mereka dan
suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling
membela [Roma ii:14-15]. Menurut surat Roma ini, bahwa semua
orang, entah dia seorang Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, atau tak
beragama sama sekali tetap mempunyai hati nurani. Hanya manusia yang memiliki
hati nurani, sebaliknya kucing dan golongan mereka tidak mempunyai sama sekali.
Yang membedakan satu terhadap yang lain adalah ada yang peka, sebaliknya ada
yang tumpul. Tuhan menyelidiki hati nurani seseorang, Tuhan Maha Tahu suara
hati seseorang, tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan hati nurani
seseorang [Roma viii:27]. Paulus
mengajarkan kepada Timotius, bahwa mengucap syukur kepada Tuhan harus dengan
hari nurani yang murni [2 Timotius i:3].
Gubernur Pilatus mengetahui, bahwa
orang-orang Parisi, imam-imam, dan tua-tua menyerahkan Yesus kepada pemerintah karena
dengki. Walaupun mengaku orang beragama, bukan jaminan bahwa seseorang adalah
orang yang memiliki hati nurani yang suci murni. Mungkin saja mereka itu
sebetulnya membenarkan ajaran Yesus, tetapi dalam dunia politik orang tidak
melihat ketulusan hati, melainkan kalkulasi untung rugi kepentingan demi
tercapainya tujuan. Imam-imam tentu sudah berkalkulasi, Yesus dibiarkan hidup, maka
mereka kehilangan pengikut dan kemudian akan kehilangan penghasilan, yakni uang
dari jualan hewan kurban. Kedengkian telah mengeraskan hati nurani mereka.
Hasutan. Orang-orang Parisi, imam-imam dan
tua-tua telah menghasut banyak orang untuk meminta kepada Pilatus
supaya Barabas dibebaskan dan sebaliknya Yesus harus dihukum mati [Matius xxvii:20]. Dalam dunia politik
sudah menjadi kelaziman kelompok kuat menghasut rakyat jelata yang lugu.
Hasutan dilakukan baik secara halus, sebaliknya dapat juga secara kasar. Pada
1965 Partai Komunis Indonesia pernah mempunyai anggota partai politik terbesar
di Indonesia pada waktu itu, yakni 2 juta jiwa, terutama di Pulau Jawa sebagai
basis terbesar. Kader-kader partai masuk ke pelosok desa menghasut semua petani
yang kebanyakan buta huruf dan sangat lugu. Mereka diberi janji yang mudah
dicerna oleh pikiran yang sangat lugu, yakni jika ikut menjadi anggota,
kesejahteraan petani akan meningkat. Tanda tangan cukup dengan cap jempol.
Imam-imam dan tua-tua mempunyai kekuasaan yang sangat kuat
memaksa rakyat demi tercapainya tujuan politik mereka. Pada masa itu tidak ada
perlindungan hak azasi manusia, rakyat jelata pastilah ketakutan dengan
intimidasi. Mungkin, dapat saja imam kepala and his gang menyebar issue
negative, bahwa yang tidak mengikuti gerakan ini tidak boleh mengikuti ibadat
di Bait Allah. Alkitab tidak mencatat secara rinci tentang bentuk hasutan imam-imam
dan tua-tua terhadap rakyat. Hasutan memiliki konotasi negative mengajak
orang lain untuk melakukan perbuatan yang diinginkan oleh orang yang menghasut.
Setiap tahun pemerintah Romawi di Palestina mempunyai
kebiasaan melepaskan seorang tahanan atas pilihan rakyat. Tapi suara rakyat
yang mana mewakili pilihan rakyat? Pada waktu itu ada dua tahanan, yang pertama
bernama Barabas dan yang kedua bernama Yesus. Barabas adalah seorang tahanan
yang terkenal kejahatannya di seluruh Palestina, yakni seorang pemberontak dan
pembunuh sadis, sebaliknya Yesus Orang Nazaret ditahan bukan karena melakukan
kesalahan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan negara Romawi. Atas
hasutan imam-imam dan tua-tua terhadap rakyat supaya memilih Barabas untuk
dibebaskan, sebaliknya Yesus harus disalibkan. Dalam dunia politik, hanya
mereka yang tidak memiliki hati nurani, maka mudah dihasut dan melakukan
perbuatan tercela. Dengan kata lain menurut konteks jaman sekarang adalah orang
benar dimasukkan ke dalam penjara sementara koruptor yang telah merugikan uang
negara sebesar triliyunan rupiah dibebaskan dari semua tuntutan tanpa syarat. Karena pandainya penasehat hukum yang dibayarnya.
Cuci tangan. Artinya tidak ikut campur dalam
suatu masalah walaupun mengetahui masalah tersebut atau tidak mau terlibat
dalam kesalahan yang dibuat oleh orang lain. Pilatus
mengetahui masalah yang dihadapi oleh imam-imam dan tua-tua tetapi dia tidak
mau terlibat. Pilatus adalah gubernur yang
mempunyai responsibilitas terhadap ketertiban dan keamanan di wilayah jajahan
Romawi, dia tidak menghendaki jika masalah ini dapat menjadi laporan tidak
menyenangkan tentang dirinya terhadap Roma. Isterinya juga berkata kepadanya,
bahwa dia jangan mengganggu orang ini [Yesus], sebab sepanjang malam mendapat
mimpi yang membuatnya gelisah. Alkitab berkata, bahwa kematian Yesus di kayu
salib adalah nubuat dari Allah. Peristiwa cuci tangan Pilatus
adalah suatu bentuk campur tangan Allah terhadap penggenapan rencana
keselamatan dari Allah melalui Yesus. Cuci tangan adalah suatu bentuk peristiwa
yang biasa terjadi dalam dunia politik. Seorang politisi dalam upaya mencari
selamat sendiri, maka dia tidak segan mengorbankan teman sendiri dengan cara
cuci tangan .
Yesus merelakan diri-Nya menjadi tersangka untuk nafsu dunia
manusia. Siapakah manusia yang mengumbar nafsu dunia ini? Ya, kita inilah
manusia yang sering mengumbar nafsu duniawi. Namun, Dia yang merelakan diri-Nya
untuk menjadi tersangka dan darah-Nya tercurah di kayu salib bersedia juga
menjadi tebusan dosa kita bagi yang percaya.-
Label:
Roti Kehidupan
Lokasi:
Bekasi, Indonesia
Sabtu, 19 April 2014
Ketahanan Ekonomi Di Bidang Pangan
Kecukupan pangan
memberi rasa aman dan sejahtera kepada rakyat dan rakyat hidup dalam
ketentraman. Sehat dan bahagia sebab kecukupan pangan.
Dari sejak zaman Mataram Hindu, paling tidak begitu, sumber
makanan pokok nenek moyang orang Indonesia adalah beras dari tanaman
padi yang dimasak menjadi nasi. Berbagai benih padi ditanam diseluruh Kepulauan
Indonesia sesuai menurut nama tempat padi itu ditanam, seperti Cisadane di
daerah sekitar pengairan kali Cisadane, Cianjur, dan Krawang dari Jawa Barat, Solok
dari Sumatera Barat, Delanggu dari Jawa Tengah, Mojowarno dari Jawa Timur, dan
seterusnya. Beras yang diproduksi sebagian besar berasal dari budaya tanaman
padi basah [hydro-plantation culture]. Dari sejak zaman Majapahit, orang Indonesia
berlimpah dengan beras tidak perlu impor dari kerajaan tetangga, hal ini
menunjukkan bahwa dari sejak dulu sector pertanian adalah kultur yang sangat
dikuasai oleh bangsa ini dan menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi dibidang
pangan. Generasi awal Kesultanan Yogjakarta, Sultan Hamengkubuwana I sangat
memperhatikan kesejahteraan rakyat di bidang pangan, utamanya beras. Ketika
sultan ini melakukan dua kali penyerbuan ke Batavia pada 1628 dan 1629, maka yang
diutamakan terlebih dahulu adalah logistic beras. Tentara tidak akan dapat
bertempur kalau perut sedang lapar.
![]() |
| Tanaman padi di Blitar. |
Setelah Perang Jawa selesai yang berakhir pada 1830, orang
Jawa mengalami kesulitan mendapatkan beras, sebab sebagian besar sawah banyak
ditinggalkan oleh pemiliknya mencari tempat yang dirasakan lebih aman
dibandingkan berada di Yogjakarta. Banyak orang Jawa melakukan migrasi dari
Jawa Tengah ke Jawa Timur. Kesulitan untuk mendapatkan beras terjadi pada
puncaknya perintah Tanam Paksa oleh pemerintah colonial Hindia Belanda pada
pertenganhan abad 19. Rakyat dipaksa untuk menanami 20 persen dari tanah
miliknya dengan tanaman komoditas ekspor, seperti kopi, teh, dan tembakau.
Walaupun hanya 1/5 bagian saja, faktanya rakyat tidak dapat mengelola sawah
mereka lagi, sebab kerusakan tanaman komoditas ekspor dalam proses penanaman
harus ditanggung oleh rakyat sendiri, sehingga hasil panen padi tidak lagi
mencukupi kebutuhan, akibatnya terjadi kelaparan di mana-mana. Diperkirakan
korban mati kelaparan di seluruh Jawa adalah 20000 jiwa, terutama di sepanjang
pantai utara Jawa.
![]() |
| Di suatu tempat di Blitar. |
Juga masih dalam pemerintahan colonial Hindia Belanda,
sedikit demi sedikit orang Jawa ditransmigrasikan ke Lampung Selatan untuk
mengurangi beban kependudukan di Jawa. Di tempat yang baru ini orang Jawa
membuka sawah baru seperti di tempat asal mereka dulu, yakni persawahan padi
basah. Transmigrasi dilanjutkan lebih intensif sesudah Indonesia merdeka pada masa
pemerintahan Presiden Soeharto. Banyak orang Jawa ditransmigrasikan ke Lampung Utara
dan Tengah, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan
sampai Papua. Indonesia
pernah mengalami surplus beras, tetapi memasuki decade 70 pemerintah
membelokkan kebijakan dari negara berbasis agraris menuju industri. Tidak
tanggung-tanggung, utamanya adalah industri dirgantara. Banyak pemuda dari
desa-desa dan dari luar Pulau Jawa menuju kota-kota besar seperti Jakarta , Bandung , dan Surabaya bekerja di sector
industri. Pola pikir telah berubah, bahwa menjadi buruh di pabrik lebih
menjanjikan dibandingkan menjadi petani di desa. Inilah awalnya bencana Indonesia
kekurangan beras. Banyak tanah persawahan produktif yang berubah fungsi akibat
perluasan industri dan pertambahan penduduk. Pemerintah juga memberi peluang
eksploitasi bahan tambang dan hasil hutan di Indonesia bagian Timur. Tapi dalam
pelaksanaannya dilakukan tanpa mempertimbangkan ekosistem, sehingga semakin
banyak saja tanah yang rusak. Impian Soeharto membangun sawah satu juta hektar
tinggal kenangan isapan jempol belaka. Impian ini adalah hasil rumusan
pertemuan semua taipan Indonesia di Jimbaran, Bali .
Satu indikasi, bahwa orang ini telah mulai tidak dipercayai lagi oleh
orang-orang yang dulu berpura-pura setia mengelilinginya.
Ada yang mempunyai pemikiran industri dimulai dari tekstil,
maybe melihat dari keberhasilan India dan Italia, ada yang berpikir memulai
dari automotive, maybe melihat dari keberhasilan Jepang, ada yang berpikiran
rada ekstrem, yakni dimulai dari dirgantara, sebab melihat keberhasilan Prancis
dan Jerman. Hasilnya apa yang kau lihat? Tekstil tidak, automotive tidak,
bahkan dirgantara pun tidak. Betul juga kalau dikatakan, bahwa orang Indonesia
itu hangat-hangat tai sapi. Artinya, semangat luar biasa pada awalnya, tetapi
tidak lama kemudian, … pesssssss hilang lenyap rencana indah dari ingatan.
Gombal! Semua bangsa membangun kehidupan dimulai dari kultur pertanian.
Walaupun pada akhirnya banyak di antara mereka berhasil maju menjadi negara
industri, kultur pertanian tidak pernah sama sekali mereka tinggalkan. Lihat
saja, Jepang melesat sebagai negara industri kedua terbesar di dunia setelah
Amerika, tetapi mereka tidak meninggalkan kultur pertanian, bahkan mereka mampu
mencukupi kebutuhan pangan utama, yakni beras. Belanda juga terhitung sebagai
negara industri manufaktur, tetapi kultur pertanian jalan terus, dan negeri ini
adalah produsen hasil pertanian terbesar di Eropa. Amerika sebagai kampiun
industri dunia, tetapi tidak sama sekali meninggalkan kultur pertanian. Negeri
Uncle Sam layak disebut sebagai lumbung dunia terbesar, sebab tanaman pangan
apa saja konsumen dunia ditanam di sini, seperti gandum, beras, kedelai, red
bean, green bean, peanut bean, dan seterusnya. Tanpa kedelai Amerika, maka
tidak ada tempe dan ta.hu di Indonesia . Jadi, jika Amerika mau
boikot kedelai, kalian orang Indonesia
tidak akan dapat makan tempe
dan ta.hu selamanya.
Pentingnya suatu negara memiliki ketahanan ekonomi di bidang
pangan, yakni memberi kontribusi sebagai sumber devisa negara dalam perdagangan
antar negara dan negara menjadi lebih berdaulat melalui kekuatan ekonomi yang
dimilikinya, yakni memiliki bargaining yang tinggi jika suatu negara lain
mencoba melakukan tekanan politik. Kemampuan ini memberi rasa aman dan
sejahtera kepada rakyat dan rakyat hidup dalam ketentraman. Sehat dan bahagia
sebab kecukupan pangan. Jika ketiga kondisi ini terpenuhi, yakni rasa aman,
sejahtera, dan hidup tenteram, tidak sulit bagi negara meminta kepada rakyat
untuk memberi feedback kepada negara, misalnya membayar pajak, bela negara demi
keamanan, menjaga ketertiban bersama, dan seterusnya. Dan, biasanya suatu
negara yang memiliki kecukupan pangan, maka negara dalam kestabilan tinggi.
Sebelum Revolusi Prancis meletus, negara ini diawali oleh kondisi rakyat yang
kelaparan kekurangan pangan [roti], sebaliknya di istana, raja dan ratu
berpesta pora. Jika suatu negara tidak mempunyai ketahanan ekonomi di bidang
pangan, tidak ada bedanya dengan anjing kelaparan. Anjing yang kelaparan akan
dikenyangkan oleh makanan yang diberikan oleh seseorang dan anjing ini menjadi
setia dari pemberian-pemberian “Tuan Yang Baik Hati”. Tuan Yang Baik Hati
hanyalah satu metafora negara yang mendikte negara lain demi kepentingan negara
pendikte. Kalau masih mempunyai harga diri tidak mau didikte oleh negara lain,
rakyat akan berontak seperti pada rovolusi yang pernah terjadi di Prancis.
Sebelum melangkah jauh menuju teknologi industri, Tuhan
terlebih dahulu mengajarkan manusia mengolah tanah untuk menghasilkan pangan,
yakni pangan pokok bagi banyak bangsa. The Holy Bible sendiri yang mengatakan
demikian, bahwa manusia pada mulanya memenuhi kebutuhan makan dari hasil
pertanian. Kita sebagai suatu bangsa yang belum ada apa-apanya sudah berani
sesumbar, sebentar lagi kita akan take off menuju negara industri. Sebetulnya
kita adalah suatu negara zamrud khatulistiwa yang kaya dan makmur, tetapi
bangsanya tidak sejahtera selama hampir 70 tahun setelah merdeka, sebab negara
ini dikelola oleh banyak manusia yang tidak mempunyai hati nurani. Mereka
adalah petualang teknokrat di bidang industri dan ekonomi. Orang Indonesia
berdosa secara kolektif kepada Tuhan, yakni tidak mengelola tanah secara benar
untuk memelihara kultur pertanian. Sebagai bangsa yang ingin mengembangkankan
diri ke arah industri, seharusnya mengutamakan industri berbasis pertanian
untuk memperkokoh ketahanan ekonomi di bidang pangan. Di dunia ini tidak ada
ceritanya begini, tiba-tiba Amerika mempunyai pesawat terbang Boeing 747,
Inggris mempunyai pabrik mesin pesawat terbang Rolls-Royce, Prancis mempunyai
Concorde, atau Jerman mempunyai tank Leopard. Namun , Indonesia
itu adalah bangsa yang doyan pamer kepada tetangga, bangsa yang suka membuat
proyek mercu suar, padahal dapurnya tidak mempunyai beras lagi. Nih, kami punya
industri pesawat terbang. Biar nyaho dah kalian lihat siapa kami. Inilah yang
disebut sesumbar.
Mari kita belajar dari kisah Yusuf, yakni orang Israel
yang ditunjuk sebagai Mangkubumi oleh Firaun, raja Mesir. Yusuf menafsirkan
mimpi [penglihatan] Firaun, yakni raja melihat 7 ekor sapi yang sangat gemuk
keluar dari Sungai Niel kemudian memakan semua rumput yang ada di tepi sungai.
Kemudian dari sungai yang sama muncul 7 ekor sapi yang sangat kurus dan jelek
rupanya. Semua sapi kurus ini kemudian menelan semua sapi gemuk tadi. Raja juga
melihat dalam impiannya 7 bulir gandum yang buruk dan 7 bulir gandum yang
bagus. Semua bulir gandum yang buruk ini menelan semua bulir gandum yang baik.
Arti mimpi ini adalah Mesir akan mengalami 7 tahun masa kelimpahan produk
pangan, kemudian segera disusul dengan 7 tahun masa kelaparan yang hebat di
seluruh negeri. Solusi yang diberikan kepada raja adalah selama 7 tahun masa
kelimpahan pangan, maka rakyat diharuskan menyerahkan 1/5 bagian produksi
gandum kepada raja. Gandum ini disimpan di dalam lumbung milik kerajaan. Gandum
tabungan milik kerajaan ini akan dilepas pada saat negeri ini memasuki masa
paceklik sehingga negeri terhindar dari bencana kelaparan. Yusuf menerima
mandate dari raja untuk mengelola seluruh tanah pertanian di Mesir supaya
bangsa Mesir tidak mengalami bencana kelaparan selama masa paceklik. Yusuf
menjadi orang kedua setelah Firaun yang diperintahkan untuk menciptakan
ketahanan ekonomi Mesir di bidang pangan. Dan, Yusuf berhasil!
Cerita Yusuf ini terjadi 4000 tahun sebelum masehi di Mesir
yang pada waktu itu pernah menjadi imperium yang disegani di wilayah
Mediterannian. Indonesia
tentu saja tidak dapat menelan pembelajaran di atas secara hurufiah mengingat
perilaku ekonomi pada masa itu berbeda dengan sekarang. Pada masa itu perilaku
ekonomi di Mesir sangat mempercayai mimpi atau penglihatan. Untuk konteks masa
kini perilaku ekonomi bangsa Mesir melalui mimpi dapat disamakan dengan
menganalisa statistic. Dari masa ke masa setiap negara pernah mempunyai problem
ekonomi seperti yang dialami oleh Indonesia sekarang ini, solusi
pasti berbeda karena konteksnya berbeda, tetapi judulnya tetap sama, yakni
ketahanan ekonomi di bidang pangan. Memasuki masa 10 tahun pemerintahan Soesilo
Bambang Yudhoyono, pemerintah setiap tahun membuka peluang impor berbagai
produk pangan, seperti gula, kedelai, beras, cabai rawit, bahkan garam pun
harus impor. Birokrat lebih menyukai impor pangan, sebab impor memberi peluang
mendapatkan gratifikasi dari pemenang tender impor [pengusaha importer]. Perlahan
tapi pasti sumber devisa negara akan terkuras untuk memenuhi kebutuhan pangan
yang semakin meningkat, sebab jumlah jiwa yang harus diberi makan juga semakin
bertambah. Kondisi ini semakin diperparah lagi dengan semakin sedikit jumlah
generasi muda di desa yang enggan bertani. Mereka lebih suka berbondong-bondong mencari penghidupan ke kota-kota besar. Lalu
siapa yang akan mengelola tanah pertanian di desa yang juga semakin berkurang
luasnya?
Presiden Republik Indonesia berikut terpilih 2014
harus figure yang bersih dari korupsi dan jujur. Tidak memberi peluang impor
terhadap berbagai kebutuhan pangan, khususnya beras, sebab impor pangan dalam
jangka waktu lama akan melemahkan semangat bertani. Orang ini harus mempunyai
background pertanian dan kehutanan, supaya mempunyai perhatian yang lebih focus
terhadap sector pertanian dan demografi. Tanah pertanian yang banyak rusak di
berbagai tempat di Indonesia
akibat pemerintahan pada masa lalu lebih memfokuskan dengan pertumbuhan ekonomi
melalui peningkatan pajak dari hasil pertambangan di Kalimantan Timur, tetapi
hasilnya tidak sepadan dengan kerusakan tanah persawahan akibat penambangan
batu bara yang berdekatan dengan persawahan rakyat, membutuhkan banyak
perhatian untuk diperbaiki kembali. Pemerintah harus lebih focus pembangunan
rumah susun [khususnya di Pulau Jawa], sebab perluasan perumahan yang selama
ini dilakukan, yakni ke arah horizontal sangat menguras tanah yang seharusnya diperuntukkan bagi
persawahan produktif. Melalui mekanisme badan koordinasi keluarga berencana,
pemerintah mengendalikan jumlah penduduk. Rakyat butuh kondom dan beras.-
Label:
Kebangsaan
Lokasi:
Bekasi, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)





