Jumat, 08 Maret 2013

Tidak Ada Pekerjaan Yang Sulit Untuk Dilakukan

Dibikin oleh Atik.
Kami pernah mempunyai seorang pembantu rumah tangga yang telah mengabdi selama 11 tahun di tempat tinggal kami sekarang ini. Pertama kali gadis muda ini datang, dia dulu masih berumur 17 tahun. Ia gadis sederhana berasal dari satu desa di Lampung Selatan. Namanya? Sebut saja Atik Suparti. Ia adalah generasi kedua dari ayahnya seorang transmigran dari Cilacap. Ayahnya, Suroto adalah seorang petani ulet dan seumur denganku. Jadi, selama bekerja di tempatku, dia sudah kami anggap seperti anak sendiri. Ia telah bekerja di tempat kami untuk membantu sebagian pekerjaan rumah tangga kami. Anak perempuan kami waktu itu masih berusia 2 tahun.

Pada tahun 2003 kami telah mulai membuat roti manis yang kami jual baru terbatas di kantor pusat tempat isteriku bekerja. Di balik kesederhanaan gadis muda ini, ternyata dia memiliki potensi mengembangkan diri lebih dari sekedar pembantu rumah tangga. Ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata semua pembantu rumah tangga yang pernah bekerja di rumah kami. Kami telah mengirimkan dia ke banyak tempat kursus membuat roti dan kue yang banyak terdapat di Jakarta. Hasil dari pendidikan kursus kue cukup memuaskan. Ia mampu mengikuti semua materi yang diajarkan oleh instruktur di tempat kursus. Inilah hasilnya, dia bisa membuat roti dan berbagai kue, seperti Africaine Gateau, Black Forest, dan Lapis Surabaya. Ia hanya seorang lulusan sekolah dasar. Ini menunjukkan bahwa tidak ada pekerjaan yang sulit untuk dilakukan, yang penting ada kemauan untuk belajar.

Lihatlah di sekeliling Anda, begitu banyak anak yang putus sekolah karena satu dan berbagai sebab; mereka menjadi pemandangan memilukan bagi masa depan negeri ini, karena tanpa pekerjaan, mereka rawan tergoda melakukan kejahatan. Jika Anda diberkati kelimpahan harta kekayaan oleh Tuhan, alangkah baiknya Anda menyisihkan sebagian uang untuk membiayai pendidikan kepada orang lain yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi mempunyai potensi untuk maju. Tuhan tidak menutup mata atas segala perbuatan yang telah Anda lakukan untuk orang lain. Anda akan merasakan semakin bahagia, jika Anda membuat orang lain semakin bahagia. Kasih adalah ketika Anda membuat orang lain bahagia, meskipun Anda bukan bagian dari kebahagiaan mereka, demikian kata Julia Robert, aktris film terkenal Amerika.

Roti manis isi kacang merah. Sentuhan Atik.
Semua orang sejak dia lahir telah diberi talenta oleh Tuhan. Tuhan memberi talenta yang berbeda kepada setiap orang, ada yang tiga, dua, dan ada yang hanya satu saja; masing-masing menurut kesanggupannya. Tuhan memuliakan Anda melalui talenta yang diberikan kepada anda. Melalui talenta, Tuhan memberi penghidupan sehingga Anda tidak menjadi orang miskin. Talenta itu adalah harta terpendam yang tersimpan di dalam jiwa Anda. Galilah itu. Mungkin Anda sendiri belum tahu apa talenta yang Anda miliki. Ada orang yang menyadari bakat atau talentanya, sebaliknya ada orang lain yang menunjukkan bakatnya. Jika Anda rajin melakukan segala sesuatu melalui berbagai kegiatan yang Anda kerjakan setiap hari dari sejak masa kanak-kanak, Anda akan menemukan sesuatu yang seharusnya Anda asah setiap hari. Orang malas tidak mau bekerja, tidak akan pernah tahu apa talentanya.

Tuhan menghendaki Anda mengembangkan talenta. Talenta harus dikembangkan, bukan sebaliknya dibiarkan kemudian hilang lenyap karena pemiliknya malas bekerja. Seumpama intan yang Anda dapatkan dari tempat penambangan. Bentuknya masih kusam, kemudian diasah sampai menjadi berlian yang sangat berharga. Talenta itu seumpama investasi, jika memiliki uang satu juta rupiah dan disimpan dibawah bantal, maka sepuluh tahun kemudian jumlah uangnnya tetap sama, tetapi nilainya sudah berkurang, karena inflasi atau mungkin tidak laku lagi karena uangnya sudah ditarik dari peredaran. Orang yang mempunyai talenta bukan hanya sekedar dapat melakukan, tetapi lebih dari itu, yakni mengembangkan. Bukan hanya dapat membuat nasi goreng terasi, dia dapat berbuat lebih dari ini. Misalnya, membuat nasi goreng kambing, bumbu bali daging sapi, semur daging babi, dan seterusnya.

Tuhan menghendaki responsibilitas atas talenta yang Anda miliki, talenta itu adalah amanat. Barangsiapa tidak melakukan talentanya, maka lahannya akan diambil oleh orang lain. Barangsiapa memiliki talenta tetapi tidak memenuhi talentanya, dia akan memperoleh hukuman, yakni hidup dalam kemiskinan. Kegagalan menjalankan talenta adalah karena kemalasan berbuat sesuatu yang berguna untuk sesama. Jika dilahirkan sebagai kelinci, jadilah kelinci yang baik, bukan menempatkan diri sebagai macan. Good luck!!!

Setelah gadis Atik ini tidak bekerja lagi di tempat kami, karena dia menikah, dia mendapatkan pekerjaan sebagai stylish di Jakarta. Aku tidak tahu dari mana dia mendapatkan pelatihan stylish, tetapi toh dia dapat melakukan pekerjaan ini dengan baik. Pelanggan-pelanggan tempat di mana dia bekerja juga bukan orang sembarangan, kalau polisi atau tentara, minimal pangkat mereka adalah letnan. Atik berkata kepada isteriku, katanya dia disukai oleh seorang perwira polisi. Dua tahun setelah dia menekuni pekerjaan sebagai stylish, dia kembali ke desanya di Lampung Selatan, karena dipanggil oleh ayahnya untuk mengurusi ayahnya yang telah tua dan sering sakit. Ia mematuhi permintaan ayahnya dan menetap kembali di desanya seperti dulu lagi. Inilah kehendak Tuhan, karena penghasilan yang besar di salon dapat menggoda nafsu manusia. Kabar terakhir yang aku dengar adalah dia telah bercerai dari suaminya. Janda muda belum punya anak.- 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar