Sabtu, 18 April 2015

Hari Tua Yang Penuh Derita Batin

Tuhan menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki untuk dijadikan teman yang sepadan. Hanya satu perempuan untuk satu istri bagi satu suami adalah keluarga yang sehat dan bahagia, sebab dari sejak semula Tuhan menyediakan satu saja perempuan sebagai teman sepadan bukan dua, bukan tiga, atau empat dan seterusnya.  

Firman Tuhan dari Kitab Raja-Raja episode kedua, pasal sebelas ayat satu sampai sepuluh bertutur tentang keterpurukan Salomo pada hari tuanya. Pada hari tuanya dia tidak menikmati kedamaian batin, sebab kelakuannya sendiri lepas kendali dalam menata keluarga. Ia diberi hikmat oleh Tuhan Yang Mahatahu, sebaliknya dia melakukan perbuatan yang tidak disertai hikmat. Ia mempunyai ratusan istri dan gundik. Leluhurnya tidak ada satu pun yang memiliki istri dan gundik sampai sebanyak ini. Perempuan, yakni ciptaan Tuhan sudah menjadi berhala dalam hidupnya. Kerajaannya dinubuatkan terpecah dua setelah dia mati. Tuhan masih bermurah hati kepadanya, sebab Dia tidak melaksanakan nubuatan ini pada waktu dia masih hidup, karena Tuhan masih memandang Daud, ayahnya.

Banyak orang menginginkan pada hari tua dapat menikmati hidup tenang di satu kota kecil, jauh dari kebisingan dan kesibukan kota besar. Kebanyakan para pensiunan pulang kembali ke kampung halaman masing-masing, sebab kota besar dipandang sudah tidak bersahabat lagi dengan orang seusia para pensiunan ini. Tapi tidak demikian halnya dengan sebagian besar teman-temanku dari Pulau Sumatra, mereka memilih lebih suka tetap menetap di Jawa Barat atau di Jawa Tengah bukan pulang ke Sumatra, bahkan ada yang sampai di Jawa Timur. Ya, anyway pulau Jawa. Bagaimana dengan Blitar? Blitar terletak di lembah Gunung Kelud, kota kecil yang bersih, tenang, dan damai. Apa yang ada dalam pikiran Salomo setelah Bait Allah selesai dibangun? Walaupun dia adalah raja yang diurapi oleh Tuhan Yang Mahakuasa, tetaplah dia adalah manusia biasa yang dapat lengah. Satu-satunya manusia di bawah langit yang bebas dari dosa dan kelengahan sebagai sifat manusia adalah Yesus Orang Nazaret atau Yesus anak Maria.     

Salomo bergantung kepada kekuatan manusia. Apa yang mendorong Salomo bergantung kepada kekuatan manusia? Ada empat factor yang menyebabkan Salomo bergantung pada kekuatannya sendiri, yakni : kecerdasan, harta yang melimpah, kekuasaan, dan perempuan. Di Indonesia ada istilah tiga TA, yakni har[Ta] atau kekayaan, takh[TA] artinya jabatan strategis, dan wani[TA] artinya perempuan. Raja Salomo ini memang raja yang luar biasa dahsyat, sebab belum pernah ada raja sedahsyat dia di bawah langit ini sebelum dan sesudah dia. Tiga TA ini semuanya dimiliki oleh dia, inilah yang membuatnya dahsyat di antara raja-raja yang pernah ada di bumi. Di Pekalongan ada seorang laki mempunyai sembilan orang istri, tetapi playboy ini tidak sekaya konglomerat yang ada di Indonesia, dan tidak mempunyai jabatan penting seperti Ahok. Jadi, tidak sehebat Salomo. Jauh!!!

Salomo adalah satu-satunya seorang raja di bawah langit yang kepadanya Tuhan telah memberi kecerdasan luar biasa dan Dia meletakkan perkataan-Nya dimulutnya sehingga dia dapat berkata-kata penuh hikmat. Semua perkataan hikmat Salomo ditulis di dalam Kitab Amsal. Kecerdasan luar biasa raja ini mengundang kekaguman dari banyak raja dari negara-negara tetangga sampai negara-negara yang jauh dari perbatasan Kerajaan Israel. Mereka datang untuk menyaksikan langsung kebijaksanaan Salomo. Lumrahnya orang cerdas dan berhikmat adalah semakin sombong seiring dengan bertambah umurnya. Kesombongan yang aku maksudkan di sini, nanti akan terlihat ketika raja ini menikahi satu demi satu perempuan-perempuan dari bangsa kafir. 

Banyak raja dari berbagai negara berkunjung ke Kerajaan Israel. Salomo bertambah kaya, sebab setiap kunjungan ke Israel, kepala negara sahabat pasti mereka membawa banyak barang-barang berharga sangat mahal. Raja mulia seperti Salomo tidak mungkin hanya dibawakan satu container berisi lemper daging ayam atau getuk lindri. Misalnya, ratu dari negeri Syeba, perempuan ini membawa unta-unta pembawa container yang berisi rempah-rempah, batangan-batangan emas 24 karat, dan batu-batu berlian yang sangat mahal. Jangankan lemper daging ayam dan getuk lindri, perak saja tidak masuk hitungan dalam persembahan ini. Pada masa itu rempah-rempah masih dipandang komoditi ekonomi yang sangat berharga. Ingat saja dalam pelajaran sejarah, sampai permulaan abad ke 19 yang namanya pala dari Maluku itu masih dipandang berharga di Eropa. Salomo semakin kaya dengan banyak kunjungan dari raja-raja mancanegara. Berkat kekayaan dari Tuhan mengalir terus ke istana Salomo. Tiada hari tanpa berkat melimpah.

Mahkota Salomo disegani oleh Hiram dari Tyrus, yakni kerajaan tetangga di sebelah utara, menurut peta sekarang berada di Lebanon. Hiram mengirimkan ribuan log kayu aras dan sanobar untuk proyek besar pembangunan Bait Allah di Yerusalem. Sebagai raja disegani oleh kerajaan tetangga dan dicintai oleh rakyatnya, maka dia membangun istana megah dan istana ini selesai dalam waktu tiga belas tahun lamanya.

Factor keempat adalah terlalu banyak perempuan bangsa asing dan penyembah berhala yang mengelilingi Salomo dari sejak muda sampai pada hari tuanya. Istri pertamanya sendiri adalah bangsa Mesir. Sebelum terlalu jauh aku bicara tentang perempuan-perempuan Salomo, sebaiknya aku bicara sedikit tentang sejarah pecahnya PD I di Eropa dari 1914 – 1918. Bertahun-tahun sebelum perang ini meletus, sebagian besar negara-negara di Eropa berbentuk monarki parlementer, kecuali Prancis yang sudah menjadi bentuk presidential setelah Revolusi Prancis. Walaupun sudah berbentuk pemerintahan presidenstial, keturunan bangsawan dari Prancis masih eksis dan masih berpengaruh dalam sistem pemerintahan di negara ini. Dan, antar negara-negara kerajaan di Eropa ini beberapa mempunyai ikatan kekeluargaan yang cukup dekat. Dengan kata lain mereka satu terhadap yang lain berbesanan. Mudah ditebak untuk apa mereka membuat hubungan besan, yakni menghindari perang atas sesama negara-negara di Eropa yang pernah terjadi sampai pertengahan abad ke 19. Namun, rancangan manusia selalu bertolak belakang dengan rancangan Tuhan, sebab pada akhirnya Perang Dunia I tidak dapat dihindari dan meletus dipicu oleh terbunuhnya Putra Mahkota Ferdinand dari Kerajaan Austro-Hongaria di kota Sarajevo. Mereka, sesama besan saling bunuh.

Salomo mengetahui, bahwa sepanjang pemerintahan Daud, ayahnya, orang Israel tidak hentinya harus berperang dengan banyak suku bangsa, antara lain orang Filistin, musuh abadi orang Israel, Amalek, Moab, Amon, dan Edom. Bagaimana supaya suku-suku bangsa ini tidak mengganggu Israel? Di mana-mana yang sering membuat gangguan adalah tetangga dekat, bukan tetangga jauh. Mesir memang bukan tetangga jauh, juga tidak dekat, tetapi suka membuat provokasi. Perlindungan yang aman dan murah adalah membuat raja-raja tetangga dibuat senang hati mereka, maka Salomo membuat keputusan menikahi banyak perempuan bangsa kafir tetangga Israel. Logikanya sederhana saja, seorang ayah tidak akan menyakiti anak perempuannya, manakala anak perempuannya telah menjadi istri Salomo. Lagi pula, Salomo adalah raja yang kaya raya dan mengikuti konteks zaman masa itu, perempuan mau dijadikan istri yang ke berapa tak masalah, yang penting masa depan terjamin. Dan, bagi Salomo yang terpenting adalah kerajaannya aman. Perkawinan politis demi keamanan negara.       

Salomo condong hatinya terhadap allah-allah lain. Tuhan telah memperingatkan dengan keras kepada orang Israel, bahwa mereka tidak diijinkan bergaul akrab dengan bangsa kafir. Terlebih kepada para orang tua, Tuhan telah mengingatkan supaya anak-anak perempuan dan anak laki mereka tidak menikah dengan pasangan gelap yang tidak sepadan. Seorang laki menikah dengan perempuan lain iman, maka dia mempunyai kecenderungan bertoleransi terhadap pasangannya yang lain keyakinan. Kondisi yang sama juga terjadi pada seorang perempuan bersuamikan seorang laki lain iman. Setiap hari Salomo mengikuti istrinya yang banyak itu untuk mempersembahkan sesuatu kepada allah yang diyakini oleh masing-masing istrinya. Hanya sedikit waktu yang tersisa dari Salomo untuk Tuhan, bahkan mungkin sering tidak ada sama sekali dan disertai keletihan, bukan keletihan fisik, melainkan keletihan mental. Dari suku bangsa mana saja istri-istri dan gundik-gundiknya yang berjumlah ratusan ini? Mereka ini ada yang dari Mesir, Moab, Amon, Edom, Sidon, dan Het. Sidon sekarang disebut Lebanon, Het sekarang disebut Turki, Moab dan Amon sekarang disebut Jordania, sedangkan Edom di Saudia Arabia bagian timur, di bagian selatan Jordania, di wilayah gurun Arabia. Menurut beberapa arkeolog, bahwa beberapa istri ada yang berasal dari Etiopia di Afrika.

Toleransi terlalu jauh dengan istri yang beda keyakinan, maka kondisi seperti ini dapat menyebabkan terlepasnya kovenen. Abraham, Ishak, dan Yakub menyatakan iman mereka terhadap Allah melalui suatu kovenen. Sebelum Kristus hadir ke dunia kovenen ditandai dengan sunat, yakni memotong ujung kulit batang kontol. Sekarang setelah Kristus hadir ke dunia, maka kovenen ditandai dengan baptis, baik selam maupun percik. Kovenen adalah pernyataan iman seorang percaya kepada Allah, Pencipta langit dan bumi. Semua orang Israel tak terkecuali Salomo telah disunat sebagai tanda pernyataan sahadat atau kovenen. Demikianlah menurut kitab 1 Raja-Raja pasal 11, bahwa dia mengikuti Asytoret, berhala orang Sidon; dia mengikuti Milkom dan Molokh, berhala orang Amon; dia mengikuti Kamos, berhala orang Moab; dan masih banyak lagi berhala-berhala dari istri-istri dan gundik-gundik lainnya yang berjumlah ratusan. Mengikuti terhadap ilah lain berarti telah berbelok hati dari Allah yang telah disembah oleh nenek moyang Salomo.


Salomo membuat Tuhan murka. Salomo telah bertoleransi terlalu jauh dan dalam, sebab dia mengikuti berhala-berhala mereka. Semua yang telah dilakukan oleh Salomo sehubungan dengan istri-istri dan gundik-gundiknya tergolong perzinahan rohani. Pantaslah Tuhan sangat murka, sebab pertama dia tidak memegang ketetapan Tuhan yang selalu diperkatakan berulang kali setiap generasi para abdi Allah, yakni jangan beribadah kepada allah-allah lain selain Allah yang disembah oleh Abraham, Ishak, dan Yakub. Siapa pun tidak menghendaki dirinya dilupakan oleh seseorang yang pernah mencintainya secara mendalam. Tuhan juga tidak menghendaki dilupakan oleh orang yang pernah mengasihi-Nya, sebab Tuhan adalah Allah yang cemburu. Apa kata Tuhan melalui Yeremia tentang orang yang mengandalkan kekuatan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Tuhan, yakni Dia mengutuk orang seperti ini [pasal 17:5-6]. Kedua, Salamo menerima berkat kekayaan dari Tuhan melalui banyak raja di dunia yang seharusnya diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat kerajaannya, sebaliknya harta kekayaan ini digunakan untuk biaya oprasional bagi ratusan istri dan gundiknya selanjutnya kondisi ini menguras devisa negara. Selama bertahun-tahun Salomo menetapkan pajak yang tinggi kepada rakyat. Di mana-mana sampai sekarang, bahwa pajak tinggi adalah kebijakan yang tidak populer.

Melalui kehidupan Salomo, Tuhan mengingatkan orang Kristen yang hidup pada saat ini, bahwa rancangan manusia pasti bertentangan dengan rancangan Tuhan. Rancangan manusia berkecendrungan memikirkan diri-sendiri, sebaliknya rancangan Tuhan walaupun pada awalnya tampak tidak menyenangkan hati, sebenarnya rancangan yang memberikan damai sejahtera. Tujuan Salomo baik, yakni menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi cara yang ditempuh tidak berkenan di mata Tuhan. Orang Kristen harus menjauhi pergaulan yang dapat merusak pertumbuhan iman, sebab dari nama temanmu saja, paling sedikit fifty-fifty engkau sudah dapat mengetahui dari mana asal temanmu ini. Tuhan tidak mengajarkan engkau menikah dengan orang berlainan iman denganmu dan Tuhan tidak mengajarkan engkau memiliki istri lebih dari satu. Imanmu kepada Yesus Orang Nazaret. Ingatlah itu!!!

Dalam kondisi terjepit yang sering engkau rasakan adalah kemanusiaanmu saja, yakni apa yang engkau saksikan melalui matamu, tetapi ini yang justeru sering menipumu. Dunia ini memang tempatnya masalah dari sejak engkau lahir sampai mati dipanggil kembali oleh Tuhan. Jangan engkau memikirkan masalahmu saja, sebaliknya pikiranmu tetap tertuju kepada Tuhan yang memberi kekuatan, harapan, dan jalan kepadamu. Dalam keadaan terjepit, orang yang kurang percaya sering mengambil jalan pintas, tetapi berujung pada kesalahan fatal. Apa kata Yesus terhadap orang yang tidak bergantung kepada Tuhan? [Yohanes 15:5-6] : 

  • Barangsiapa berada di dalam Aku dan Aku berada di dalam dia, dia menghasilkan banyak, sebab di luar, engkau tidak dapat berbuat apa-apa. 
  • Barangsiapa tidak berada di dalam Aku, dia dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar