Sabtu, 30 April 2016

Tiga Golongan Manusia

Moralitas berbicara tentang benar atau salah dalam bertindak. Nilai-nilai kehidupan yang dianggap bermoral di suatu tempat, sebaliknya dapat dianggap tidak bermoral di tempat lain. Orang Katolik lebih menyukai menggunakan kata moral, sedangkan orang Kristen memakai kata etika. Moral;itas biasanya implikasinya adalah tindakan lahir baik atau buruk yang sebenarnya terjadi, sedangkan etika adalah pemikiran sistematis tentang perilaku, motivasi, dan keadaan batin yang mendasari suatu tindakan. Orang semakin dianggap bermoral kalau cara hidupnya semakin memenuhi tuntutan norma. Di London, Inggris ada seorang laki tua yang memasuki masa pensiun sebagi sopir taxi menangis dan mengucurkan air mata di gedung pengadilan. Bagi kebanyakan laki dewasa Inggris menangis dan mengucurkan air mata adalah satu hal yang sangat ditabukan. Orang ini mempunyai satu obsesi, yakni menjadi sopir taxi yang tidak akan pernah ditilang sampai mengakhiri masa kerja sopir taxi. Banyak yang dipikirkan oleh manusia, tetapi rancangan Tuhan saja yang terwujudkan. Satu hari sebelum masa kerjanya sebagai sopir taxi berakhir, dia melanggar rambu di salah satu jalan di London. Apa mau dikatakan? Inggris adalah suatu negara yang sangat menjunjung tinggi moralitas. Di Indonesia orang yang telah dinyatakan sebagai tersangka kasus korupsi ratusan milyar rupiah masih dapat tersenyum tanpa penyesalan. Lain Indonesia, lain Inggris, mo!

Kitab Roma pasal tujuh menjelaskan secara rinci, bahwa manusia dibagi tiga golongan besar dalam hal tingkat kerohanian. Orang disebut semakin rohani kalau cara hidupnya semakin sempurna dalam memenuhi tuntutan kehendak Allah yang benar dan dalam pengambilan keputusan tindakan etis yang selaras dengan tuntutan kasih. Injil Kristus banyak berbicara tentang kemanusiaan, ini berarti melibatkan pemikiran dalam hal pengambilan keputusan tindakan etis. Apakah pantas membiarkan sekelompok orang kelaparan, padahal di situ ada makanan yang dapat dimakan untuk penghalau rasa lapar? Apakah pantas membiarkan ada orang yang hanyut dibawa arus kali Ciliwung, padahal bapak gembala mahir berenang dan pada saat yang sama harus melayani kebaktian Minggu? Yesus Kristus datang ke bumi lebih banyak berbicara tentang kemanusiaan dibandingkan dengan hukum yang banyak dipegang oleh kebanyakan orang pada waktu itu, tetapi dengan pemahaman yang tidak manusiawi. Seperti apa tiga golongan manusia di dunia ini? Dan, siapakah Allah yang benar itu?

Manusia duniawi. Manusia duniawi adalah manusia yang jalan hidupnya, dia sendiri yang menentukannya. Manusia duniawi itu seperti sekelompok domba yang tersesat sebab mencoba mencari jalan hidup sendiri melepaskan diri dari gembala mereka. Seperti kisah seorang anak yang hilang mencari jalan hidup menurut caranya sendiri, tetapi tidak berhasil, sebaliknya dia hidup dalam kesulitan besar; kemudian dia bertobat dan diterima kembali oleh ayahnya yang murah hati. Mereka adalah pada umumnya manusia, orang Kristen, non Kristen, atau ateis. Manusia duniawi adalah manusia yang tidak berhukum. Paulus dengan tegas mengatakan, bahwa semua orang yang dipimpin oleh Roh Tuhan harus taat kepada hukum yang diberlakukan di mana seorang Kristen itu menetap sehingga dengan demikian tercipta ketertiban. Kitab Roma pasal tujuh ayat satu dan dua adalah pendahuluan Paulus berbicara tentang hukum. Ia adalah orang Yahudi menetap di Tarsus (sekarang Turki) tetapi pemegang paspor Kekaisaran Romawi. Ia mengetahui, Kekaisaran Romawi memiliki hukum, wilayah bawahan Romawi memiliki hukum, dan orang Yahudi juga mempunyai hukum, yakni hukum Taurat. Manusia duniawi sebenarnya menyadari, bahwa mereka menetap di suatu negara berlandaskan hukum, tetapi mereka dengan kesadaran sengaja melanggar hukum sehingga merusak ketertiban sosial. Ada banyak orang Kristen masih terikat hubungan pernikahan, tetapi kemudian hari masing-masing pasangan menempuh jalan sendiri, menikah lagi atau selingkuh dengan perempuan atau laki yang juga masih berstatus nikah. Korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa merusak, tetapi bagi manusia duniawi menggunakan segala cara untuk mendapatkan kepuasan dunia. Dengan uang haram mereka mendapatkan sex yang tidak pada tempatnya, misalnya membawa istri orang lain untuk dinikahi. Manusia duniawi adalah manusia yang tuannya adalah dosa. Orang Kristen atau bukan pasti bersifat daging dan semua orang yang bersifat daging dalam kondisi seperti seorang budak yang terjual dimiliki oleh seorang tuan yang bengis. Budak tidak mempunyai kuasa melawan kehendak tuannya, yakni dosa. Orang yang sudah jatuh dalam nikmatnya dosa perzinahan tidak berkuasa melawan ketagihannya. Manusia duniawi adalah manusia yang hidupnya tidak dipimpin oleh Roh, sebab itu tidak pernah dewasa. Dari mana datangnya pertentangan, pertengkaran, dan keributan di dalam gereja? Suatu gereja mengalami pertumbuhan rohani dengan semua anggota jemaat yang memiliki roh menyala-nyala, bukan karena kerja keras orang yang bernama A, B, atau C, melainkan kuasa Roh Tuhan yang menghidupkan pertumbuhan rumah Tuhan ini. Kalau ada seorang anggota jemaat membanting meja di depan mimbar, apa pun alasannya, orang ini tidak dewasa rohaninya, sebab dia gagal mengendalikan dirinya (i Korintus iii:3). Semoga bukan gembalanya yang membanting meja.

Godaan iman. Waspada! Waspada!
Manusia daging yang dipimpin oleh hawa nafsu. Manusia daging adalah manusia yang selalu kalah. Pada kelompok ini sudah terhitung orang-orang percaya yang sudah menerima Yesus Kristus, Juru Selamat manusia, tetapi lifestyle-nya dalam menikmati sesuatu masih dipenuhi oleh hawa nafsu yang luar biasa. Ilmu kesehatan sudah mengajarkan, bahwa makan malam menyebabkan kenaikan timbangan badan, sebab seluruh karbohidrat akan diubah menjadi timbunan lemak di dalam tubuh. Banyak orang sudah tahu tentang ajaran ilmu kesehatan ini, termasuk Anda, tetapi tidak sanggup mematuhi azas ini. Pada malam hari seharusnya tidak perlu makan lagi, pergi ke restoran makan nasi goreng paprika. Sesudah makan, kemudian menyesal mengapa aku makan malam, ya? Besok diulangi lagi. Menyesal lagi. Begitu seterusnya setiap malam dilakukan, sampai tidak terasa timbangan badan semakin naik. Kalah terus sebab tidak sanggup melawan godaan nafsu makan yang abnormal. Ada banyak hawa nafsu dunia yang memenjarakan jiwa manusia sehingga tidak berdaya sama sekali. Hawa nafsu kalau dituruti tidak akan pernah habisnya. Dan, engkau menjadi budak seumur hidup dari hawa nafsumu. Ada hawa nafsu makan, hawa nafsu seks, hawa nafsu bisniz, hawa nafsu menguasai orang lain, dan seterusnya. Begitu batang kontol ereksi, maka impuls-impuls listrik mengirimkan sinyal ke otak untuk menghubungkan data masukan dan pengalaman sebelumnya, yakni nikmatnya hubungan seks. Engkau akan menjadi manusia bejat kalau tidak mampu mengalahkan hawa nafsumu. Segala sesuatu kalau dinikmati berlebihan tanpa kendali, maka hawa nafsu lebih banyak menguasai hidupmu. Banyak gembala, pekerja gereja yang terdiri dari whoreship leader, penari, penyanyi, pemusik, dan seterusnya pada saat ini terlibat urusan selangkangan secara liar.  Manusia daging adalah manusia individualis. Individualis artinya hidup untuk memuaskan kepentingan diri sendiri. Kalau dia melayani orang lain, itu bukan karena dia mengasihi orang lain, melainkan untuk memenuhi kepentingannya sendiri. Dapat saja orang seperti ini mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang miskin berupa bahan makanan murah atau janji-janji manis politik dengan harapan, kelak pada saat pemilihan kepala daerah, maka dia terpilih dengan suara mayoritas. Orang Kristen sekuler adalah sebutan yang pantas untuk orang seperti ini. Orang Kristen sejati tidak pantas berbuat seperti ini. Tidak ada seorang pun di antara orang Kristen yang hidup atau mati untuk dirinya sendiri. Orang Kristen sejati, baik hidup maupun mati adalah untuk Tuhan, sebab hidup atau mati adalah milik Kristus. Walaupun ada seorang Kristen bekerja di sektor sekuler, sesungguhnya dia bekerja di hadapannya berdiri majikan Yang Mahamulia, yakni Kristus. Setia terhadap pekerjaan, taat terhadap peraturan perusahaan, dan melayani kebutuhan orang lain dengan tulus hati. Manusia daging adalah manusia yang hidupnya untuk hari ini. Segala sesuatu yang ada pada saat ini dihabiskan semuanya tanpa sisa. Inilah manusia pelahap dan peminum. Gaya hidup boros demi suatu prestisius, cara apa saja ditempuh untuk memuaskan keinginan nafsu daging. Ada seorang istri gembala dikritik sebab sering shopping di banyak mall. Ada gembala dikritik sebab anaknya memiliki motor Harley Davidson mewah. Ada Kapolres dikritik sebab memiliki motor Harley Davidson mewah. Mengandalkan tabungan dari penyisihan gaji pasti tak cukup. Tanpa disadari mereka sedang dalam perjalanan menuju kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan hidup mereka. Inilah yang disebut pandangan hedonisme. Dengan mudahnya mereka mengatakan, kami sedang menikmati berkat Tuhan. Dari mana, ya, mereka dapat uang sebanyak itu? Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan pernah menjadi kaya [Amsal xxi:17].

Manusia rohani. Manusia rohani adalah manusia yang hidupnya dibawah kasih karunia, bukan di bawah hukum Taurat. Tidak ada karunia lain yang lebih besar dari Allah di dalam Kristus selain kasih yang meyelamatkan orang pilihan Allah melalui penumpahan darah Kristus di kayu salib. Perbuatan baik sebaik apa pun tidak akan dapat memperbaiki hubungan manusia dengan Allah sebab semua manusia telah jatuh ke dalam dosa. Roh Kudus atau Roh Kristus menata hidupmu kembali sehingga engkau memiliki kehidupan rohani yang lebih baik dari sebelumnya. Manusia rohani beriman kepada Yohavah Elohe Yisrael atau Tuhan Allah Israel yang telah menyatakan diri sebagai Yesus Orang Nazaret. Ia adalah Allah yang benar [Yohanes iii:16]. Manusia rohani adalah manusia yang menyembah Allah dalam cara yang baru, yakni dalam roh dan kebenaran [Yohanes iv:23]. Ibadah yamg benar adalah manusia, dengan rohnya memiliki hubungan harmonis dengan Roh Kudus dan kebenaran itu nyata, yakni Kristus. Engkau tidak perlu lagi berkiblat ke Yerusalem atau ke Gunung Gerizim, sebab Allah itu Roh yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, maka engkau dapat menemuinya di mana saja dan kapan saja. Anytime and anywhere. Memiliki Kristus berarti engkau memiliki kebenaran sejati, karena itu hidupmu dikuduskan di hadapan Bapa oleh kebenaran-Nya sehingga engkau beroleh keselamatan kekal yang benar. Manusia rohani adalah manusia yang mengasihi Tuhan dengan segenap tubuh, jiwa, dan rohnya dan mengasihi sesama [Matius xxii:37-40]. Mengasihi Tuhan artinya adalah mentaati semua  perkataan yang diperintahkan oleh Bapa. Menyerahkan waktu dan tenaga, hati yang gembira, dan dengan semangat yang menyala-nyala memberi perhatian atau perduli terhadap lingkungan hidupmu, yakni orang lain. Apa saja yang diperintahkan oleh Bapa? Bacalah firman Allah setiap hari, renungkan siang dan malam. Dan, laksanakan! Iman kepada Kristus tidak akan membuahkan rohani yang hidup, jika firman Allah yang engkau renungkan siang dan malam tidak dilaksanakan. Manusia rohani adalah manusia yang hidupnya bukan dia lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam dia, Dan, hidupnya yang dijalaninya sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Yesus Kristus [Galatia ii:20]. Sementara orang Kristen masih menjalani hidup secara fisik, kedagingan tetap ada, tetapi dibenarkan oleh Allah sebab menerima Kristus. Kristus adalah jembatan yang benar menuju Allah Bapa. Kehidupan lamamu dalam dosa yang membuat rohanimu mati telah ditanggung oleh Kristus, tetapi sekarang rohanimu hidup kembali sebab Roh Kristus yang menghidupkanmu. Kristus hidup di dalam engkau, sebab Dia hidup di dalam engkau.

Pada golongan mana saudara berada?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar