Tampilkan postingan dengan label Kebangsaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebangsaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2020

Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

Aku tidak ingat pada tahun berapa kali pertama menyaksikan film berjudul Pengkhianatan G30S PKI. Tapi yang jelas waktu itu aku masih sebagai karyawan pabrik semen di Citeureup, Gunung Putri, Bogor. Setiap karyawan pabrik tempatku bekerja wajib menonton film ini, bahkan seluruh warga negara Indonesia di Indonesia harus menyaksikan film ini yang disajikan di seluruh stasiun tv di Indonesia. Dan, kami menyaksikan film ini setiap tahun di semua stasiun tv di Indonesia. Kewajiban menonton film ini berakhir setelah presiden ke 2 Republik Indonesia, Soeharto mengakhiri kediktatorannya pada 21 Mei 1998. Presiden RI ke 3, BJ Habibie melalui menteri penerangannya tidak mewajibkan orang Indonesia menonton film ini lagi.

Tidak salah kalau dikatakan bahwa film ini bergenre sejarah. Tapi sejarahnya siapa dan apa saja yang didokumentasikan? Soeharto telah memimpin bangsa ini selama 32 tahun dengan tangannya yang berlumuran darah bangsa ini. Orang seperti ini sedang membangun citra dirinya melalui film Janur Kuning yang bercerita tentang serangan pasukan Indonesia atas Jogjakarta dibawah komando Kolonel Soeharto terhadap pasukan Belanda yang pernah menduduki kota ini. Menurut ahli sejarah serangan ini tidak ada artinya dari pandangan sejarah militer, tapi ahli sejarah mana yang berani mengkritisi film ini. Jenderal Leonardus Benyamin Moerdani adalah Pangab pada jaman Orde Baru pernah mengkritik bisniz anak-anak Soeharto yang mulai serakah. Tak lama kemudian jenderal ini langsung dicopot. Apapun yang dilakukan oleh diktator ini jangan sekali-kali dikritik! Kau dapat dislentik kemudian dicopot kau! Watak diktator di mana-mana memang demikian. Selagi berada di puncak tangga atas seharusnya orang tahu diri untuk memilih tidak mau dipilih lagi, maka pasti akan diingat oleh seluruh komponen bangsa, tetapi dasar orang serakah jalan terus memenuhi nafsu birahinya untuk berkuasa terus.

Sukses melalui Janur Kuning dilanjutkan membuat Pengkhianatan G30S PKI. Masa itu satu rezim penguasa Orde Baru tidak memberi peluang kepada pihak lain untuk membangun negeri ini, karena yang dianggap membangun fondasi bangsa adalah Orde Baru. Soeharto adalah pencitraan Orde Baru. Dalam film ini aktor utamanya adalah Soeharto yang lebih menonjolkan tentang dirinya bahwa dirinyalah sebagai orang paling berjasa menumpas Partai Komunis Indonesia dalang peristiwa berdarah ini, sedangkan yang lainnya hanya sebagai figuran. Soeharto sedang merajut cerita bahwa dirinyalah sejarah pemegang komando utama penumpasan PKI.

Fakta sejarah belum ada kejelasan sampai sekarang siapa pemain utama dalam peristiwa berdarah ini. Ada yang mengatakan bahwa Amerika melaui intelligent agency-nya adalah pemain utama, sedangkan PKI hanya sebagai operator. Buktinya tidak ada. Menurut Cornell University peristiwa berdarah ini adalah urusan internal angkatan darat, karena yang menjadi korban semuanya adalah perwira tinggi angkatan darat. Soeharto juga jenderal angkatan darat sebagai Panglima Komando Strategi Angkatan Darat, tetapi mengapa tidak turut menjadi korban. Dalam film ini tidak ditunjukkan peran sebenarnya Kolonel Abdul Latief dan begitu juga Brigadir Herman Sarens Soediro, Komandan Garnizun. Di mana keberadaan aslinya Surat Perintah Sebelas Maret? Disembunyikan oleh seseorang! Ini surat penting yang ditandatangani oleh Boeng Karno dan apa saja isi surat ini, hanya seseorang itu dan Gusti Allah yang paling mengetahui isinya. Sejarah kelam bangsa ini berkaitan dengan peristiwa paling berdarah ini masih menyimpan misteri yang amat dahsyat. 

Ada satu peristiwa berdarah yang pernah terjadi di Dallas, Texas, Amerika pada 22 November 1963 pukul 10.00 waktu setempat? Presiden John F. Kennedy ditembak oleh Lee Harvey Oswald di dalam mobil terbuka yang melewati rute perpustakaan kota. Peristiwa pembunuhan ini menyimpan sangat banyak misteri yang tak pernah terungkapkan sampai sekarang, semua orang yang layak dicurigai sudah pada mati. Lima puluh tujuh tahun setelah peristiwa ini berlalu dan seperti biasa peristiwa besar yang tak kunjung ada penyelesaian, maka polisi federal melakukan "closed file". Akankah peristiwa berdarah yang pernah terjadi di negeri ini juga akan mengalami closed file? Menurut perhitungan di atas kertas peristiwa 1 Oktober 1965 early morning sudah tergolong closed file.

Masih pada jaman Orde Baru ada film aksi yang diperankan oleh Silvester Stallon, yakni Fist of Blood artinya darah yang tertumpah. Ia berperan sebagai John Rambo, ex Green Barette, dan pahlawan perang Viet Nam. Stallon pernah main beberapa film sebelumnya, tetapi film ini yang sangat mengangkat popularitas namanya, bahkan Presiden Amerika Ronald Reagen sampai menggemari film ini. Presiden RI ke 5 pun juga menggemari film ini. Sudah berapa kali film ini diputar oleh stasiun Trans TV. Aku tidak ingat sudah berapa kali menyaksikan film ini. Apakah film Rambo ini tergolong film sejarah? Genrenya tergolong film sejarah yang dikemas dalam kehidupan sipil di Amerika Serikat. Sejarah itu bicara tentang fakta dan fakta itu ada bahwa pernah terjadi peperangan di bumi Viet Nam, Viet Nam Utara dibantu oleh Rusia, sebaliknya Viet Nam Selatan dibantu oleh Amerika Serikat. Kita tidak ada yang tahu apakah figur John Rambo pernah ada atau hanya rekaan penulis novel atau rekaan sutradara semata. Tidak tergolong film dokumentasi karena peristiwa yang terjadi dalam film ini bukan peristiwa riil.

Menyaksikan film Pengkhianatan G30S PKI tidak bedanya menyaksikan panggung sejarah yang direka-reka demi keserakahan satu dinasti yang pernah berkuasa di negeri ini dengan satu harapan ketika sudah tidak berkuasa lagi, maka nama dinasti Soeharto sangat harum di mata rakyatnya. Sesuatu disebut sejarah bangsa kalau memang ada faktanya. Seharusnya sejarah itu diabadikan melalui media cetak atau selullose ketika pelaku sejarah sudah mati dengan demikian tidak ada interfensi penulisan fakta-fakta sejarah dari pelaku sejarah. Diktator ini mungkin berpikir kekuasaannya disebut selesai adalah sampai malaikat Tuhan mencabut nyawanya dan rakyat diharapkan menangisi kepergiannya ke alam maut. Namun, sebelum nyawa diktator ini lepas dari tubuhnya, Gusti Allah Sing Mohokuoso mencabut kekuasaannya dengan cara yang sangat tidak mulia. Ia dipaksa turun melalui demonstrasi mahasiswa besar-besaran di Jakarta. TNI-AD yang selama 32 tahun membentengi kekuasaannya tidak dapat membendung kekuatan rakyat. Akhir sejarah kekuasaannya yang belum terabadikan lewat film. Menurutku dari pada melihat banyak kebohongan dalam film ini lebih baik menyaksikan film Fist of Blood, Stallone atau menyaksikan film Patriot, Mel Gibson.-

==================================

 

Rabu, 30 Oktober 2019

Aku Kehilangan Dia.

Hari ini tanggal 23 adalah pelantikan semua menteri yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo. Aku menyaksikan pelantikan ini melalui siaran Metro TV, tetapi sosok menteri yang aku harapkan tidak hadir dalam acara pelantikan ini. Artinya orang yang aku harapkan ini tidak terpilih lagi sebagai menteri. Ada tiga menteri perempuan yang berprestasi pada masa kabinet sebelumnya, yakni : Susi Pudjiastuti, Sri Mulyani Indrawati, dan Retno Marsudi. Dari ketiga menteri ini, Susi Pudjiastuti tidak ditunjuk lagi sebagai menteri. 

Prestasi Susi selama lima tahun ini dari 2014 sampai 2019 adalah menjaga kedaulatan ekonomi kelautan di Indonesia. Dibawah komando kepemimpinannya ratusan kapal-kapal nelayan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia telah ditenggelamkan atas perintahnya. Atas prestasinya ini dia mendapat appresiasi dari Leonardo Di Caprio sebagai utusan resmi PBB bidang kemaritiman. Luar biasa perempuan ini, sekolah menengah atas saja tidak lulus, tapi Jokowi mengangkatnya menjadi Menteri Kelautan  dan Perikanan dan mendapat appresiasi internasional.

Masyarakat memberi level kepuasan tertinggi atas prestasi kerjanya, tetapi di negeri ini level tingginya prestasi tidak menjadi jaminan dipakai lagi oleh presiden. Presiden memiliki hak prerogratif, yakni sebagai hak mutlak memilih menteri sebagai pembantunya. Banyak faktor yang membuat seorang menteri tidak dipakai lagi untuk membantu presiden, seperti visi tidak sejalan lagi, membuat gaduh pemberitaan di media, tidak mencapai target, terindikasi tindak pidana korupsi, dan faktor x rahasia presiden. Presiden dan wakil presiden yang boleh mempunyai visi dan misi sedangkan semua menteri merupakan team yang bekerja untuk mensukseskan visi dan misi presiden, maka yang tidak sejalan dengan presiden, silahkan keluar.

Tentu saja ada yang tertawa dan ada pula yang menangis meninggalkan teman-teman yang masih berada di dalam kelompok Pak Presiden. Yah ... ada tiga ratusan orang pilihan, tetapi hanya tiga puluh empat orang menteri yang layak terpilih. Presiden juga manusia biasa dengan banyak keterbatasannya, bukan manusia yang dilahirkan untuk dapat memuaskan setiap orang. Wajar saja, a human being kalau di luar kabinet ada yang merasa kehilangan menteri favorit-nya. Menteri favorit-ku sebenarnya Sri Mulyani Indrawati, tetapi aku merasa kehilangan Pudjiastuti yang tidak dipakai lagi oleh Mas Joko. Menteri yang satu ini, Pudjiastuti hobby-nya memberi perintah menenggelamkan kapal-kapal asing yang melakukan ilegal fishing. Di antara kapal-kapal itu ada di antaranya adalah kapal-kapal dari negara kreditor besar di Asia. Mungkin, maybe saja Pak Presiden menjadi gerah. 

Aku kehilangan figur menteri perempuan ini. Menteri ini memang tampil beda di antara menteri-menteri yang lain, yakni ada tattoo di betis kanannya, penampilannya rada tomboy, dan tampak berkarakter. Tunggu saja dengan sabar, pasti nanti ada bocoran what happened to her.-


Jumat, 22 Februari 2019

Yahudi Bangsa Hebat

Survey membuktikan, bahwa Mike Tyson lebih kuat dibandingkan dengan Samson, demikian acara program tv Family 100. Samson adalah bangsa Israel yang diceritakan dari kisah di dalam Alkitab pernah mengalahkan singa dan membunuh 1500 orang Filistin, senjatanya hanya tengkorak keledai. Menjelang akhir hidupnya, Samson telah diberi kekuatan luar biasa oleh Roh Allah sehingga dia dapat merobohkan pilar-pilar istana raja Filistin di Asdod. Ia merobohkan Dagon, yakni patung besar sesembahan orang Filistin. Bagaimana dengan Mike Tyson sekarang ini? Ia ambruk bukan karena menghadapi petinju yang lebih perkasa dari padanya melainkan ambruk karena menghadapi hutang yang pernah melilit hidupnya. Ia dulu adalah orang jalanan yang miskin, kini miskin kembali karena salah mengurus uang. Ia tidak lebih legendaris dibandingkan pendahulunya, Muhammad Ali.

Bukan satu cerita kebetulan kalau dikatakan, bahwa orang Yahudi adalah bangsa hebat di bawah langit ini. Walaupun kecil kaveling tanah mereka, mereka adalah bangsa pilihan Tuhan. Tanah yang mereka tempati sekarang dulu bernama Kanaan kemudian pada jaman Romawi berkuasa tanah ini disebut Palestina. Ketika bangsa ini memproklamasikan menjadi satu negara pada 1948, maka tempat ini menjadi Republik Israel. 

Tuhan sudah bernubuat, bahwa bangsa ini akan menjadi bangsa besar dan keturunan bangsa ini akan menjadi berkat bagi semua bangsa di bawah langit ini. Tuhan memberkati semua orang yang memberkati bangsa ini, sebaliknya Dia mengutuk orang-orang yang mengutuk bangsa ini (Genesis xii:2-3). Seperti apa hebatnya bangsa Yahudi ini? Kalau aku menceritakan tentang kehebatan Daud anak Isai, seorang raja dari suku Yehuda, nanti banyak yang memberi komentar begini, ah itu hanya satu cerita yang diambil dari Alkitab. Engkau tahu, dari sejak Daud mengalahkan Goliat, jagoan orang Filistin sampai akhir hidupnya sebagai raja yang berkedudukan di Yerusalem, dia adalah raja tak terkalahkan, sebab Tuhan semesta alam menyertainya (II Samuel v:10). Tuhan menyertai bangsa ini sampai sekarang, walaupun mereka adalah bangsa tegar tengkuk. Tuhan setia menyertai bangsa ini.

Bangsa ini mencatat prestasi luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan manusia terkini. Sebut saja, Albert Einstein dan Robert Oppenheimer, keduanya dalam bidang science fisika nuklir. Jean Paul Getty, raksasa bidang minyak asal Texas, Amerika. John Rockefeller dan George Sorros, keduanya raksasa bidang finansial dari Amerika. Alan Greenspain eks Direktur Bank Sentral Amerika. Mark Spitz dari Amerika dan David Beckham dari Inggris, keduanya kampiun olah raga dalam bidang yang beda, juara renang olympiade dan satunya soccer dari klub Man United. Barbara Streisand moviestar terkenal dari Amerika. Mereka semua menjadi ikon dan sumber inspirasi yang berkembang di seluruh dunia.


Will be continued ....



Selasa, 29 Januari 2019

Obrolan Sore Dengan Seorang Teman Lama

Donatto Munoz bercerita kepadaku, bahwa dia tidak sengaja bertemu dengan seorang teman laki-laki lamanya, yang lima puluh tahun lalu satu sekolah dengannya di kota Palembang. Obrolan sore yang mengasyikan di Toscana coffee shop, Kemang, Jakarta Selatan. Coffee shop dengan gaya khas Itali. Andalan coffee shop ini, cheese cake-nya yang terkenal lezat. Pertemuan yang memberikan sentuhan emosional bagi dua orang yang pernah satu sekolah dan satu klas. Dan, suatu pertemuan yang terjadi tanpa direncanakan menjadi penyambung rasa kekeluargaan sesama alumni. Nama temannya adalah Karnaedy, biasa dipanggil Eddy, seorang penganut Islam, dari suku Palembang, dan sekarang menetap di Jogjakarta. Lima puluh tahun menetap di Jogja, maka dia lebih pantas disebut wong Jogja, dan satu hal yang pasti dia lebih Jawa dibandingkan dengan Donatto. Dua cangkir coffee latte dan dua caramel cheese cake mengantarkan keduanya pada obrolan yang semakin lama mengarah pada perkembangan issue politik di Indonesia. Ia menjawab suatu pertanyaan tentang kans politik calon presiden 2019.

--"Saya sendiri tidak menyukai ada gagasan untuk membebaskan Abu Bakar Basyir, narapidana kasus teroris dalam kaitannya dengan tragedi Bom Bali, sebab di negara-negara Barat yang namanya pelaksanaan vonnis itu mutlak sesuai putusan hakim. Sampai mati tetap di dalam penjara sesuai putusan vonnis dari hakim, walaupun jumlah tahunnya dua puluh tahun. Full dua puluh tahun sampai ajal menjemput. Contohnya, Rudolf Hess, assisten pribadi Adolf Hitler sampai mati dia berada di dalam penjara. Gagasan memberikan pembebasan bersyarat sangat melukai hati sebagian besar orang Australia mengingat sebagian besar korban tragedi Bom Bali adalah mereka.

Seandainya gagasan pembebasan bersyarat ABB benar terealisasi dan dampaknya dapat menjadi blunder politik presiden Joko Widodo, apa yang dapat diharapkan dari person seperti Prabowo Subianto (PS), rival presiden Jokowi. PS dan orang-orang pendukungnya adalah sekelompok orang yang dulu pernah memiliki track record tidak bagus. Sekelompok manusia serakah yang dulu pernah menggerogoti kekayaan negeri ini, bahkan PS bertahun-tahun yang lalu memiliki track record buruk berkaitan dengan hak azasi manusia. Ia pernah menjadi Komandan di Kopassus dan pernah menjadi Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) dengan pangkat Letnan Jenderal. Ia siap menghabisi nyawa manusia yang dianggap membuat gangguan terhadap kekuasaan rezim Orde Baru. Ia adalah manusia dengan tangan berlumuran darah. Darah bangsanya sendiri. Orang Indonesia harus cerdas memilih calon presiden dengan pertimbangan yang rasional  meliputi : jujur, nasionalis, tegas, cerdas, dan innovatif. Rakyat Indonesia harus mengetahui track record masa lalu calon presiden yang akan dipilih oleh bangsa ini. Agama? Jangan bicara banyak tentang agama. Di negeri ini sudah banyak pejabat negara yang mengaku manusia agamis melakukan sumpah jabatan di atas kitab suci agama yang diyakini oleh pejabat sok agamis,  tetapi kemudian hari melanggar sumpahnya sendiri. Dulu penjara di Indonesia dipenuhi oleh maling ayam, tetapi kini semakin dipenuhi oleh maling uang negara. Dengan mudahnya PS berkata, bahwa kalau seseorang pernah melakukan tindak pidana korupsi telah selesai menjalani hukuman, dan korupsinya tidak seberapa, sah saja masih dapat dicalonkan menjadi anggota house of representative. Korupsi yang tidak seberapa itu seperti apa? Jaman sekarang di Indonesia tidak ada koruptor mencuri uang negara dibawah satu M rupiah. Di Tiongkok korupsi satu M dijatuhi hukuman mati, sebaliknya dibawah satu M hanya menjalani hukuman kerja paksa. Model putusan pengadilan seperti ini dilaksanakan di Indonesia, maka tidak ada satu pun pelaku tindak pidana korupsi masih dapat menikmati kebebasan, sebab korupsi di Indonesia sudah tembus di atas satu M. Dead punishment!!! Jokowi, presiden RI sekarang tidak memberi peluang bagi bekas pejabat atau public figure yang pernah menjalani hukuman tindak pidana korupsi. Korupsi adalah satu bentuk tindakan kejahatan luar biasa. Jadi, pilihlah calon presiden yang memiliki track record baik dan benar kerjanya. Orang yang memiliki integritas dan menjunjung nilai-nilai sosial-keagamaan yang dianutnya, pasti dia mendahulukan apa yang disebut kejujuran. Tiga puluh dua tahun kita pernah dibohongi oleh bekas presiden yang tidak jujur, yakni almarhum Presiden Soeharto, how we could do again as it was. Mau? PS adalah anak menantu bekas presiden ini mencalonkan diri untuk menjadi presiden di negeri ini pada tahun ini. PS itu adalah anak menantu bekas presiden diktaktor negeri ini, penguasa Orde Baru. Diktator penguasa Orde Baru ini sudah mati mungkin sepuluh tahun yang lalu. Apa prestasi PS? Ia tidak pernah menduduki jabatan administrasi sipil, seperti bupati, walikota, atau gubernur provinsi. Dulu PS dapat menduduki jabatan strategis di angkatan darat karena kedekatan dengan bapak mertua (Salim Said 2014 : hlm. 365). Ia dipecat oleh Panglima TNI, Jenderal Wiranto dari jabatannya selaku Pangkostrad pada masa pemerintahan Presiden Bachrudin Jusuf Habibie (Salim Said 2014 : hlm. 337). Kalau menghendaki negara ini dipimpin oleh orang jujur dan tegas, jangan memberi peluang kepada "orang" yang turut serta membangun kondisi terburuk  yang pernah terjadi di negeri ini berkuasa kembali di negeri ini. Jangan sampai manusia serakah berkuasa kembali di negeri ini!!!

Saya menaruh rasa hormat kepada Quraish Shihab, ayahnya presenter Najwa Shihab. Pada saat kebanyakan orang Islam keberatan memberi ucapan Selamat Natal kepada orang Kristen, maka beliau justeru memberi dalil bahwa tidak ada yang haram memberi ucapan demikian kepada orang Kristen. Perbedaan keyakinan tidak mengurangi rasa hormat saya kepadanya. Pada saat kebanyakan perempuan Islam dituntut kewajiban berhijab, maka anak perempuannya bebas saja tanpa hijab. Beliau  bersikap tegas terhadap prinsip yang dipegangnya. 

Di Jogjakarta ada cendekiawan Islam terkenal sering tampil di tv dan dia sendiri bukan orang Jawa, namanya Buya Syafi'i Ma'arif, bekas ketua umum Muhammadyah. Orang ini berkata, bahwa paham yang diusung oleh militan Islam yang tergabung dalam Hizbut Thahir Indonesia (HTI) sebenarnya adalah residu dari Timur Tengah, yakni paham yang di sana sendiri sudah dianggap usang atau tidak dipakai lagi. Banyak negara Islam di Timur Tengah tidak menggunakan sistem khalifah, sebut saja Jordania, Mesir, Tunisia, Libia, Irak, Iran, Suriah, Turki, Aljazair, dan Lebanon. Masalahnya tergantung bangsa Indonesia sendiri yang sudah lebih 70 tahun menjadi negara merdeka dan berdaulat, tetapi masih belum juga mau belajar berpikir logis. Pikiran logis artinya menerima yang reasonable saja dengan pertimbangan yang rasional. Orang Islam di Indonesia harus selangkah demi selangkah berpikir progressif sehingga tidak perlu ada hiruk pikuk pengerahan massa menuntut Indonedia menjadi negara berbentuk khalifah. Paham HTI dapat tumbuh subur hanya di lingkungan orang yang cara berpikirnya pragmatis. Di Indonesia ada satu istilah untuk mereka, yakni kelompok sumbu pendek. Dinamit kalau sumbunya pendek bagaimana? Buuuuuum. Gampang meledak. Itulah mereka. Indonesia negara demokrasi, jadi jangan memaksakan kehendak. Banyak temanku juga orang Muslim, tetapi tidak menyukai paham mereka. Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45 harga mati untuk bangsa Indonesia. Kadang-kadang saya mempunyai asumsi, bahwa orang Islam Jawa itu lebih militan dibandingkan dengan orang Islam suku lain di Indonesia. Bukan maksud saya untuk memberi stigma, bahwa kelompok teroris itu orang Jawa dan orang Islam, sebab pelaku teror itu ternyata dapat dilakukan oleh siapa saja. Amin Ma'aruf, calon wakil presiden 2019 dalam debat calon dan wakil presiden berkata, bahwa pemahaman orang Islam Indonesia tentang Islam harus diluruskan. Komitmen pemerintah dibawah pimpinan Presiden Jokowi adalah konsisten melawan terorisme. Teror bukan bagian dari jihad.

Waspada kuda Troya sudah mulai menyusup ke dalam kubu petahana Jokowi. Siapakah yang dimaksudkan dengan kuda Troya? Kuda Troya adalah satu istilah yang berasal dari cerita klasik Yunani yang bermakna penyusup atau orang yang disusupkan ke daerah area musuh. Dalam konteks Indonesia masa kini adalah disusupkan ke dalam kubu petahana Jokowi. Dengan segala kecerdikannya penyusup berusaha memberi nasehat atau masukan yang sekiranya dapat menyesatkan pihak petahana. Bukankah 60 tahun yang lalu Partai Komunis Indonesia menyusup ke dalam berbagai institusi di Indonesia. Gagasan siapa ABB akan dibebaskan bersyarat? He he he heh heh beginilah kalau orang geram dan kesal. 

Kuda Troya bukan saja berasal dari dalam negeri, sebaliknya ada juga kuda Troya buatan luar negeri, yakni kekuatan asing yang permainannya sangat halus. Orang sering berkata, bahwa orang Jawa mainnya sangat halus. Orang Jawa mainnya pakai racun dan santet, tetapi kekuatan asing yang aku maksudkan ini jauh lebih halus dari cara orang Jawa. Dengan satu istilah orang Jawa, bahwa dengan ajian halimunan kekuatan asing berupaya keras menghalangi Jokowi berkuasa lagi. Dulu, ketika Bung Karno berpidato untuk menjawab pertanggunganjawabannya, bahwa ada kekuatan asing kebelinger atas terjadinya tragedi pada September 1965. Well, siapakah kekuatan asing ini pada waktu itu?

Sejak Jokowi berkuasa, setapak demi setapak Singapura kehilangan banyak pemasukan dari pengelolaan berbagai jasa pelayanan. Betapa tidak kehilangan banyak uang jajan? Petral telah dibubarkan, maka transaksi keuangan ekspor-impor bahan bakar minyak yang selama bertahun-tahun dilakukan di negeri ini terhenti. Indonesia menghentikan pengolahan minyak mentahnya di oil refinery di Singapura. Selama ini telah berjalan puluhan tahun Indonesia mengimpor minyak mentah dari Kuwait dan Irak kemudian diolah di Singapura untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia. Sebagai gantinya Indonesia membangun beberapa oil refinery baru yang dinilai dapat menghemat devisa negara sehingga Singapura kehilangan pemasukan uang dari jasa oil distilling ini, sebab Indonesia menghentikan pengolahan minyak mentahnya di Singapura. Jet-jet tempur Singapura tidak dapat lagi latihan dog fight memakai wilayah udara RI, kecuali bayar fee kepada pemerintah Indonesia. Dulu Indonesia diharuskan membayar fee untuk pemanduan pesawat komersil lewat ATC di Singapura. Indonesia negara berdaulat atas wilayah udaranya, maka tidak memerlukan kendali dari negara asing. Sejak diberlakukan tax amnesti, sedikit demi sedikit uang orang yang ada di negeri tetangga ini kembali ke Indonesia. 

Saham PT Freeport Indonesia kini 51 persen dikuasai oleh pemerintah Indonesia sehingga pemerintah mempunyai power lebih besar mengelola margin perusahaan demi kesejahteraan rakyat Papua. Freeport juga diwajibkan membangun smelter. Smelter fungsinya untuk menambah nilai jual mineral ore setelah kotoran mineral dipisahkan. Kotoran mineral ore dari emas yang dikelola oleh perusahaan ini adalah tembaga dan perak, jumlahnya masih signifikan untuk menambah devisa negara. Inggris terganggu di Singapura sementara Amerika terganggu di Papua. Sejatinya Shell oil refinery di Singapura milik Belanda berkedudukan di Den Haag, Netherland, tetapi badan hukum perusahaan ini tercatat di London. Saham perusahaan terdaftar di stock exchange di London, Amsterdam, dan New York. Jadi, tidak tertutup kemungkinan bahwa Inggris juga pemegang saham perusahaan ini. Freeport-McMoran Copper & Gold Corporation investor pertambangan biji emas di Papua dengan nama PT Freeport Indonesia.

Jokowi tidak disukai oleh banyak orang sebab uang yang selama ini dinikmati oleh segelintir orang serakah di negeri ini kini oleh beliau digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia Timur yang selama puluhan tahun menjadi sapi perahan rezim manusia serakah pada era diktator Soeharto. Inilah sederet prestasi kerja Jokowi untuk rakyat Papua, di sana sekarang : bahan bakar minyak harganya 7 ribu rupiah per liter, semen harganya 55 ribu per zak, mendapat dana kesejahteraan 10 persen dari Freeport Indonesia. Untuk seluruh Indonesia, praktek cuci uang tidak semudah dulu lagi dengan cara menyimpan uang di luar negeri.

Sementara pembangunan toll trans Jawa, Sumatera, dan Sulawesi terus berjalan. Kelancaran transportasi darat dan laut adalah back bone ekonomi negara semakin maju. Presiden Jokowi dan semua menterinya yang professional telah menunjukkan prestasinya dan akan terus berprestasi untuk The Great Indonesia. Presiden Jokowi menyatukan Indonesia dengan kerja nyata bukan omong kosong dan janji gombal. Tunggu apa lagi? Jangan salah pilih!"--

Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 waktu Kemang, waktunya cafe harus tutup. Tidak terasa tambah dua cangkir coffee latte dan tambah dua pieces Italian Pink Cheese Cake. Bye, bye friend. Temanku bermalam di hotel Raissa-Sanjaya, Jakarta Selatan. Ia besok  pagi pulang ke Jogjakarta. Kami berpisah. See you later.-



Jumat, 30 November 2018

Never Stop Loving This Country

Jangan berhenti mencintai negeri ini, walaupun keadilan belum menyentuh bagi seluruh kehidupan bangsa ini. Sila kelima dasar negeri ini berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tetapi kenyataannya masih slogan saja. Masih sebatas ucapan di mulut saja, rohnya belum memiliki kekuatan untuk menggerakkan jiwa bangsa ini. Sosial itu artinya masyarakat semesta suatu negara. Misalnya, masyarakat Amerika tidak sebatas hanya masyarakat di California atau di Montana, tetapi mencakup pengertian masyarakat seluruh negara bagian Amerika. Kita dapat mengatakan, masyarakat Amerika menghargai kepentingan publik sebab mereka dididik sejak kecil untuk memahami hak dan kewajiban warga negara. Kita tentu pernah mendengar ungkapan begini, engkau manusia tidak sosial, karena engkau dianggap tidak mau memberi sesuatu yang diharapkan oleh temanmu. Engkau dianggap orang tidak sosial, artinya adalah engkau tidak perduli terhadap lingkunganmu di mana engkau tenggelam dalam satu masyarakat. Di Indonesia engkau menetap di suatu tempat pastilah dikenai kewajiban iuran sampah dan keamanan. Kewajiban ini biasa disebut perjanjian sosial dalam bidang keamanan, ketertiban, dan lingkungan hidup dalam lingkup kecil yakni rukun tetangga. Tuntutan keadilan sosial meliputi berbagai kebutuhan manusia Indonesia secara universal, seperti pendidikan, lapangan pekerjaan, bisniz, pengabdian kepada negara, dan kesempatan beribadat. Apakah tuntutan ini sudah dipenuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia? Belum merata! Di dalam hati yang terdalam kelompok mayoritas Indonesia ada rasa keengganan yang sangat koheren untuk menerima kelompok lain sebagai saudara tanah air. Seperti ada rasa ketakutan, bahwa kelompok minoritas dapat menjelma menjadi kekuatan besar dan menjadi ancaman terhadap kelompok mayoritas. Orang Indonesia belum terbiasa hidup dalam suasana hukum dan menghargai atas hak-hak orang lain, padahal negeri ini sudah 73 tahun menjadi negara merdeka dan berdaulat.

Apakah kita seorang Cina atau Indonesia di negeri ini? Ini pertanyaan polos seorang anak laki Tionghoa kepada ayahnya. Lama terdiam ayahnya mendengar pertanyaan anak lakinya ini. Ayahnya kemudian menjawab tenang tanpa emosi, katanya, jangan pernah berhenti mencintai negeri ini. Kau percaya atau tidak ini percakapan pribadi antara ayah dan anak Tionghoa di Indonesia. Siapakah yang disebut orang Tionghoa? Orang Tionghoa ada di mana-mana diseluruh dunia, di mana ada matahari bersinar, maka di situ ada orang Tionghoa menjemur ikan asin. Aku berbicara orang Tionghoa menurut konteks Indonesia. Orang Tionghoa adalah keturunan beberapa suku bangsa etnis Cina yang pernah didatangkan oleh Belanda yang masih tergabung dalam serikat dagang  Belanda (VOC) pada abad 17, sebaliknya ada juga yang datang atas kemauan sendiri. Agama Islam dari mashab Hanafi masuk ke Indonesia dari Cina melalui Jalur Sutera. Orang Tionghoa sudah ada di Indonesia dari sejak abad 15. Peninggalan Islam masuk ke Indonesia melalui Cina ditandai dengan adanya bedug dan baju koko. Ada 3 katagori yang disebut Tionghoa menurut konteks di Indonesia, yakni pertama yang disebut totok atau singkek. Orang Tionghoa seperti ini tergolong pendatang baru, generasi pertama, dan masih miskin. Adat nenek moyang dari Tiongkok masih mewarnai kehidupan mereka. Kedua, Tionghoa. Katagori kedua adalah mereka yang sudah menetap di pulau Jawa selama lebih dua generasi dan hidup mereka sudah mapan secara materi. Ketiga, Tionghoa peranakan. Katagori ketiga bukan saja mereka telah menetap lebih dua generasi melainkan telah menikah dengan penduduk lokal dan mapan secara materi.

Orang Indonesia tidak pernah mempercayai sepenuh hati terhadap eksistensi orang Tionghoa, walaupun banyak di antara mereka sudah menyumbangkan prestasi terhadap negeri ini. Orang Tionghoa juga pernah merasakan kegetiran ditindas oleh tentara kompeni. Pada 1740 sampai 1743 terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap orang Tionghoa mulai dari Batavia (sekarang Jakarta) meluas sampai Semarang. Bersama orang Jawa dan Madura mereka berperang melawan kekejaman tentara kompeni. Disebut tentara kompeni karena pada waktu yang dihadapi adalah orang Belanda dalam serikat dagang Hindia Timur yang disebut Veereniging Oost-Indisch Compagnie (VOC). Pada awal abad ke 19 penjajahan resmi dilakukan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda (Nederland Indisch) dibawah kepemimpinan seorang gubernur jenderal. Gubernur Jenderal yang sangat terkenal dan kejam pada abad itu adalah Herman Willem Daendels. Pada masa itu banyak orang Tionghoa menjadi tuan tanah di pulau Jawa. Pemungutan pajak keluarga yang dilakukan oleh pemerintah kolonial melalui orang Tionghoa menjadi satu sebab dari dua penyebab utama pecahnya Perang Jawa (1825 - 1830). Pajak keluarga ini begitu memberatkan beban kehidupan rakyat. Orang Jawa berubah menjadi benci terhadap orang Tionghoa.

Namun, apakah kebencian terselubung orang Melayu (baca : Jawa) terhadap orang Tionghoa berlanjut sampai ke anak-cucu orang Tionghoa ini sampai sekarang. Terselubung? Terselubung oleh apa? Terselubung oleh jargon-jargon persatuan Indonesia! Bangsa ini bersemangat meneriakkan jargon-jargon persatuan Indonesia, tetapi begitu melihat saudara setanah airnya orang Tionghoa, maka dengan mudahnya mereka berkata, ah itu lain masalahnya. Enam ratus tahun orang Tionghoa dan Tionghoa peranakan dan keturunan mereka berada di Indonesia, rasanya tidak adil kalau kita masih tidak memiliki hati untuk menghargai eksisitensi mereka.

Engkau berada di Amerika atau di Inggris selama sepuluh tahun, maka engkau tidak sulit memohon naturalisasi. Tidak sedikit orang Amerika hasil naturalisasi prestasi mereka dihargai di negeri ini. Habibie orang Indonesia asal Pare-pare adalah presiden Indonesia ke 3 telah lama menetap di Jerman, sekolah dan bekerja di sana selama kira-kira 20 tahun dengan status tetap sebagai warga negara Indonesia. Bagi kebanyakan orang Jerman, Habibie dipandang sebagai orang yang fasih dan memahami budaya Jerman, sehingga mereka memandang orang ini sebagai pribadi Jerman, karena itu ketika orang ini dilantik menjadi presiden di negeri his homeland, maka tak berlebihan mereka berkata bahwa ada orang Jerman menjadi presiden Indonesia.

Mungkin ada ketakutan bagi sebagian besar golongan Melayu Islam terhadap orang Tionghoa, bahwa mereka dapat menjadiancaman kedaulatan negara apabila eksistensi mereka berkembang semakin besar. Ketakutan yang sama sekali tidak dilandasi alasan yang logis. Pada saat ini sedang memanas kampanye politik pemilihan calon presiden tahun 2019 dan pemerintah yang sedang berjalan banyak melakukan bisniz dengan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, maka segala sesuatu yang berhubungan dengan Tiongkok selalu diungkit-ungkit. Bayangkan ada hoaks di media sosial yang mengatakan, sudah banyak tentara Tiongkok berada di Indonesia. Nanti, kedepannya  orang Tionghoa ini akan menjadi kambing hitam, mereka menjadi tempat persembunyian para tentara Tiongkok. Berita hoaks yang memuakkan. Orang Indonesia harus banyak belajar berpikir logis dan banyak berdoa kepada Gusti Allah supaya negeri ini diselamatkan dari berita-berita hoaks. Berpikir logis itu seperti apa, ya? Berpikir logis itu begini, pertama pilihlah calon presiden sudah pasti prestasi kerjanya selama ini. Kedua pilihlah yang memiliki kriteria seperti ini, yakni jujur, nasionalis, cerdas, tegas, bertindak bijak. Ketiga, jangan tergoda diiming-imingi janji, bahwa pada jaman bapak anu dulu rakyat lebih sejahtera keadaannya. Segala sesuatu harus dikaji berdasarkan data-data yang absah. Jangan biarkan rezim masa lalu biang korup hidup kembali di negeri ini. Negeri ini milik bangsa Indonesia, maka jangan pernah berhenti mencintai negeri ini. Never stop loving this country!!!



Jumat, 29 Juni 2018

Orang Sunda Tidak Nasionalis?

Pada 27  Juni 2018 telah berlangsungpesta demokrasi untuk pemilihan gubernur gubernur Jawa barat. Calon gubernur nomor 2 yang didukung oleh hanya satu partai, yakni PDI-P telah kalah pada perhitungan quick count. PDI-P adalah partai yang memiliki sejarah panjang di negeri ini yang berbasis nasionalisme. Pada era rezim Orde Baru dibawah pimpinan Presiden Suharto semua partai yang berbasis nasionalisme digabungkan salam wadah partai yang bernama PDI. Satu dari beberapa partai berbasis nasionalisme adalah PNI, Partai Nasional Indonesia, partai berbasis nasionalisme yang beranggotakan paling banyak. Kemudian PDI pecah menjadi PDI dan PDI-P. Perpecahan partai ini mengingatkan pecahnya Kerajaan Kediri menjadi dua kerajaan, yakni Jenggala dan Daha. Jenggala mati suri sedangkan Daha tetap berjaya, begitu pun PDI, partai ini mati suri sebaliknya PDI-P tetap berjaya sampai sekarang.

Siapakah yang disebut orang Sunda? Mereka yang disebut suku Sunda adalah orang yang menetap di kabupaten-kabupaten di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Cimahi, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, Ciamis, dan Kuningan; mereka berbahasa Sunda, lahir di tempat-tempat ini dan bermentalitas Sunda. Bekasi, Karawang, Indramayu, dan Cirebon secara geografis memang termasuk Jawa Barat, tetapi sudah tidak begitu kental kagi kesundaannya.

Mayoritas orang Sunda beragama Islam. Mereka bangga dengan identitas sebagai orang Islam sebagai identitas pribadi dan identitas ini sudah menjadi identitas nasional mereka. Satu grup musisi dari Bandung melantunkan banyak lagu pujian [qasidah] sebagai pujian atas identitas mereka. Biasanya lagu-lagu ini sering dilantunkan apabila Hari Raya Idul Fitri tiba. Adalah seorang kelahiran Jawa Timur bernama Sekarmadji Kartosoewirjo menikah dengan gadis Sunda ingin mewujudkan impian membangun Negara Islam Indonesia. Impiannya didukung oleh sebagian besar orang Sunda pada dekade 50-an. Namun, impiannya tidak diijinkan oleh Gusti Allah, maka berakhirlah upaya pemberontakan Kartosoewirjo terhadap pemerintahan sah Republik Indonesia.

Kartosoewirjo memang sudah mati, tetapi cita-cita untuk membangun negara Islam tidak pernah padam. Sayup-sayup dalam alam bawah sadar para bekas pengikut-pengikutnya masih tetap ada. Kondisi seperti ini tidak bedanya dengan orang Jawa pada abad XIX sangat merindukan kedatangan Ratu Adil, bahkan sampai runtuhnya rezim Suharto sayup-sayup pikiran seperti ini masih ada di tengah masyarakat Indonesia [baca : suku Jawa]. Memang tidak mudah melepaskan impian yang salah. Kisah Kartosoewirjo ini dudah menjadi suatu cerita yang dituturkan dari satu generasi ke generasi berikut membentuk satu mentalitas yang semakin koheren pada masyarakat tertentu di lingkungan orang Sunda. Aku pernah membaca dari berbagai sumber, bahwa di Jawa Barat bagian selatan paling tidak terdapat 6 juta jiwa yang buta Pancasila. Kondisi buta Pancasila dalam jangka waktu lama jika dibiarkan, dapat membangkitkan kembali impian yang dulu pernah ada, yakni suatu pemikiran untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di Indonesia pada abad ke 21 ini justeru ada seorang figur menonjol yang berani menyatakan, bahwa Indonesia akan dinyatakan bubar pada 2030. Edan tenan! 

Will be continued ... 

Sabtu, 30 Juli 2016

Totti, Maldini, dan Rooney

Dunia politik banyak diwarnai kemunafikan dan basa-basi politik, maka keduanya sudah cukup membuat muak dan kebosanan untuk mengikuti berita-berita politik. Jangan mengharapkan ada kesetiaan dalam sepak terjang politik. Tidak ada politisi yang setia dengan janji kampanyenya. Memang tidak semua politisi model begini. Ada juga satu dua yang setia dengan janji-janji mereka ketika kampanye, tetapi jumlah politisi yang idealis tidak banyak. Well, well, well, dari pada muak dan bosan melihat tingkah laku politisi konyol seperti mereka, maka ada baiknya kita bincang-bincang dunia socc-er atau sepak bola. Dunia sepak bola adalah dunia nyata tanpa pura-pura. Kita dapat menyaksikan pemain-pemain dua team saling berebut satu bola untuk dioper dan ditendang ke arah gawang lawan. Adakah kesetiaan dalam dunia sepak bola?

Indocement United.
Sepak bola kini bukan melulu permainan tendang dan membawa bola ke gawang lawan, melainkan membawa citra kesetiaan. Kesetiaan terbesar dihadapkan terhadap club dan negara. Tidak perlu banyak bicara faktor-faktor apa saja yang membuat orang memiliki kesetiaan. Setiap orang memiliki alasan untuk setia membela club atau team nasionalnya. Pada jaman manusia dikuasai hedonisme seperti sekarang ini, maka sulit menjumpai kalau ada pemain yang setia terhadap club yang membesarkannya dari awal karir sampai gantung sepatu. Kebanyakan pemain bola lebih memilih bayaran besar. Manakala uang sudah bicara, sulit untuk mengelak bujukan tidak pindah club.

Tidak sedikit menejer club klas dunia harus kecewa bahkan menyimpan kegeraman manakala pemain andalan mereka hengkang ke club lain yang mampu membayar lebih besar. Francesco Totti memulai karir sepak bola professional di team AS ROMA pada 1994. Ia sering ditempatkan pada posisi tengah. Ketika club Italy ini pernah dilanda krisis keuangan, dia bersedia gajinya dibayar dengan surat saham demi clubnya tetap hidup. Bayangkan, dia mau dibayar pakai surat saham. Jelas, pada waktu itu saham club-nya sedang jatuh. Ia main bola demi kegairahan hidup. Sampai dia gantung sepatu, dia tetap di club-nya yang telah membuatnya besar. Ia adalah legenda AS ROMA. Paolo Maldini juga pemain defender klas dunia yang belum ada duanya. Ia adalah legenda AC Milan. Ayahnya juga dibesarkan di club ini. Maldini Senior dan Junior berada di club ini sampai mereka gantung sepatu. Wayne Rooney dilahirkan di club Everton, tetapi dia dibesarkan di Manchester United. Ia mempunyai kegemaran makan menggunakan kupon. Hanya manusia type pekerja keras yang suka makan dengan kupon. Memang dia belum ada sinyal untuk gantung sepatu, tetapi manusia type pekerja biasanya adalah figur setia. Semoga dia tetap setia di club-nya yang sekarang, Man-U.

Tidak banyak, tetapi ada juga orang yang meninggalkan kewarganegaraannya menjadi warga negara lain demi mendapatkan posisi pada satu club. Dan, negara yang dituju juga bukan negara kaya. Mungkin di negara asalnya dia tidak dipandang sebelah mata, maka mencari jalan pintas. Yang penting, anyhow dapat main sepak bola di club ternama dan dia menjadi terkenal. Bagaimana kalau dia tidak produktif lagi dan tetap miskin? Ia pasti ditendang keluar dari club sebelumnya, dan masuk ke club lain yang lebih rendah klasemennya dan seterusnya begitu sampai dia gantung sepatu sama sekali. Harga yang terlalu mahal mengorbankan kebangsaan hanya demi sepak bola.-


Senin, 20 Juni 2016

Berlibur ke Surabaya

Seharusnya aku pulang ke Bekasi dari Wlingi pada 7 Juni dengan kereta Matarmaja, tetapi adikku perempuan memintaku supaya diundur saja sampai 20 Juni. Aku mau diajak ke Surabaya untuk menjenguk anaknya perempuan yang kuliah di kota ini. Aku menyetujui saran ini. Lagipula istriku di Bekasi juga menyetujui. Aku ini pergi ke Wlingi sendirian, tanpa keluarga menyertai.

Restoran Bon Ami Surabaya.
Berlibur ke Surabaya ini diluar rencana. Berempat kami berangkat pada dini hari, yakni aku, adikku perempuan, suaminya, dan teman suaminya, sedangkan anak laki tertua sudah berangkat duluan. Terakhir aku mengunjungi kota ini pada 1995, jadi kira-kira 21 tahun kemudian aku dapat mengunjungi kota ini lagi. Kami memasuki kota ini kira-kira pukul 07.00 lewat jalan toll. Kami memasuki perumahan mewah yang dibangun oleh pengusaha properti tajir, yakni Ciputera. Aku memasuki kawasan rumah mewah ini melalui bagian depan kawasan Universitas Negeri Surabaya. Pengusaha tajir ini juga mendirikan universitas bagi kota ini, yakni Universitas Ciputera letaknya kira-kira 2 kilometer dari perumahan mewah ini. Setelah melewati UNESA kami memasuki bagian depan perumahan mewah ini yang dihiasi dengan patung singa Merlion. Merlion adalah patung singa simbol nasionalisme negara pulau Singapura. Pantaskah patung ini menghiasi Surabaya yang dijuluki kota pahlawan?

Tenderloin steak. Bon Ami.
Singapura pernah melakukan protes ke Indonesia melalui saluran diplomatik, sebab keberatan atas pemberian nama kapal perang RI dengan nama dua orang bintara KKO (sekarang Marinir). Kalau aku tak salah nama kedua bintara ini adalah Saleh dan Harun. Apa urusan mereka protes kepada Indonesia? Latar belakang keberatan Singapura tak dapat dijadikan alasan protes diplomatik tersebut. Pada jaman pemerintahan Presiden Soekarno pernah terjadi konfrontasi antara Indonesia dengan Malaysia dan Singapura. Dua bintara KKO ini melakukan beberapa sabotase di Singapura, kemudian tertangkap sampai keduanya dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung. Sekarang kedua negara telah menjalin hubungan antar negara dengan baik.  Lalu apa urusan negara pulau ini protes? Pemberian nama kapal perang ini adalah hak kedaulatan Indonesia. Adanya Merlion di bumi Surabaya memang bukan kepentingan Singapura, tetapi apakah kita sebagai orang Indonesia sudah tidak memiliki harga diri lagi sehingga bangga dengan kebanggaan milik bangsa lain.

Ikan suro dan buaya. Mitos Surabaya.
Apakah pihak perusahaan pengembang sudah kehabisan inspirasi membuat patung penghias berupa Merlion di pintu masuk perumahan mewah ini? Seharusnya kebanggaan nasional Indonesia dibangun di situ, paling tidak kebanggaan nasional orang Surabaya. Surabaya  adalah ikon kota pahlawan bagi negeri ini, maka seharusnya pihak pengembang (baca : Ciputera) mendirikan patung pahlawan nasional Indonesia atau patung binatang ikon Indonesia di situ. Misalnya : Tan Malaka, Boeng Tomo, Pangeran Diponegoro, banteng seruduk, dan seterusnya. Untuk apa membanggakan milik orang lain, milik tetangga, milik bangsa lain. Setiap bangsa mempunyai kebanggaan masing-masing. Misal : orang Inggris bangga dengan pahlawan mereka, yakni Laksamana Horatio Nelson, patung laksmana ini dibangun di Trafalgar Square, London.  

Itu baru persoalan Merlion di perumahan mewah ini. Sejak sekolah dasar kita sudah diajarkan, bahwa bahasa itu menunjukkan bangsa. Coba perhatikan semua nama jalan di perumahan ini, di bagian belakang nama jalan pasti ada dua huruf RD, seperti .... (nama jalan) RD. Tidak salah lagi kedua huruf itu adalah singkatan dari kata bahasa Inggris, yakni road yang artinya jalan. Orang Singapura memang berbicara dengan bahasa Inggris. Kita orang Indonesia berbicara dengan bahasa Indonesia, maka penulisan nama jalan di perumahan ini seharusnya dengan menggunakan norma yang berlaku di Indonesia. Banggalah dengan bahasa sendiri. Banggalah dengan milik sendiri. Ini Surabaya, lho, Indonesia bukan Singapura, jangan memindahkan kebanggaan dan atmosfir bangsa lain ke dalam atmosfir ke negeri ini.

Rujak cingur. Makanan khas wong Suroboyo.
Jauh sebelum Merlion selesai dibangun di Surabaya, novelis Pramoedya Ananta Toer pernah menyatakan, bahwa nasionalisme orang Indonesia sedang saja kualitasnya. Mungkin ada benarnya juga pernyataan penulis ini, makanya tidak ada malunya lagi Merlion dibangun di kota ini. Sampai akhir dekade 60 orang Indonesia bangga banget dapat bicara bahasa Belanda, sebab siapa saja dapat bicara Belanda waktu itu dianggap orang intelek. Sekarang jamannya sudah beda, tapi mentalitasnya tetap sama, yakni bangga dengan segala sesuatu milik bangsa lain. Sepertinya kurang percaya diri kalau menggunakan produk bangsa sendiri. Cintailah produk-produk Indonesia, begitu kata iklan oleh boss Maspion Surabaya. 

Dengan sepeda motor aku mau mencoba keliling kota ini. Aku tak beruntung sampai di distrik Wiyung aku ditilang polisi. Belum setengah hari di kota ini sudah kena tilang oleh polisi. Kata adikku, di Surabaya banyak jebakan dilakukan oleh polisi, jadi harus hati-hati. Aku membayar denda pelanggaran di kantor polisi sebesar 100 ribu rupiah. Ini resmi, bukan sogokan. Aku tak bersemangat lagi melanjutkan niat keliling kota ini. Kembali ke Wlingi pada malam hari pukul 20.00. Selamat tinggal Surabaya.-
    

Minggu, 30 November 2014

Menuju Harapan Baru Yang Lebih Baik

Bulan ini dua berita penting menghiasi kolom berita negeri ini, yakni pertama Minggu malam, 9 November, Presiden Joko Widodo mengumumkan langsung dari Istana Negara, bahwa terhitung 10 November pukul 00.00 harga bahan bakar minyak dinaikkan. Gasoline premium dari harga semula IDR 6500 per liter menjadi IDR 8500 per liter, sedangkan disel dari IDR 6500 menjadi IDR 7500 per liter. Kenaikan harga bahan bakar minyak ini dimaksudkan untuk mengurangi beban subsidi dari negara terhadap bahan bakar minyak, premium dan diesel. Komponen mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa dan kelompok buruh mempertanyakan mengapa harga jual premium dan diesel naik, sedangkan harga minyak mentah dunia sedang turun? Bicara tentang subsidi bahan bakar minyak, pemerintah sudah melakukan tindakan pemberian subsidi dari sejak awal pemerintahan Orde Baru. Tentunya subsidi dilakukan sebagai dukungan ekonomi dari negara terhadap rakyat selama kondisi kesejahteraan rakyat belum terpenuhi sepenuhnya.

Inilah ironisnya, hampir 50 tahun rakyat Indonesia kelompok ekonomi menengah ke bawah belum menikmati kesejahteraan, walaupun negara telah memberi subsidi bahan bakar minyak yang setiap tahun semakin membengkak. Kenyataan dari keadaan sebenarnya, penerima subsidi bahan bakar minyak lebih banyak dinikmati oleh kelompok ekonomi menengah ke atas. Premium gasoline lebih banyak dikomsumsi oleh pemilik mobil mewah yang seharusnya menggunakan pertamax atau pertamax plus yang tidak disubsidi oleh pemerintah. Sekarang kepemilikan mobil mewah dan minibus dengan voluma besar silinder berkapasitas besar sudah sangat banyak, kondisi baru maupun bekas pakai tangan kedua. Mobil-mobil seperti ini yang banyak merampas subsidi yang seharusnya diberikan untuk kelompok ekonomi menengah ke bawah. Para borjuis ini sudah lupa atau pura-pura tidak tahu dengan ekonomi azas kerakyatan. Mengenai bahan bakar diesel, banyak penadah liar menimbun kemudian menjual ke tingkat industri dengan keuntungan yang lebih besar. Siapa pelaku penimbun liar minyak diesel? Pastilah mereka pemodal besar kelompok ekonomi tingkat tinggi. Komponen harga jual premium bukan hanya harga minyak mentah di pasaran dunia. Bagaimana dengan upah buruh di Pertamina? Viet Nam bukan termasuk negara kaya di kawasan Asia Tenggara, harga premium di negeri ini IDR 11000 per liter dan mereka pernah menderita sengsara diembargi Amerika Serikat selama 30 tahun, tetapi tidak ada yang namanya demonstrasi harga bahan bakar minyak yang mahal. Hukum ekonomi adalah dengan berjalannjya waktu, rakyat akan beradaptasi dengan kondisi yang ada. Kalau subsidi tidak pernah berhenti setiap tahun, lalu bilamana akan menjadi bangsa yang self survive?

Namun, ada kecenderungan masyarakat pengguna bahan bakar minyak beralih ke pertamax yang memiliki nilai oktan 92. Stasiun pompa gasoline dari beberapa perusahaan asing, seperti Shell, Total, dan Petronas memasang harga gasoline 92 pada kisaran IDR 9500 - 10500. Pada umumnya orang Indonesia lebih memercayai kualitas produk luar negeri, tetapi pertamax tentu lebih baik dibandingkan dengan premium yang selama ini digunakan selama bertahun-tahun, keduanya produk Pertamina. Premium mempunyai nilai oktan 88. Jadi, harga premium yang sekarang ini boleh disebut harga pada batas psikologis. Beli Shell atau Total masih terasa mahal, sedangkan harga Pertamina selisih tidak jauh lagi dengan buatan luar negeri. Jadi, sekiranya konsumsi pertamax semakin meningkat dan menambah income negara, maka Pertamina harus meningkatkan voluma produksi pertamax.

Berita kedua adalah Rabu siang, 19 Nevember pukul 14.00 Presiden JokoWidodo melantik Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dengan panggilan Ahok menjadi Gubernur Jakarta yang semula menduduki jabatan Pelaksana Tugas Gubernur Jakarta, setelah bekas Gubernur Jakarta, Joko Widodo dilantik menjadi presiden RI ke 7. Ahok adalah gubernur Jakarta pertama dari keturunan Tionghoa, gubernur kedua beragama Kristen setelah Heng Ngantung orang Manado, gubernur kedua yang dilantik oleh presiden di Istana Negara setelah Ali Sadkin oleh Presiden Soekarno pada April 1966, dan gubernur ketiga berasal dari kalangan tekhnokrat setelah Fauzi Bowo dan Joko Widodo. Sebelum menjadi Wakil Gubernur Jakarta mendampingi Jokowi, pernah menjadi bupati yang sukses di Provinsi Bangka-Belitung dan dia berasal dari provinsi ini.

Bukan tanpa halangan dia dapat menjadi orang nomor satu di Jakarta, sebab satu organisasi massa berbasis agama, yakni Front Pembela Islam dibawah pimpinan Habib Riziq sangat menentang penunjukkan Ahok menjadi Gubernur Jakarta. Jargon FPI adalah mereka tidak menolah Ahok, tetapi menolak orang kafir. Ahok kafir? Bagaimana dengan preman tengik dan koruptor penggerogot uang rakyat Jakarta? Dan, Ahok dianggap telah menghina kaum Muslim, sebab Ahok pernah melarang pemotongan hewan kurban di halaman sekolah dasar pada Hari Raya Idul Adha. Masalah pemotongan hewan korban yang dianggap penghinaan terhadap Islam, maka seharusnya kaum Muslimin di seluruh Indonesia, khusunya di Jakarta tersinggung semua. Sebagian besar fraksi partai di dewan perwakilan rakyat daerah tidak memberi angin segar dukungan terhadap Ahok. Islam ada di mana saja di Indonesia dari Merauke di Papua sampai Sabang di Aceh, bukan hanya di Petamburan saja tempat markas FPI. Faktanya, puluhan ribu pernyataan dukungan di media sosial fb justeru datang dari orang Muslim, hal ini menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat Jakarta terhadap perubahan ke arah yang lebih baik melalui kepemimpinan Ahok. Demokrasi artinya harus siap menghadapi perbedaan dan berjiwa besar menghadapi kondisi tidak seperti yang diharapkan, maka seluruh rakyat Jakarta harus berani membuka diri terhadap perubahan yang setiap saat terjadi di dalam dinamika masyarakat.-

Rabu, 09 Juli 2014

Aku Memilih Joko Widodo

Aku dan isteriku memutuskan untuk memilih Jokowi yang bernama lengkap Joko Widodo, orang Jawa dari Surakarta, dan politisi PDIP sebagai calon presiden RI untuk masa jabatan 2014 – 2019. Jokowi didampingi oleh JK yang bernama lengkap Muhammad Jusuf Kalla, orang Makassar, dan politisi Partai Golkar sebagai calon wakil presiden. Jawa dan luar Jawa bersatu membangun Indonesia yang lebih baik. Hari ini lebih baik dari kemarin, dan esok harapan lebih baik lagi. Bukan hanya orang Indonesia saja yang memeriahkan pesta demokrasi pemilihan calon dan wakil presiden, melainkan juga banyak orang dari bangsa lain ikut bikin meriah melalui jaringan sosial seperti twitter. Kebanyakan dari bangsa lain itu adalah selebriti, ya biasalah orang-orang seperti kerjanya berkicau bikin meriah. Tapi kicauan mereka lebih banyak diarahkan kepada Jokowi. Seharusnya mass media bersikap netral menyajikan pemberitaan yang tidak berat sebelah antara kandidat Jokowi dan Prabowo Subianto. Fakta di lapangan berbeda, RCTI berat membela Prabowo, sebaliknya MetroTV berat membela Jokowi. Ini artinya mass media tidak berpartisipasi memberi pendidikan politik yang benar terhadap rakyat. Masing-masing stasiun tv memberi klaim, bahwa lembaga survey yang dimilikinya adalah yang paling benar, sedangkan stasiun yang lain adalah abal-abal.

Antara Prabowo dan Jokowi sebetulnya bukan pilihan yang menyenangkan hati terdalamku. Aku sudah pernah membaca buku kenangan riwayat perjalanan hidup Ali Sadikin ketika orang ini menjadi gubernur Jakarta dari 1966 sampai 1971. Selama menjadi gubernur, orang ini telah membuat banyak prestasi membangun Jakarta, dicintai oleh rakyat, dan meninggalkan jabatan gubernur dengan nama yang bersih. Bagaimanapun, Ali Sadikin adalah manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan yang manusiawi, sebab ternyata ada juga cerita miring tentang orang ini yang tidak diungkapkan di dalam buku memoarnya. Namun, untuk ukuran orang masa kini yang pernah menjadi gubernur di Jakarta, dia adalah gubernur Jakarta yang bersih namanya. Bagaimana dengan Jokowi yang baru satu tahun menjadi gubernur Jakarta dan bersiap menjadi orang nomor satu di Indonesia? Orang ini tidak sebersih Ali Sadikin, sebab ketika dia dicalonkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dia meninggalkan satu masalah cukup besar berkaitan dengan penyediaan bus angkutan umum. Masalah ini menjadi bisik-bisik tak sedap dalam percakapan di warung kopi. Bagaimana dengan Prabowo?

Ia adalah bekas anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dari satuan Komando Pasukan Khusus. Ia bukan saja dibesarkan pada masa rezim Orde baru, bahkan sangat dekat dengan pemimpin tertinggi rezim ini, yakni Soeharto, sebab dia adalah menantu Soeharto. Sebelum rezim ini ambruk pada Mei 1998 dia terindikasi dengan masalah hak azasi manusia berkaitan dengan hilangnya banyak tokoh reformasi dan beberapa mahasiswa Universitas Trisakti yang mati oleh penembak gelap. Sampai sekarang pengusutan kasus ini masih gelap. Kisah kelam pada masa kejayaan rezim represive yang banyak berlumuran darah. Aku turut merasakan kondisi yang sangat tidak menyenangkan ketika penguasa Orde Baru ini masih berkuasa. Sekarang orang ini mencalonkan diri menjadi calon presiden negeri ini. Aku secara pribadi masih alergi terhadap eksistensi keluarga Cendana. Cendana adalah nama jalan di kawasan Menteng, wilayah elite di Jakarta Pusat istana keluarga Soeharto. Orang yang tahu siapa Soeharto, maka jalan ini adalah jalan paling angker pada waktu itu. Bekas tentara ini telah bercerai dengan isterinya, tetapi ketika dia berkampanye, isterinya hadir dan mendukung pencalonannya. Di mana keberadaan saudara-saudara bekas isterinya ini? Mungkin supaya tampak tidak mencolok dari pandangan public atas dukungan terhadap  Prabowo, maka mereka merasa lebih di belakang tirai saja menunggu waktu yang tepat untuk muncul.

Siapa saja mereka yang memberi dukungan penuh terhadap bekas tentara ini? Beberapa dari mereka ini adalah public figure yang tidak menyenangkan masyarakat, sebut saja seperti Aboerizal Bakrie yang masih terlilit kasus Lumpur Lapindo di Sidoarjo, orang Jawa Timur tidak akan melupakan peristiwa ini; Anis Matta, orang ini memang bersih saja, tetapi beberapa orang dari partainya pernah bermasalah besar dalam tindakan pidana korupsi, kesannya mau cari selamat berlindung di balik ketiak bekas tentara; Rhoma Irama, pemusik dangdut, orang yang sering melontarkan issue suku, agama, ras, dan agama [sara], dan doyan kawin; orang-orang dari Partai Demokrat, partai ini sangat terpuruk dan ditinggalkan oleh simpatisannya, sebab banyak anggota partai ini terlibat korupsi besar; bukankah Suryadarma Ali bekas Menteri Agama menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi?; kelompok pendukung lain adalah Islam garis keras. Semua pendukung Prabowo ini kesannya mau cari selamat dan aman di balik ketiak bekas tentara ini kalau dia berhasil menjadi presiden.

Namun, di antara dua pilihan tidak menyenangkan terhadap dua calon presiden ini, tentu ada yang terbaik di antara mereka, maka aku dan isteriku memutuskan memilih Jokowi alias Joko Widodo, wong Solo. Bagiku yang penting adalah anyhow bukan Prabowo. Jokowi bukan tempat bagi orang-orang bermasalah mau cari selamat dan aman, melainkan tempat bagi manusia Indonesia yang mau membangun negara dengan hati nurani yang murni. Presentasi hitung cepat sampai pukul 23.00 WIB, Jokowi : Prabowo = 53.0 : 47.0.-  

Senin, 16 Juni 2014

Ketahanan Ekonomi Di Bidang Energi

Satu negara yang kebutuhan energinya sangat tergantung oleh pasokan negara lain, maka pada suatu waktu kedaulatan negara ini  pasti akan terancam. Contoh yang paling factual adalah Ukraina. Negara ini sangat bergantung dengan pasokan gas alam yang dibeli dari Russia dengan harga murah. Dijual dengan murah saja negara ini mengalami kesulitan membayar, apalagi kalau pasokan gas ini ditutup total oleh Russia. Di bagian tenggara negara ini terdapat semenanjung yang bernama Crème, sebagian dihuni oleh penduduk asli Ukraina berbahasa Ukraina, sebagian lain dihuni oleh penduduk Ukraina yang berbahasa Russia. Selanjutnya mudah dibaca situasi di perbatasan kedua negara ini, yakni Russia menempatkan puluhan ribu tentara tak berseragam di perbatasan. Ukraina adalah negara di Eropa Timur yang luas wilayah daratannya, tetapi rendah pendapatan bersih negara ini, maka dengan mudah Russia menggoyang kedaulatannya. Singapura negara pulau kecil dan tidak mempunyai sumber mineral minyak dan gas bumi, tetapi negara ini sangat berdaulat, bahkan dapat mengatur wilayah kedaulatan udara komersil sampai Riau.

Segala cara dilakukan oleh Amerika dan semua sekutunya dalam menjaga cadangan energi sampai masa depan yang tidak terbatas sebenarnya telah dilakukan oleh Jerman ketika Perang Dunia II pecah dari 1939 - 1945. Jerman menyerbu Russia di sebelah timur dan juga menyerbu ke selatan berusaha menyatukan rantai pertahanan dari Afrika Utara sampai daerah Kaukasus di Russia. Jika rantai pertahanan ini berhasil diwujudkan, Jerman akan menguasai sebagian besar cadangan energi dunia untuk ukuran masa itu. Jadi, memang dari sejak dulu banyak negara berlomba untuk memiliki ketahanan ekonomi di bidang energi. Sumber energi itu antara lain, minyak dan gas bumi, biofuel minyak nabati, batu bara, panas bumi, panas matahari, kincir angin, dan tenaga nuklir. Saat ini Indonesia memiliki semua yang tersebut ini, kecuali tenaga nuklir yang masih dalam kajian. Minyak bumi, gas alam, dan batu bara adalah sumber energi tidak terbarui lagi, artinya jika unsur-unsur pembentuk yang terdiri dari karbon dan hydrogen bersama oksigen bereaksi membentuk energi, unsur-unsur hasil reaksi ini tidak dapat kembali lagi membentuk unsur-unsur sumber semula. Semakin banyak digunakan dan semakin lama, maka sumber energi tidak terbarui lagi ini semakin menyusut jumlahnya di dalam bumi. Namun, selagi masih ada di beberapa tempat utama di dunia, maka negara-negara besar dan bermodal kuat berusaha sekuat tenaga menguasai sumber-sumber energi ini. Beberapa negara utama penghasil minyak bumi adalah Irak, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Suriah, Nigeria, Mexico, dan Venezuela. Negara-negara ini tergabung dalam organisasi negara-negara pengekspor minyak [OPEXC]. Indonesia pernah menjadi anggota organisasi dunia ini ketika Indonesia masih terhitung sebagai negara pengekspor minyak bumi.

Pada 1956 pecah perang pertama antara negara-negara Arab dibawah komando Mesir melawan Israel yang didukung oleh sebagian besar negara-negara Barat, utamanya adalah Amerika, Inggris, Prancis, dan Belanda. Sejak perang ini pecah minyak bumi digunakan oleh negara-negara Arab sebagai alat untuk menekan negara-negara Barat supaya mengurangi dukungan terhadap Israel dengan cara embargo minyak. Mobil Morris dan Mini Cooper buatan Inggris lahir akibat embargo minyak oleh Arab memaksa negara ini memproduksi mobil nasional hemat bahan bakar minyak. Dan, berhasil, sampai sekarang mobil ini masih tetap diproduksi. Dengan berjalannya waktu minyak tidak dapat lagi digunakan untuk embargo, karena negara-negara Barat berhasil mengatasi ketergantungan minyak terhadap Arab. Inggris berhasil mengeksplorasi minyak di Laut Utara sementara Amerika melakukan eksplorasi di Teluk Mexico dan Alaska. Negara-negara Barat dengan kemajuan teknologi di bidang energi, maka mereka bukan saja berhasil mengatasi ketergantungan minyak terhadap negara-negara pengekspor minyak, melainkan sekaligus mempunyai ketahanan ekonomi di bidang energi.

Untuk memiliki ketahanan ekonomi di bidang energi kuncinya adalah penguasaan teknologi pertambangan mulai dari hulu sampai ke hilir. Walaupun disebut energi tak terbarui lagi, minyak bumi adalah primadona pasokan kebutuhan energi utama di banyak negara, khususnya di Indonesia. Indonesia pernah berjaya memiliki sumber tambang minyak bumi yang berlimpah dan menjadi anggota OPEXC yang disegani selama lebih 30 tahun. Dalam perioda ini Indonesia menjadi kampiun di Asia Tenggara, sehingga Malaysia perlu belajar serius kepada Indonesia dalam menejemen dan teknologi perminyakan. Kedigjayaan perminyakan Indonesia telah berlalu, penyebab utamanya adalah salah menejemen dan peningkatan konsumsi yang semakin bertambah dan cenderung tak terkendali. Salah menejemen adalah satu istilah saja untuk menghaluskan kondisi yang tidak menyenangkan. Apa saja kondisi salah menejemen sehingga negara terkesan gagal menyediakan energi murah dan cukup bagi rakyat? Pertama adalah korupsi yang telah dilakukan oleh birokrat-birokrat di lingkungan dalam perusahaan minyak milik negara dan badan usaha milik negara bidang kelistrikan dan anggota parlemen bidang energi. Pada bulan ini seorang anggota parlemen bidang energi telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka penerima gratifikasi. Ia adalah Sutan Bathoegana. Tersangka artinya, dia telah terindikasi positif keterlibatannya kongkalingkong. Kedua adalah pertambahan jumlah penduduk yang cenderung tak terkendali. Demografi yang semakin meningkat akan meningkatkan berbagai kebutuhan yang pada akhirnya akan menguras cadangan energi yang ada di negeri ini, seperti jumlah kebutuhan rumah, jumlah kendaraan angkutan umum, darat, laut, sungai, dan udara, jumlah angkutan kebutuhan pokok masyarakat, dan belum lagi ditambah dengan kendaraan bermotor milik pribadi, yakni mobil dan motorbike. Ketiga adalah ketidakadilan menikmati kesejahteraan di negeri ini. Crowded lalu lintas di negeri ini terutama di kota-kota besar provinsi karena keserakahan kepemilikan kendaraan bermotor. Aku telah sering melihat ada banyak keluarga, masing-masing memiliki lebih tiga mobil di dalam garasi, bahkan ada yang sampai lima dengan kapasitas lebih dari 2000 cc. Mudahnya penduduk mendapatkan kendaraan motorbike dengan system kredit.

Pertamina memasok kebutuhan bahan bakar minyak dan gas yang semakin meningkat volumanya untuk dikonsumsi oleh masyarakat, kebutuhan rumah, kendaraan angkutan umum, kendaraan motor pribadi, dan industri. Minyak bumi sebagai tulang punggung energi nasional ini sekarang harus diimpor dari Timur Tengah dan kapasitas produksi kilang minyak di Indonesia juga tidak tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumsi, maka sebagian minyak bumi yang diimpor terpaksa harus diolah di negara lain. Ada dua jenis bahan bakar minyak yang disubsidi dari uang negara, yakni kerosene dan premium. Subsidi ini telah lama dilakukan dari sejak awal pemerintahan era Soeharto demi pencitraan pemerintah yang baik memperhatikan kesejahteraan rakyat, tetapi pada akhirnya subsidi ini menjadi boomerang beban negara yang teramat berat. Beban subsidi yang semakin berat ini harus ditanggung oleh pemerintah sesudah rezim Orde Baru jatuh. Itu sebabnya, harga kerosene dan bensin di Indonesia dapat lebih murah, bahkan paling murah dibandingkan dengan Singapura, karena separuhnya ditanggung oleh pemerintah. Subsidi itu sebenarnya bantuan langsung dari negara kepada rakyat melalui mekanisme kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh rakyat. Bahan bakar minyak adalah kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh rakyat untuk berbagai keperluan. Banyak subsidi yang harus diberikan oleh negara kepada rakyat, tetapi subsidi bahan bakar minyak adalah subsidi yang paling besar dan berpotensi mengganggu neraca anggaran belanja beaya negara. Inilah pentingnya satu negara mempunyai ketahanan ekonomi di bidang energi, yaitu dapat membuat industri tetap berjalan, industri berjalan, roda ekonomi tetap berputar, roda ekonomi berjalan, pendapatan negara bertumbuh, dan semakin bertambah. Pendapatan negara semakin bertambah, maka rakyat sejahtera.   

Ada dua jenis bahan bakar minyak yang disubsidi dari uang negara, yakni kerosene dan premium. Subsidi ini telah lama dilakukan dari sejak awal pemerintahan era Soeharto demi pencitraan pemerintah yang baik memperhatikan kesejahteraan rakyat, tetapi pada akhirnya subsidi ini menjadi boomerang beban negara yang teramat berat. Beban subsidi yang semakin berat ini harus ditanggung oleh pemerintah sesudah rezim Orde Baru jatuh. Itu sebabnya, harga kerosene dan bensin di Indonesia dapat lebih murah, bahkan paling murah dibandingkan dengan Singapura, karena separuhnya ditanggung oleh pemerintah. Subsidi itu sebenarnya bantuan langsung dari negara kepada rakyat melalui mekanisme kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh rakyat. Bahan bakar minyak adalah kebutuhan dasar yang dikonsumsi oleh rakyat untuk berbagai keperluan. Banyak subsidi yang harus diberikan oleh negara kepada rakyat, tetapi subsidi bahan bakar minyak adalah subsidi yang paling besar dan berpotensi mengganggu neraca anggaran belanja beaya negara. Inilah pentingnya satu negara mempunyai ketahanan ekonomi di bidang energi, yaitu dapat membuat industri tetap berjalan, industri berjalan, roda ekonomi tetap berputar, roda ekonomi berjalan, pendapatan negara bertumbuh, dan semakin bertambah. Pendapatan negara semakin bertambah, maka rakyat sejahtera. Sekarang rakyat tidak lagi menggunakan kerosene sebagai bahan bakar rumah-tangga, sebab kerosene dialihkan menjadi avtur yang lebih menguntungkan negara, sedangkan pengganti kerosene adalah gas cair butane-butylene yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai gas elpiji. Untuk sementara negara bernapas lega, sebab beban subsidi berkurang.

Presiden RI yang akan terpilih nanti untuk perioda 2014 – 2019 seharusnya mempunyai visi menciptakan kondisi ketahanan ekonomi di bidang energi. Dan, rakyat Indonesia sendiri juga dituntut kesadaran menghemat penggunaan bahan bakar minyak. Masyarakat orang yang berpikiran modern tidak membutuhkan public figure sebagai panutan untuk maju, sebaliknya di dalam pikiran masing-masing individu telah ada kesadaran untuk berbuat segala sesuatu yang berguna untuk sesama manusia dan negara. Dan, orang yang berpikiran modern mempunyai kebebasan mengekspressikan suara hatinya tanpa tekanan dari siapa pun. Orang Indonesia belum sampai pada taraf ini cara berpikirnya, maka masih membutuhkan public figure sebagai idola atau panutan untuk mewujudkan suatu visi. Di Indonesia panutan yang paling disegani adalah kiayi, yakni orang Islam pengurus pondok pesantren, apalagi kalau berasal dari pondok pesantren terkenal. Namun, panutan yang normative itu seharusnya dimulai dari presiden, menteri, gubernur, bupati, dan seterusnya. Aku melihat satu tayangan di tv tentang kesadaran penduduk Amsterdam yang setiap hari penduduknya lebih banyak menggunakan sepeda dibandingkan dengan mobil pribadi. Tarif parkir mobil pribadi di sini adalah 100 ribu rupiah pada 1 jam pertama, sedangkan sepeda bebas biaya parkir. Amsterdam adalah satu di antara banyak kota di Eropa yang rendah tingkat polusi udaranya. Aku hanya dapat membayangkan, kalau saja Joko Widodo dan Jusuf Kalla, dan seterus sampai bupati  memberi teladan naik sepeda setiap hari ke tempat pekerjaan, aku yakin sekali negara dapat menghemat sampai 5 trilyun rupiah, bahkan lebih mungkin.

Bukan perkara mudah menyadarkan lebih 250 juta penduduk negeri ini untuk berpartisipasi kampanye hemat energi. Budaya panutan mungkin hanya sampai dua perioda kepemimpinan kepala negara, pada perioda berikut belum tentu kepala negara yang berikut dapat memberi panutan yang sama, maka yang dibutuhkan untuk mengubah mind-set bangsa ini adalah melalui pendidikan peningkatan mutu karakter bangsa, yakni satu bangsa yang mempunyai kesadaran menggunakan secara terukur, meningkatkan effisiensi dan efektivitas penggunaan sumber energi yang ada. Jadi, perlu ada kebulatan tekad dari bangsa ini sendiri.

Dulu, di Jakarta ada satu asumsi, bahwa dapat disebut kaya secara materi harus mempunyai sedikitnya satu mobil, maka semakin tinggi penghasilan semakin besar nafsu untuk memilki banyak mobil supaya dipandang kaya oleh lingkungan sosialnya. Kondisi sosial seperti ini tentu dimanfaatkan oleh dealer mobil semua merek untuk menawarkan mobil-mobil terbaru mereka. Mind-set seperti ini mungkin telah terbentuk di masyarakat Jakarta sekitar decade 60. Pada masa itu orang baru disebut kaya kalau sudah memiliki mobil merek Impala, maka berlombalah orang untuk memilikinya. Kalau tidak tercapai keinginan dengan Impala, dapat Bel Air atau Vaughan, okay-lah. Sekarang jaman telah berubah, orang disebut berhasil kalau memiliki BMW, bahkan lebih jauh lagi memiliki Lamborghini atau Ferrari, kalau tidak tercapai target seperti itu, ya cukuplah Toyota Camry, dan seterusnya sampai level merek yang lebih rendah. Di Indonesia pada umumnya orang berlomba memiliki mobil pribadi bukan karena kebutuhan, melainkan untuk menunjukkan prestisius, maka tak mengherankan kemacetan lalu lintas semakin parah dan peningkatan polusi udara yang semakin hebat di seluruh kota-kota besar di negeri ini. Mind-set seperti ini memang harus ditumpas melalui pendidikan seperti tersebut di atas. Penambahan jumlah jalan raya, flyover, dan underpass tidak akan menyelesaikan kemacetan lalu lintas, kalau mind-set seperti ini tidak dilepaskan dari pikiran orang Indonesia, maka konsumsi bahan bakar minyak tetap akan semakin meningkat terus. Jadi, perlu ada kebulatan tekad dari bangsa ini untuk mengubah mind-set yang salah.

Indonesia memang bukan tempat yang sangat ideal untuk pembangkit listrik tenaga angin, karena letak negeri ini di garis khatulistiwa menyebabkan pertemuan aliran angin dari dua lautan besar dari utara ke selatan atau sebaliknya, yakni Pasific dan Hindia saling menetralkan. Tetapi bukan tidak mungkin sama sekali dibangun konsentrasi pembangunan pembangkit listrik tenaga angin. Banyak tempat terbuka di Indonesia bagian timur layak  dibangun konsentrasi kincir angin untuk menggerakkan generator listrik, seperti Sulawesi Utara, Pulau Biak, dan Kepulauan Maluku.

Indonesia juga memiliki sumber daya minyak nabati yang sangat berlimpah sebagai biofuel yang berasal dari kelapa sawit. Biofuel diesel digunakan sebagai bahan bakar minyak untuk mobil dan industri. Kiranya cukup banyak pilihan sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia yang dapat dikelola sebagai benteng ketahanan ekonomi di bidang energi, asalkan tidak salah menejemen dan tidak ada korupsi bidang energi.-